Headline.co.id, Medan ~ Headline.co.id, Medan (Kemenag) — Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama bersama Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen memantau pengelolaan bantuan bagi 10 gereja terdampak bencana di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 27–29 Oktober 2026. Pemantauan bantuan gereja terdampak banjir tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan digunakan sesuai peruntukan dan dikelola secara akuntabel. Tim melakukan pemeriksaan terhadap pelaksanaan bantuan, dokumen pertanggungjawaban, serta berdialog dengan pengurus gereja dan perwakilan jemaat.
Pemantauan itu merupakan bagian dari pengawasan preventif melalui pendampingan kepada pengelola bantuan. Dari 10 gereja yang dipantau, enam berada di Kota Medan dan empat lainnya berlokasi di Kabupaten Deli Serdang.
Itjen Kemenag Pastikan Bantuan Dikelola Sesuai Ketentuan
Inspektur I Itjen Kemenag, Ahmadun, mengatakan pendampingan dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan bantuan sekaligus memastikan pengelolaannya sesuai petunjuk teknis dan ketentuan yang berlaku.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Tim memeriksa kondisi fisik pelaksanaan bantuan di gereja-gereja penerima. Selain itu, pemeriksaan juga mencakup penelaahan dokumen pertanggungjawaban serta dialog dengan pengurus gereja dan perwakilan jemaat.
“Monitoring ini bukan untuk mencari temuan, melainkan untuk melakukan pendampingan agar pengelolaan bantuan sesuai dengan juknis, bebas dari penyimpangan, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ucap Ahmadun di Medan, Rabu (28/10/2026).
Menurut dia, pemantauan tersebut diarahkan untuk membantu pengelola menjalankan bantuan secara tertib dan bertanggung jawab. Pemeriksaan juga menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan memberikan manfaat sesuai tujuan penyalurannya.
Bantuan Diharapkan Pulihkan Sarana Ibadah
Sekretaris Ditjen Bimas Kristen, Johni Tilaar, menyampaikan bahwa bantuan pemerintah merupakan wujud kehadiran negara dalam menjamin kebebasan beribadah. Bantuan tersebut juga ditujukan untuk mendukung pemulihan kehidupan keagamaan masyarakat setelah bencana.
Ia mengatakan, pemulihan sarana ibadah diperlukan agar jemaat dapat kembali menjalankan ibadah dengan layak dan aman. Karena itu, pemantauan tidak hanya berfokus pada pelaksanaan pembangunan atau perbaikan fisik, tetapi juga pada manfaat bantuan bagi kehidupan jemaat.
“Kami ingin memastikan bantuan ini tidak hanya membangun fisik semata, tetapi juga membangun kembali semangat dan harapan jemaat untuk beribadah dengan layak dan aman,” ujarnya.
Bantuan bagi gereja terdampak bencana tersebut diharapkan mendukung pemulihan sarana ibadah sekaligus keberlangsungan pelayanan kepada jemaat. Pengelolaan yang sesuai ketentuan menjadi bagian penting agar bantuan dapat digunakan secara optimal.
Pendampingan bagi Gereja dan Jemaat
Pdt. James dari Gereja Bala Keselamatan Sicanang menyampaikan bahwa kehadiran tim Itjen Kemenag dan Ditjen Bimas Kristen memberikan pendampingan kepada gereja dalam melaksanakan bantuan.
Menurut dia, pemantauan membantu gereja memastikan bantuan dikelola sesuai peruntukan. Dengan demikian, bantuan diharapkan dapat mendukung pemulihan gereja dan keberlangsungan pelayanan kepada jemaat terdampak bencana.
Pemantauan terhadap enam gereja di Kota Medan dan empat gereja di Kabupaten Deli Serdang tersebut menjadi bagian dari upaya pengawasan atas pelaksanaan bantuan. Hasil pemeriksaan diharapkan menjadi bahan tindak lanjut bagi para pengelola.
Tindak lanjut itu diperlukan untuk memastikan bantuan dilaksanakan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi jemaat terdampak bencana. Selain menilai pelaksanaan fisik dan administrasi, pemantauan juga memberikan ruang bagi pengurus gereja serta perwakilan jemaat untuk menyampaikan gambaran mengenai pelaksanaan bantuan di masing-masing lokasi.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



![[Siaran Pers] Lindungi Musik Tradisional Indonesia, Wamen Nezar Patria Usulkan Mekanisme Perlindungan yang Mudah Diakses](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/10/siaran-pers-lindungi-musik-tradisional-indonesia-wamen-nezar-patria-usulkan-mekanisme-perlindungan-yang-mudah.jpg)











