Polisi Berhasil Bongkar Pabrik Rumahan Tembakau Gorila di Bandung

  • Whatsapp
Ilustrasi, Tembakau Gorila
Ilustrasi, Tembakau Gorila

HeadLine.co.id, (Bandung) – Pihak Kepolisian Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil menggerebek pabrik rumahan tembakau gorila sintetis di salah satu apartemen di daerah Bandung, Jawa Barat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru mengatakan pengungkapan kasus ini berhasil berkat pengembangan dari tertangkapnya mahasiswa pengedar tembakau gorila, berinisial FA (21).

Read More

“Total tersangka yang kita tangkap ada lima orang,” tutur Audie kepada awak media di Jakarta, Selasa (3/3)

Baca Juga: Komplotan Pengganjal ATM Lintas Provinsi Ternyata Pernah Membobol Disini, Cek Selengkapnya!

Selain FA, polisi juga berhasil mengamankan tersangka lainnya yang berinisial OP (19), AA (22), YD (22), dan j DO (23),

Dari hasil penangakapan di kamar apartemen di kawasan Bandung, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti diantaranya 14 kilogram tembakau gorila sintetis siap edar.

Paket tembakau tersebut sudah dibagi dengan rapi, dua paket ganja tembakau sintetis dengan berat 295 gram 14 plastik sedangkan tembakau yang beratnya lebih kurang lima kilogram berisi satu boks tembakau seberat 2,5 kg, 6 bungkus 3,4 kg serta 13 bungkus bahan kimia untuk mencampur tembakau.

Audi juga menambahkan jika tembakau gorila sintetis merupakan tembakau dengan bahan kimia tertentu lalu dikeringkan

Efek yang ditimbulkan tembakau gorila sintetis sepuluh kali lipat dari ganja kering pada umumnya. Dikarenakan campuran bahan kimia yang terdapat dalam tembakau.

“Karena racikan menggunakan bahan kimia, maka efeknya lebih besar. Itu tergantung kandungan kimia yang dicampur,” Ungkap Audie.

Baca Juga: Bripka Sudirman Berhasil Ringkus Sindikat Pembobol ATM Lintas Provinsi

Sebelumnya, FA ditangkap dirumahnya karena terbukti melakukan pengedara narkotika jenis tembakau gorila secara daring lewat aplikasi Line. Dari penangkapan tersebut, petugas menyita satu paket besar berisi tembakau gorila siap edar.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, FA serta komplotannya akan dijerat dengan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *