Headline.co.id, Gorontalo ~ Tim Pemantau dari Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kanwil KemenHAM) Sulawesi Tengah Wilayah Kerja Gorontalo melakukan pemantauan di lokasi insiden di SDN 11 Telaga Biru. Kehadiran mereka bertujuan untuk memastikan bahwa hak anak terkait kesehatan, keamanan pangan, dan perlindungan konsumen dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tetap terjaga.
Langkah ini diambil setelah 18 siswa mengalami gejala pusing dan mual setelah mengonsumsi paket makanan MBG pada Kamis (21/5/2026). Kepala Puskesmas Telaga Biru, Mailan Balango, menyatakan bahwa semua siswa yang mengalami gejala tersebut langsung mendapatkan penanganan medis di tempat tanpa perlu dirujuk ke rumah sakit.
Gejala tersebut muncul sekitar sepuluh menit setelah makanan dibagikan pada pukul 09.25 WITA. Dari 18 siswa yang terdampak, 14 di antaranya adalah siswa kelas 3, tiga siswa kelas 2, dan satu siswa kelas 5. Mailan Balango mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anak mendapatkan sarapan yang cukup dari rumah untuk menjaga daya tahan tubuh.
Pemerintah setempat bergerak cepat untuk meredam kepanikan warga dan menjaga situasi tetap kondusif. Camat Telaga Biru, Rusdiyantho Sjahrain, menyatakan telah berkoordinasi dengan Bupati Gorontalo dan Ketua DPRD setempat. Rusdiyantho menegaskan agar tidak ada spekulasi mengenai penyebab insiden ini sebelum hasil resmi dari otoritas berwenang keluar.
Menurut Abdul Haris Suratinoyo, Koordinator Kecamatan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Tuladenggi, program MBG hari itu telah didistribusikan ke 18 dari 21 sekolah target di wilayah tersebut. Dari total 154 siswa penerima manfaat di SDN 11 Telaga Biru, keluhan gejala medis hanya berpusat pada satu kelas, yaitu Kelas 3.
Abdul Haris menambahkan bahwa proses pengolahan di dapur produksi telah memenuhi standar operasional prosedur (SOP) yang ketat, termasuk uji coba makan oleh pengawas gizi dan guru penanggung jawab sebelum distribusi massal. Tim Wilker KemenHAM Gorontalo, dipimpin oleh Agus Wantogia dan Analis HAM Albart Azis, melakukan peninjauan langsung di Puskesmas Telaga Biru, Kantor Camat Telaga Biru, dan gudang produksi SPPG Tuladenggi. Mereka juga memeriksa proses penyortiran bahan baku untuk memastikan higienitas di dapur mitra produksi. (mcgorontaloprov/akp)


















