Headline.co.id, Bantul ~ Sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terguling hingga menutup sebagian badan Jalan Jogja-Wonosari, tepatnya di Tikungan Bokong Semar, Padukuhan Tambalan, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Kecelakaan tunggal tersebut terjadi ketika truk yang melaju dari arah Wonosari menuju Yogyakarta kehilangan keseimbangan saat melintasi jalan menikung dan menurun. Pengemudi berinisial HS (49), warga Kebumen, Jawa Tengah, mengalami luka memar pada kaki kanan akibat kejadian tersebut. Polisi memastikan kendaraan telah berhasil dievakuasi sehingga tidak lagi menghalangi sebagian badan jalan.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut tidak mengakibatkan pengemudi harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.
“Peristiwa ini merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal. Pengemudi mengalami luka memar pada kaki kanan, tetapi tidak sampai harus menjalani perawatan di rumah sakit,” kata Rita, Senin (2/11/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Berdasarkan hasil penanganan awal kepolisian, kecelakaan bermula ketika truk yang dikemudikan HS melaju dari arah Wonosari menuju Yogyakarta.
Saat tiba di Tikungan Bokong Semar, pengemudi menghadapi kondisi jalan yang menikung sekaligus menurun. Pada waktu bersamaan, arus kendaraan dari arah bawah terpantau cukup padat.
Kondisi tersebut membuat pengemudi mengarahkan truk terlalu ke sisi kiri badan jalan. Namun, kontur jalan yang cukup miring menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling.
“Akibatnya, truk tersebut terguling dan berhenti di sebagian badan jalan,” ujar Rita.
Posisi truk yang terguling membuat sebagian badan Jalan Jogja-Wonosari tertutup oleh kendaraan tersebut.
Selain menyebabkan pengemudinya mengalami luka memar, kecelakaan itu mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bagian kendaraan.
Kaca depan truk dilaporkan pecah, begitu pula spion sebelah kanan. Kerusakan juga terjadi pada kabin bagian kiri belakang dan bak truk yang mengalami penyok.
Berdasarkan pendataan awal, total kerugian materi akibat kecelakaan tunggal tersebut diperkirakan mencapai Rp3 juta.
Mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai kejadian tersebut, petugas Unit Lalu Lintas Polsek Piyungan langsung mendatangi lokasi kecelakaan untuk melakukan penanganan.
Petugas kemudian melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan kecelakaan.
Selain melakukan penanganan di lokasi, petugas juga melaksanakan proses evakuasi terhadap truk yang terguling di sebagian badan jalan.
Rita memastikan proses evakuasi telah selesai dilakukan. Dengan demikian, keberadaan truk tersebut tidak lagi menghalangi sebagian ruas jalan yang sebelumnya tertutup.
“Truk sudah berhasil dievakuasi. Kami mengimbau para pengendara agar selalu berhati-hati, terutama saat melintasi jalur yang memiliki tikungan tajam, turunan, maupun kontur jalan yang miring. Pengemudi juga harus menyesuaikan kecepatan dan memastikan kendaraannya tetap terkendali,” pungkasnya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















