Mau Jadi Programmer? Ini Skill dan Tugas Yang Wajib Dikuasai

Gravatar Image
Cara menjadi programer untuk Pemula
Cara menjadi programer untuk Pemula

Mau Jadi Programmer? Ini Skill dan Tugas Yang Wajib Dikuasai ~ Headline.co.id. Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat banyak pola berubah. Dari yang sebelumnya menggunakan cara konvensional kini semua sudah beralih ke dunia online atau digital.

Baca juga: Bertemu Menteri Haji Saudi, Ada Kabar Baik Terkait Pemberangkatan Jamaah Indonesia

Perkembangan teknologi yang semakin pesat ini membuat banyak perubahan contohnya sering dijumpai adalah kebiasaan dari sebelumnya kita mencari sesuatu harus ke pasar atau ketoko saat ini kita tinggal pencet melalui aplikasi handphone dan barang akan diatar kerumah.

Pengertian  Programmer ?

Salah satu yang terlibat dalam perkembangan IT ini adalah peran penting seorang programmer, nah buat yang belum paham pasti Tanya dong Apa itu programmer ?. Dilansir Headline.co.id dari BRITECH, Programer merupakan salah satu profesi yang mana memiliki tanggung jawab untuk membuat sistem dengan menggunakan bahasa bahasa pemrograman (coding).

Programer ini membuat program berdasarkan dari System Designer. Nantinya Tim System Designer membuat desain sistem dan menentukan bahasa pemrograman yang akan digunakan dalam pengembangan selanjutnya oleh Programmer. Untuk membuat program biasanya diawali dengan desain, analisis kemudian merealisasikan menjadi sistem yang siap untuk digunakan.

Untuk kodingnya sendiri tentunya sangat bervariasi tergantung dengan sistem yang dibangun, apa saya? Nah untuk bahasa pemrogramannya ada banyak antara lain: PHP (Web), Phyton (Data Science, Machine Learning, dan Internet of Things (IoT)), Golang (servis), dan masih banyak bahasa pemrograman lainnya.

Baca juga: 100 Hari Erupsi Semeru, Bupati dan Masyarakat Lumajang Gelar Doa Bersama

Berapa Gaji Seorang Programmer?

Berapa Gaji Seorang Programmer
Berapa Gaji Seorang Programmer

Dilansir dari survey yang dilakukan oleh HRD Bacot 2021 bahwa, rata-rata gaji Programmer di Jakarta adalah Rp 8.787.692. Besaran gaji ini bisa berbeda-beda karena menyesuaikan UMP dan UMK setiap daerah dan kebijakan perusahaan.

Skill Yang Harus Dimiliki Programmer

Buat kamu yang ingin menjadi programmer skil apa sih yang harus dimiliki oleh seorang programmer?, nahh berikut ini adalah skil yang kamu wajib tau jika kamu ingin menjadi seorang Programmer:

  1. Mengasai Bahasa Pemrogramman

Seperti yang sudah kita singgung sedikit diatas bahwa programmer memiliki banyak sekali bahasa pemrogramman. Namun apakah programmer harus menguasai semua bahasa pembrograman? Tentu tidak kamu bisa bisa belajar beberapa bahasa pemrograman saja yang penting mengasai hampir menyeluruh.

Baca juga: Chord Gitar dan Lirik Lagu Andaikan Kau Datang Kembali – Koes Plus Terlalu Indah Dilupakan

  1. Memahami Database

Buat yang belum paham database merupakan data atau informasi yang terorganisir dan terstruktur, biasanya disimpan dalam sistem komputer. Disini database memiliki fungsi untuk mempermudah programmer menemukan dan mengidentifikasi data, menyimpan data dengan aman, dan menghindari duplikasi data.

