Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pemerintah

Program Pesantren Bebas Tuberkulosis Diluncurkan Nasional

Saddam by Saddam
46 seconds ago
in Pemerintah
Reading Time: 3 mins read
397 25
A A
0
Luncurkan Program Pesantren Bebas Tuberkulosis, Wamenag: Sejalan Cita Presiden

Luncurkan Program Pesantren Bebas Tuberkulosis, Wamenag: Sejalan Cita Presiden (Dok. Kemenag RI)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Deli Serdang ~ Pemerintah meluncurkan Program Pesantren Bebas Tuberkulosis (TB) secara nasional di Pondok Pesantren Mawaridussalam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (4/11/2026). Program Pesantren Bebas Tuberkulosis diluncurkan oleh Wakil Menteri Agama, Wakil Menteri Kesehatan, dan Wakil Menteri Dalam Negeri untuk memperkuat deteksi dini, pencegahan, serta penanganan TB di lingkungan pesantren. Kebijakan ini ditujukan bagi lebih dari 40 ribu pesantren dengan jutaan santri di seluruh Indonesia yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan layak dan memadai. Pelaksanaannya diintegrasikan dengan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) agar pemeriksaan kesehatan menjangkau lebih banyak warga pesantren.

Contents

    • 0.1. Gus Baha Jelaskan Pentingnya Standardisasi Mushaf Al-Qur’an
    • 0.2. KPK Periksa NW yang Datang Tanpa Jadwal Pemeriksaan
  • 1. Program Pesantren Bebas Tuberkulosis Diperkuat Kolaborasi Pemerintah
  • 2. Kemenkes dan Kemendagri Siap Dukung Pelaksanaan
  • 3. Fasilitas Kesehatan Pesantren Masih Menjadi Tantangan

Peluncuran tersebut dihadiri Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i, Wakil Menteri Kesehatan Dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR., Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen Pol. (Purn.) Akhmad Wiyagus, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Direktur Jenderal Pesantren, sejumlah pejabat kementerian/lembaga, serta para pengasuh pondok pesantren.

You might also like

Mengapa Mushaf Al-Qur'an Perlu Distandardisasi? Ini Penjelasan Gus Baha di LPMQ

Gus Baha Jelaskan Pentingnya Standardisasi Mushaf Al-Qur’an

5 November 2026
KPK Periksa NW Usai Hadir Tanpa Jadwal Pemeriksaan

KPK Periksa NW yang Datang Tanpa Jadwal Pemeriksaan

5 November 2026

Kegiatan juga diikuti secara daring oleh jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi, Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, dan para pengasuh pesantren dari berbagai daerah di Indonesia.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Program Pesantren Bebas Tuberkulosis Diperkuat Kolaborasi Pemerintah

Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i mengatakan Program Pesantren Bebas TB merupakan bentuk sinergi pemerintah untuk memperluas deteksi dini, pencegahan, dan penanganan tuberkulosis di lingkungan pesantren.

Menurut dia, jumlah pesantren dan santri di Indonesia membuat aspek kesehatan perlu mendapat perhatian serius. Para santri, kata dia, memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang baik sebagaimana masyarakat lainnya.

“Ada empat puluh ribu lebih pesantren dengan jutaan santri di seluruh Indonesia. Santri juga memiliki hak yang sama dalam kesehatan. Ini sejalan dengan cita-cita mulia Presiden Prabowo melalui Asta Cita keempat, yaitu pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, dan kesehatan,” ujar Romo Syafi’i.

Ia menjelaskan, pelaksanaan program tersebut akan terintegrasi dengan layanan CKG bagi santri. Integrasi ini diharapkan membuat pemeriksaan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak warga pesantren.

Wamenag menegaskan, keberhasilan program pemerintah membutuhkan kerja bersama lintas kementerian. Menurutnya, tidak ada kementerian yang dapat bekerja sendiri untuk mewujudkan agenda pembangunan, termasuk membangun pesantren yang sehat.

“Tidak ada keberhasilan yang dicapai sendiri-sendiri. Tidak boleh ada kementerian yang bekerja sendiri-sendiri. Kita ini satu tim. Tidak ada keberhasilan individual, yang ada adalah keberhasilan bersama,” tegasnya.

Kementerian Agama berperan dalam pembinaan pesantren. Sementara itu, dukungan obat-obatan, tenaga kesehatan, dan tenaga ahli melibatkan Kementerian Kesehatan serta kementerian terkait lainnya.

Setelah peluncuran di Sumatera Utara, gerakan tersebut direncanakan berlanjut ke sejumlah daerah, lain Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga DKI Jakarta.

Kemenkes dan Kemendagri Siap Dukung Pelaksanaan

Wakil Menteri Kesehatan Dr. Benjamin Paulus Octavianus menyatakan Kementerian Kesehatan siap mendukung penuh Program Pesantren Bebas TB. Ia menyebut santri berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang baik, termasuk pemeriksaan, deteksi dini, dan penanganan tuberkulosis.

