Percepatan Pemulihan Ekonomi, Gunung Kidul Kembali Lakukan Uji Coba Pembukaan Enam Objek Wisata

  • Whatsapp
Pantai Timang Gunung Kidul
Ilustrasi Pantai Timang Gunung Kidul (ist)

Headline.co.id (Gunungkidul) ~ Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kembali melakukan uji coba dengan pembukaan enam objek wisata dengan menerapkan standar operasional pelaksanaan protokol kesehatan di Pantai Ngobaran, Nguyahan, Ngrenehan, Siung, Nglambor, Timang, dan Telaga Jonge.

Pemkab Guungkidul sebelumnya telah melakukan pembukaan ujicoba di Pantai Kukup, Pantai Baron, Gunung Api Purba Nglenggeran, dan Kalisuci.

Bacaan Lainnya

baca juga: Presiden Kembali Minta Percepatan Belanja Anggaran untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Gunung Kidul Asti Wijayanti di Gunung Kidul menyampaikan bahwa ujicoba pembukaan 6 objek wisata ini dimulai dari Sabtu (11/7) hingga 31 Juli. Ia menuturkan bahwa pihaknya berusaha membangkitkan ekonomi di Gunung Kidul melalui sektor pariwisata.

“Kami meyakini sektor pariwisata menjadi daya ungkit percepatan pemulihan ekonomi di masa pandemi COVID-19 ini,” ungkapnya.

Menurut Asti, pihaknya telah mengirimkan surat ke Bupati Gunung Kidul, Badingah sekaligus mengirim tembusan ke Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Gunung Kidul, Kapolres, Komandan Kodim 0730, Kepala Dinas Pariwisata DIY dan sejumlah pihak terkait.

Terdapat ketentuan umum yang harus dipenuhi pengelola dan pengunjung serta pelaku usaha dalam uji coba pembukaan destinasi wisata, di antaranya memenuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

baca juga: Antisipasi Krisis Akibat Covid-19, Gubernur Banten Perkuat Ketahanan Pangan

Pengelola dan pengunjung sama-sama menerapkan jaga jarak atau membatasi kontak fisik dan memakai masker. Pengelola juga diwajibkan menyediakan tempat cuci tangan dan kamar mandi sebagai sarana kebersihan penunjang.

Ketentuan lain yakni pembatasan jumlah pengunjung. Untuk masing-masing kawasan maksimal dikunjungi 50 persen dari daya tampung.

“Kawasan Ngrenehan, Nguyahan dan Ngobaran maksimal dikunjungi 3.200 wisatawan. Pantai Timang maksimal 390 wisatawan, Siung dan Nglambor maksimal 3.460 wisatawan. Sementara Jonge maksimal 500 wisatawan,” kata Asti.

baca juga: Walikota Tasikmalaya: Wabah Covid-19 Tak Ganggu Pembangunan Jalan Tol Cigatas

Asti mengatakan sesuai dalam protokol normal baru bidang pariwisata, pengunjung yang menggunakan bus dipersilahkan masuk. Tentu saja diwajibkan mematuhi protokol kesehatan bidang transportasi.

“Pengelola juga wajib melakukan pembersihan dengan air sabun berbagai fasilitas atau desinfeksi paling tidak tiga hari sekali,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *