Bangga, Adi Soemarmo Miliki Stasiun Kereta Pertama Yang Langsung Masuk Bandara

  • Whatsapp
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Bersama Direktur Utama PT KAI melakukan pengecekan kereta api Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Bersama Direktur Utama PT KAI melakukan pengecekan kereta api Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo. Foto: Humas KA Daop 6

Headline.co.id (Boyolali) ~ Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo kini resmi beroperasi. KA bandara Solo ini merupakan kereta bandara kelima yang ada di Indonesia.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan kereta api bandara Adi Soemarmo ini merupakan kereta api bandara pertama yang ada di Indonesia yang langsung masuk ke Bandara. Posisi stasiun KA bandara Adi Soemarmo, memang berada di dalam kompleks terminal bandara. Bahkan, stasiun tersebut juga terkoneksi atau menyambung langsung dengan terminal keberangkatan bandara Adi Soemarmo, karena lokasinya berdampingan.

Bacaan Lainnya

baca juga : Hore! Gratis Dua Bulan, KA Bandara Solo Beroperasi Hari ini

“Kita sudah buat di Medan, di Palembang, di Jakarta dan di Padang. Nah sekarang di Solo. Tapi hebatnya di Solo itu (kereta api) mlebu (masuk) bandara langsung,” ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, dalam soft launching pengoperasian kereta api bandara di Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo, Boyolali, Minggu (29/12/2019).

Dalam Peluncuran KA Bandara Adi Soemarmo ini di hadiri oleh Menteri Perhubungan, Gubernur jawa Tengah Ganjar Pranomo dan Bupati Boyolali, Seno Samodro serto rombongan.

Budi Karya mengungkapkan, perjalanan dari stasiun Solo Balapan ke stasiun bandara Adi Soemarmo, memakan waktu 19 menit. Namun, waktu tempuh itu dirasanya sangat cepat, seperti 2 menit saja.

“Serasa dua menit, langsung masuk bandara lagi. Ini pertama kali di Indonesia lho, ada sepur (kereta api) masuk bandara lagi,” Ungkapnya.

baca juga : Budi Karya, Edi Sukmoro, Faik Fahmi dan Ganjar Pranowo Hadiri Soft Launching KA Bandara Internasional Adi Soemarmo

Budi Karya juga menuturkan bahwasanya pengoperasian KA bandara ini merupakan salah satu inisiatif untuk memperbudah penumpang-penumpang bandara. Namun disisi lain, KA bandara ini juga digunakan untuk mendukung kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur sebagai salah satu dari program 5 Bali baru. Sehingga para turis turun di bandara bisa mudah mendapatkan akses transportasi langsung ke Kota. Namun ketika mereka hendak ke Borobudur juga mudah.

“Jadi ada satu fungsi yang lain, selain angkutan massal perkotaan, juga punya fungsi untuk turis,” imbuh dia.

Maka, lanjutnya, KA bandara Adi Soemarmo ini nantinya tidak hanya sampai di stasiun Solo Balapan saja. Tetapi juga sampai di Klaten, Prambanan dan hingga Yogyakarta.

“Semoga ini mendapat suatu kemanfaatan,” tandasnya.

Sementara itu Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, berharap pengoperasian KA Bandara itu akan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. KA bandara ini selain untuk angkutan massal, juga merupakan bagian dari dukungan 5 Bali baru. Yakni Borobudur yang kini terus dikembangkan.

baca juga :Masyakarat Harus Paham, Pemasangan Pintu Perlintasan Tanggungjawab Pemda

“Ini sebagain merupakan bagian dari dukungan 5 Bali Baru, termasuk yang kita kembangkan Borobudur itu. Kita sedang mengembangkan kawasaan pariwisata Joglosemarkerto Jogjakarta, Solo, Semarang plus Purwokerto ,” tandas Ganjar.

Diawal pengoperasian KA bandara ini, masyarakat penumpang belum ditarik biaya tarif alias masih gratis selama dua bulan kedepan atau hingga bulan Februari 2020.

“Sebagai awalan tiket KA Bandara Rp 0 selama dua bulan [Januari-Februari 2020],” ungkapnya kepada awak media.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *