Headline.co.id ~ Sejumlah Polisi Wanita (Polwan) Polda Lampung membagikan air minum kepada massa unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung, Jumat (30/10/2026). Aksi tersebut dilakukan saat ratusan peserta dari Aliansi Lampung Melawan menyampaikan aspirasi dan tuntutan mereka. Pembagian air minum menjadi bagian dari pelayanan humanis kepolisian kepada peserta aksi yang telah berjam-jam berada di lokasi. Dengan pendekatan ramah dan persuasif, para Polwan mendatangi massa untuk memastikan kebutuhan mereka selama demonstrasi tetap diperhatikan.
Aksi humanis Polwan Polda Lampung itu berlangsung di tengah pengamanan unjuk rasa. Kepolisian menyatakan kehadiran personel tidak hanya bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menggunakan hak menyampaikan pendapat di muka umum.
Polwan Polda Lampung Layani Peserta Unjuk Rasa
Para Polwan membagikan air minum kepada peserta aksi sebagai bentuk kepedulian terhadap massa yang menyampaikan tuntutan dalam waktu cukup lama. Langkah tersebut dilakukan melalui komunikasi dan pendekatan persuasif agar pelayanan kepolisian tetap berjalan secara humanis.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, kepolisian ingin memastikan masyarakat yang menyampaikan aspirasi tetap merasa aman dan nyaman selama berada di lokasi unjuk rasa.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang menyampaikan aspirasi merasa aman, nyaman, dan tetap mendapatkan pelayanan yang baik dari kepolisian. Pembagian air minum oleh Polwan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada saudara-saudara yang sedang menyampaikan pendapat di muka umum,” ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun.
Menurut Yuni, setiap masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan pendapat sepanjang dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Karena itu, Polri berkomitmen memberikan pelayanan dan pengamanan secara profesional dengan tetap mengedepankan komunikasi serta pendekatan persuasif.
Aksi Aliansi Lampung Melawan Diikuti Ratusan Peserta
Unjuk rasa tersebut digelar oleh Aliansi Lampung Melawan dan diikuti ratusan peserta. Massa menyampaikan sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan persoalan lingkungan, ekonomi, pendidikan, serta kebijakan pemerintah.
Dalam situasi tersebut, pembagian air minum menjadi salah satu bentuk pelayanan kepolisian kepada peserta aksi. Polda Lampung menilai pelayanan itu penting untuk mendukung penyampaian aspirasi sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.
Yuni menegaskan, perbedaan pandangan tidak menghalangi kepolisian untuk tetap mengedepankan rasa kemanusiaan dan sikap saling menghormati.
“Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan yang humanis. Perbedaan pandangan bukan menjadi penghalang bagi kami untuk tetap mengedepankan rasa kemanusiaan, saling menghormati, dan menjaga situasi tetap kondusif,” kata dia.
Pengamanan Unjuk Rasa Berorientasi pada Keselamatan
Polda Lampung menyatakan pengamanan aksi tidak hanya berorientasi pada terciptanya ketertiban. Pengamanan juga diarahkan untuk menghormati hak masyarakat, menjaga keselamatan seluruh pihak, dan membangun hubungan yang harmonis Polri dan masyarakat.
Melalui pembagian air minum tersebut, Polwan Polda Lampung menunjukkan bentuk pelayanan sederhana di tengah dinamika penyampaian aspirasi. Kepolisian menempatkan pendekatan humanis sebagai bagian dari pelaksanaan tugas saat mengamankan unjuk rasa.
Aksi itu sekaligus memperlihatkan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap diberikan meski terdapat perbedaan pandangan peserta demonstrasi dan pihak yang menjadi sasaran aspirasi. Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan melalui komunikasi, pendekatan persuasif, dan penghormatan terhadap hak menyampaikan pendapat di muka umum.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















