Headline.co.id, Sumenep ~ Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar gerakan pembacaan Surah Al-Waqiah sebanyak 111.111 kali untuk memperkuat spiritualitas, kebersamaan, dan integritas aparatur. Gerakan tersebut dilaksanakan serentak pada 22–30 Oktober 2026 di organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, hingga desa di Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep dan Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
Salah satu pelaksanaannya berlangsung di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Jalan KH. Mansyur Nomor 71, Selasa (27/10/2026). Para aparatur mengikuti pembacaan Surah Al-Waqiah bersama di aula kantor tersebut sesuai arahan dalam Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 44 Tahun 2026.
Diskominfo Baca Al-Waqiah Sebanyak 30 Kali
Dalam pelaksanaan di Diskominfo Sumenep, pembacaan Surah Al-Waqiah dilakukan sebanyak 30 kali. Jumlah tersebut mengikuti ketentuan yang tercantum dalam surat edaran mengenai Gerakan Pembacaan Surah Al-Waqiah sebanyak 111.111 kali.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kepala Diskominfo Kabupaten Sumenep Indra Wahyudi mengatakan, gerakan pembacaan Al-Waqiah merupakan ikhtiar spiritual bersama untuk mendoakan agar Kabupaten Sumenep semakin makmur dan sejahtera.
“Pembacaan Surah Al-Waqiah ini merupakan ikhtiar bersama untuk memperkuat spiritualitas, meningkatkan keimanan, serta menumbuhkan kebersamaan di lingkungan aparatur pemerintah,” ujar Indra.
Menurut Indra, kegiatan tersebut dilaksanakan tidak semata-mata sebagai agenda seremonial dalam rangkaian peringatan hari jadi daerah dan Hari Santri Nasional. Pembacaan Al-Waqiah diharapkan dapat mendorong aparatur menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam menjalankan pekerjaan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Spiritualitas Diharapkan Tercermin dalam Pelayanan
Indra menyampaikan, pelaksanaan gerakan itu sejalan dengan arahan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Nilai-nilai keagamaan diharapkan menjadi landasan dalam membangun karakter aparatur, memperkuat kebersamaan, serta menjalankan tanggung jawab pelayanan publik.
Ia berharap pembacaan Surah Al-Waqiah dapat mendorong aparatur menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam pekerjaan sehari-hari. Penerapan tersebut terutama berkaitan dengan sikap menjaga amanah, integritas, dan tanggung jawab kepada masyarakat.
Penguatan spiritualitas, kata Indra, perlu terlihat dalam perilaku kerja dan kualitas pelayanan aparatur. Karena itu, kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan bersama, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat etos pengabdian.
Gerakan pembacaan Al-Waqiah tersebut melibatkan berbagai tingkatan pemerintahan. Selain OPD, pelaksanaan juga berlangsung di kecamatan dan desa, baik secara berjamaah maupun mandiri selama periode yang telah ditentukan.
OPD hingga Desa Wajib Laporkan Pelaksanaan
Setiap OPD, kecamatan, dan desa diwajibkan menyampaikan laporan serta dokumentasi pelaksanaan kegiatan kepada Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Laporan tersebut digunakan sebagai bahan evaluasi atas pelaksanaan gerakan pembacaan Surah Al-Waqiah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Pemkab Sumenep berharap gerakan bersama ini memperkuat semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan di lingkungan pemerintahan serta masyarakat. Pelaksanaannya juga diharapkan mendukung rangkaian peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep dan Hari Santri Nasional 2026.
Dengan pelaksanaan serentak di berbagai wilayah dan satuan pemerintahan, gerakan tersebut diarahkan untuk menghubungkan penguatan spiritualitas dengan tanggung jawab aparatur dalam menjalankan pelayanan publik. Sementara itu, laporan dan dokumentasi dari setiap pelaksana menjadi bagian dari evaluasi kegiatan yang mengacu pada Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 44 Tahun 2026.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

![[Siaran Pers] Kemkomdigi Ingatkan Ancaman AI, Penipuan Kini Bisa Meniru Suara dan Identitas](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/10/siaran-pers-kemkomdigi-ingatkan-ancaman-ai-penipuan-kini-bisa-meniru-suara-dan-identitas.png)

![[Siaran Pers] Bangun Ketahanan Digital, 69 Aplikasi Pemerintah Beroperasi di Pusat Data Nasional](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/10/siaran-pers-bangun-ketahanan-digital-69-aplikasi-pemerintah-beroperasi-di-pusat-data-nasional.png)