Dukungan Kementerian Kesehatan tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Kementerian Kesehatan akan terus bersinergi dengan Kementerian Agama dan kementerian terkait agar program berjalan efektif serta menjangkau lingkungan pesantren.

Dukungan juga disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen Pol. (Purn.) Akhmad Wiyagus. Ia menyatakan kesiapan Kemendagri untuk bersinergi dengan Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan, sekaligus mengajak pemerintah daerah berperan aktif menyukseskan program tersebut.

Menurut Akhmad, keterlibatan pemerintah daerah penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal di wilayah masing-masing. Koordinasi pemerintah pusat dan daerah diharapkan membuat upaya pencegahan dan penanggulangan TB di pesantren dapat dilakukan secara berkelanjutan.

“Pesantren merupakan lingkungan pendidikan sekaligus tempat tinggal bagi banyak santri. Karena itu, edukasi kesehatan, deteksi dini, pemeriksaan berkala, dan penanganan yang tepat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan sehat,” ujar Akhmad Wiyagus.

Fasilitas Kesehatan Pesantren Masih Menjadi Tantangan

Direktur Jenderal Pesantren Basnang Said dalam laporannya mengungkapkan, kesehatan masih menjadi tantangan kompleks di lingkungan pesantren. Dari sekitar 40 ribu pesantren di Indonesia, belum banyak yang memiliki klinik atau poliklinik dengan dukungan tenaga medis profesional.

Karena itu, Basnang mendorong kolaborasi lintas kementerian untuk memperkuat fasilitas kesehatan di pesantren. Ia juga mendorong penyuluhan rutin dengan melibatkan puskesmas serta memastikan santri memperoleh pelayanan medis tanpa terkendala persoalan domisili.

Menurut Basnang, santri yang sakit harus mendapat penanganan secara cepat dan tepat. Hal itu diperlukan agar tidak terjadi keterlambatan pengobatan maupun risiko penularan penyakit kepada orang lain.

Ia berharap Program Pesantren Bebas TB tidak berhenti pada kegiatan peluncuran, tetapi menjadi awal gerakan yang lebih luas untuk membangun ekosistem kesehatan pesantren. Kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan keluarga besar pesantren diharapkan dapat memperluas pencegahan penyakit serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan di pesantren seluruh Indonesia.

“Dari Pondok Pesantren Mawaridussalam ini kita memulai ikhtiar yang bermakna bagi masa depan pesantren. Semoga semangat dan komitmen pemerintah untuk mewujudkan pesantren yang sehat dan bebas tuberkulosis dapat menyebar ke seluruh penjuru Nusantara,” pungkasnya.

Melalui program tersebut, pemerintah ingin memastikan pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama dan pembentukan karakter, tetapi juga lingkungan pendidikan yang memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan santri. Peluncuran ini sekaligus menjadi momentum untuk membangun gerakan Pesantren Sehat Nasional secara berkelanjutan.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Berita Deli SerdangPemerintah

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Mengapa Mushaf Al-Qur'an Perlu Distandardisasi? Ini Penjelasan Gus Baha di LPMQ

Gus Baha Jelaskan Pentingnya Standardisasi Mushaf Al-Qur’an

by Saddam
5 November 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Gus Baha menegaskan pentingnya standardisasi mushaf Al-Qur’an agar penulisannya tetap akurat dan terverifikasi. Penegasan itu disampaikan dalam...

KPK Periksa NW Usai Hadir Tanpa Jadwal Pemeriksaan

KPK Periksa NW yang Datang Tanpa Jadwal Pemeriksaan

by Eko
5 November 2026
0

Headline.co.id ~ Headline.co.id, Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seseorang berinisial NW yang datang ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta,...

Cegah Penyebaran Budaya LGBT, Kemenag Siapkan Insersi Kurikulum

Insersi Kurikulum LGBT Kemenag Hampir Rampung

by Saddam
5 November 2026
0

Headline.co.id, Deli Serdang ~ Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i menyatakan Kementerian Agama hampir merampungkan insersi kurikulum untuk mencegah penyebaran...

[Siaran Pers] Raih Penghargaan Pelindungan Anak dari APSIPOL, Meutya Hafid: PP TUNAS Lindungi Masa Depan 70 Juta Anak

PP TUNAS Dapat Penghargaan, Lindungi 70 Juta Anak di Ruang Digital

by Fajar
5 November 2026
0

Headline.co.id ~ Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menerima penghargaan Inisiasi Kebijakan Pelindungan Anak di Ruang Digital dari Asosiasi Program...

Menhan Sjafrie Perkuat Hubungan Kemitraan dengan Aljazair

Menhan Sjafrie Perkuat Kemitraan Pertahanan dengan Aljazair

by Fajar Ari Wibowo
5 November 2026
0

Headline.co.id ~ Headline.co.id, Jakarta – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Republik Demokratik...