  1. Memahami Software Development Life Cycle (SDLC)

SDLC merupakan proses sistematis untuk mengembangkan perangkat lunak dengan kualitas yang sesuai. Programmer harus memiliki pengetahuan tentang siklus hidup perangkat lunak. SDLC ini memiliki 7 fase antara lain:

  1. Pengumpulan dan analisis kebutuhan
  2. Studi kelayakan
  3. Desain
  4. Implementasi dan pengkodean
  5. Pengujian
  6. Penyebaran
  7. Pemeliharaan
  1. Problem Solving

Problem solving ini wajib dimiliki oleh seorang programmer. Disini nanti programmer harus siap menyelesaikan kesalahan pada aplikasi missal kode error, atau permasalahan lainnya.

Baca juga: Resmikan Fasad Rumah Sakit Umum Yarsi Pontianak Untuk Percepatan dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Tugas Seorang Programmer

Setelah mengetahui skill yang harus dimiliki seorang programmer tentu tugas seorang pramgramer tidak jauh-jauh dari itu. Namun tak hanya membuat programmer namun juga harus memiliki pengetahuan sebagai berikut:

  1. Merancang flowchart

Sebelum membuat program, seorang programmer biasanya akan menggambar flowchart atau diagram alir untuk mengambarkan algoritma atau alur kerja atau proses dari sebuah program. Alur program biasanya dirancang dalam bentuk flowchart, UML (Unified Modelling Language), dan juga ERD (Entity Relationship Diagram).

Baca juga: Hasil Sero Survey : 86,6% Penduduk Indonesia Memiliki Antibodi terhadap COVID-19

  1. Menuliskan kode untuk program (coding)

Setelah selesai merancang flowchart, selanjutnya Programmer akan melakukan penulisan kode atau coding. Coding adalah cara Programmer berkomunikasi dengan komputer. Programmer akan memberikan instruksi menggunakan bahasa pemrograman yang sesuai.

Dalam penulisan kode, ketelitian Programmer sangat dibutuhkan untuk menghindari kesalahan pengkodean yang menyebabkan error.

Baca juga: Menag dan Menteri Haji Saudi Bahas Sinergi Penguatan Layanan Jemaah

  1. Debugging

Debugging adalah proses menemukan dan menghapus bug atau error untuk memungkinkan program dibuat sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. Ini merupakan bagian dari proses pengujian program. Hal ini bisa dilakukan beberapa kali sampai semua bug atau error berhasil dihapus atau diperbaiki.

  1. Memperbarui kode program

Setelah proses pembuatan program selesai, biasanya program akan diuji oleh Quality Assurance Engineer. Ini dilakukan untuk mengetahui apakah program sudah berjalan sesuai yang seharusnya atau perlu diperbaiki lagi. Jika ada kesalahan atau ketidaksesuaian, maka program akan dikembalikan ke Programmer untuk diperbarui penulisan kodenya. Atau jika ada pembaruan dari aplikasi, maka Programmer juga harus memperbarui penulisan kodenya.

Baca juga: Relakan Tanah untuk Bendungan Sempor, Warga Masih Bisa Bertani di Lokasi Quarry

Salah satu contoh perusahaan yang membutuhkan adalah bank BRI. Selaku salah satu perusahaan bank terbesar di Indonesia memiliki banyak sekali aplikasi, biasanya Programmer bank BRI memiliki tanggung jawab terhadap beberapadiantaranya saja. Ini karena BRI memiliki jumlah aplikasi yang terhitung banyak, dengan satu divisi bisa mempunyai hingga ratusan aplikasi yang mesti dikembangkan.

Salah satu contohnya adalah Programmer di divisi Application Management and Operation membuat sistem delivery platform yang berfungsi sebagai platform pelayanan untuk unit kerja BRI. Sementara itu, Programmer di divisi Digital Banking Development and Operation mengembangkan produk BRIAPI yang menyediakan berbagai servis digital BRI.

Oleh karena itu, secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa Programmer di BRI bertugas membuat seluruh sistem, mulai dari core banking application yang menghubungkan sistem internal hingga mobile banking application yang ditujukan kepada nasabah BRI.

Baca juga: Haflah Al-Hikmah 1 Benda, Wamenag Apresiasi Kiprah Pesantren Didik para Santri

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *