Headline.co.id, Gorontalo ~ Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PPPA-PMD) Provinsi Gorontalo memperkuat layanan perlindungan bagi perempuan dan anak korban kekerasan melalui pemenuhan fasilitas Rumah Singgah Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta optimalisasi layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA). Penguatan layanan itu dilakukan melalui kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Provinsi Gorontalo.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan logistik dari Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo. Bantuan berupa 10 unit kasur lipat, 10 buah selimut, dan 5 paket family kit itu diserahkan di Kantor Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo untuk mendukung kesiapan Rumah Singgah PPA.
Bantuan diserahkan Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo Reflin Buata kepada Sekretaris Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo Yolanda Rahman. Dukungan ini ditujukan untuk menyiapkan tempat perlindungan sementara yang aman dan layak bagi perempuan dan anak korban kekerasan yang membutuhkan penanganan serta perlindungan darurat.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Dukungan Logistik untuk Rumah Singgah PPA
Kepala Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo Yana Yanti Suleman menyampaikan apresiasi atas dukungan Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo. Menurutnya, penanganan perempuan dan anak korban kekerasan membutuhkan kerja sama berbagai pihak karena layanan perlindungan tidak hanya berkaitan dengan pendampingan.
Pemenuhan kebutuhan dasar dan penyediaan tempat yang aman juga menjadi bagian dari pelayanan bagi korban. Karena itu, bantuan logistik tersebut dinilai mendukung kesiapan fasilitas Rumah Singgah PPA.
“Pemenuhan fasilitas Rumah Singgah PPA merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan perlindungan yang lebih responsif, aman, dan manusiawi. Kami sangat mengapresiasi dukungan Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Kolaborasi lintas OPD seperti ini sangat dibutuhkan agar perempuan dan anak korban kekerasan memperoleh perlindungan dan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhannya,” kata Yana, Jumat (30/10/2026).
Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo saat ini juga mempersiapkan satu ruangan khusus di lingkungan kantor untuk difungsikan sebagai ruang aman sekaligus fasilitas Rumah Singgah PPA. Ruangan tersebut dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan korban yang memerlukan perlindungan sementara.
Yana mengatakan, ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai diperlukan agar korban memperoleh tempat yang aman dan nyaman. Penyiapan fasilitas itu juga tetap memperhatikan kerahasiaan serta kondisi psikologis korban.
Layanan SAPA Perluas Akses Pengaduan
Penguatan Rumah Singgah PPA berjalan seiring dengan optimalisasi layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA). Layanan ini menjadi salah satu upaya untuk memperluas akses pengaduan, informasi, konsultasi, dan pendampingan bagi perempuan serta anak yang mengalami atau mengetahui adanya kekerasan.
Melalui SAPA, masyarakat diharapkan lebih mudah mendapatkan informasi dan mengakses layanan perlindungan. Setiap laporan maupun kebutuhan penanganan selanjutnya dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan unit layanan dan instansi terkait sesuai kewenangannya.
Optimalisasi SAPA juga ditempatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat keterhubungan layanan perlindungan. Dengan begitu, pengaduan, pendampingan, dan kebutuhan rujukan dapat dikoordinasikan dengan pihak yang berwenang.
Kolaborasi Lintas OPD Terus Diperkuat
Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo berharap sinergi lintas OPD terus diperkuat, baik dalam pemenuhan fasilitas, penanganan pengaduan, pendampingan, maupun rujukan layanan. Kolaborasi tersebut juga diharapkan mendukung optimalisasi SAPA agar perempuan dan anak di Provinsi Gorontalo semakin mudah mengakses perlindungan.
Melalui penguatan Rumah Singgah PPA dan layanan SAPA, Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen menghadirkan pelayanan yang lebih terpadu dan berkelanjutan. Layanan itu diarahkan untuk memastikan perempuan dan anak korban kekerasan mendapatkan perlindungan, pendampingan, serta pemenuhan hak secara optimal.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