Operasi Patuh Semeru 2026 di Sumenep Kedepankan Edukasi, Bukan Sekadar Tilang

Operasi Patuh Semeru 2026 Sumenep Sasar 11 Pelanggaran ETLE

by Dani
5 November 2026
0

Headline.co.id, Sumenep ~ Operasi Patuh Semeru 2026 di Kabupaten Sumenep mengedepankan edukasi keselamatan berlalu lintas, selain penindakan melalui tilang elektronik...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Penemuan bayi laki2 di Penumping, Gowongan, Jetis, Kota Yogyakarta

Bayi Laki-laki Tanpa Identitas Hebohkan Warga Gowongan, Bayi Dirujuk ke RS Pratama Mergansan untuk Perawatan Khusus

10 December 2023
Menko PMK Pratikno: Lonjakan Klaim Sebabkan Tekanan Finansial JKN

Menko PMK Pratikno: Lonjakan Klaim Sebabkan Tekanan Finansial JKN

14 December 2025
Posko Transportasi Lebaran 2026 di Gorontalo Resmi Beroperasi

Posko Transportasi Lebaran 2026 di Gorontalo Resmi Beroperasi

13 March 2026
: Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Fadlul Imansyah mengelola keuangan dan dana haji sekitar Rp184 triliun dengan menerapkan prinsip kehati-hatian serta strategi investasi berprofil konservatif. Pengelolaan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan keamanan dana, likuiditas, kesinambungan penyelenggaraan ibadah haji, dan hasil pengembangan keuangan haji. (Dok. BPKH)

BPKH Kelola Dana Haji Rp184 Triliun dengan Strategi Konservatif

22 September 2026
: Petugas Dinsosdukcapil saat menangani penyandang disabilitas yang ditemukan telantar di sekitar Jalan John Aryo Katili, Kota Gorontalo. (foto Owan)

Dinsosdukcapil Gorontalo Evakuasi Penyandang Disabilitas Telantar

15 September 2026
TMMD ke-127 di Sumenep Mempercepat Renovasi Masjid Baitur Rahman

TMMD ke-127 di Sumenep Mempercepat Renovasi Masjid Baitur Rahman

12 February 2026
Bupati Muara Enim Kunjungi Desa Swarna Dwipa dalam Safari Ramadan

Bupati Muara Enim Kunjungi Desa Swarna Dwipa dalam Safari Ramadan

5 March 2026

Artikel Terbaru

Luncurkan Program Pesantren Bebas Tuberkulosis, Wamenag: Sejalan Cita Presiden

Program Pesantren Bebas Tuberkulosis Diluncurkan Nasional

5 November 2026
74.716 Warga Padang Terima Bantuan Pangan, Penyaluran Beras Diperpanjang hingga Desember

Bantuan Pangan Padang Diperpanjang, 74.716 Warga Terima Beras

5 November 2026
Persib Masih Tertahan Di Kandang Melbourne Victory

Persib vs Melbourne Victory Masih 0-0 di Babak Pertama

5 November 2026
Siaran Pers: Kemenpar Hadirkan Diplomasi Fesyen ASEAN, Jakarta Jadi Ruang Kolaborasi Kreatif

Southeast Asian Fashion Parade Hadirkan Kolaborasi ASEAN di Jakarta

5 November 2026
Mengapa Mushaf Al-Qur'an Perlu Distandardisasi? Ini Penjelasan Gus Baha di LPMQ

Gus Baha Jelaskan Pentingnya Standardisasi Mushaf Al-Qur’an

5 November 2026
Korlantas Polri Tegaskan Informasi Pembuatan SIM Gratis 2026, Hoaks!

Korlantas Polri Bantah Hoaks SIM Gratis 2026

5 November 2026
KPK Periksa NW Usai Hadir Tanpa Jadwal Pemeriksaan

KPK Periksa NW yang Datang Tanpa Jadwal Pemeriksaan

5 November 2026

Popular Story

UIN Raden Mas Said Surakarta Masuk TOP 9 PTKN pada QS Asia University Rankings 2027
Pemerintah

UIN Raden Mas Said Surakarta Masuk Top 9 QS Asia 2027

by Saddam
4 November 2026
0

Headline.co.id, Surakarta ~ UIN Raden Mas Said Surakarta masuk dalam jajaran sembilan...

Read moreDetails

103 Siswa Sumenep Belajar Membatik di Rutan Bersama Warga Binaan

Kemenag Dampingi Pendidikan Siswa Rumah Tahfiz Sukoharjo

Pengawasan Anggaran Puskesmas Sumenep Perketat Dana BOK dan Pajak

Program Poliran Polda Babel Siapkan 32 Peserta Pelatihan

Dulohupa Coffee Fest 2026, Kopi Gorontalo Menuju Nasional

Bioinformatika Veteriner ASEAN Diperkuat lewat Pelatihan di Yogyakarta

Pusat Data Nasional Operasikan 69 Aplikasi Pemerintah

Pengurangan Ekspor Gas ke Singapura Dinilai Tegaskan Kedaulatan Energi

Iklan di HP Android Sering Muncul? Begini 5 Cara Memblokirnya Tanpa Aplikasi Berbayar

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.