Headline.co.id, Pulang Pisau ~ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau menerima bantuan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Presiden Republik Indonesia pada Jumat (30/10/2026). Bantuan tersebut ditujukan untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pulang Pisau. Penambahan armada diharapkan meningkatkan kemampuan petugas dalam melakukan pencegahan, patroli, dan penanganan ketika titik api terdeteksi. Dukungan itu menjadi bagian dari penguatan sarana dan prasarana BPBD dalam menghadapi potensi bencana kebakaran.
Dua Unit Mobil Pemadam Perkuat Kesiapsiagaan BPBD
Tambahan dua unit mobil pemadam kebakaran dinilai dapat mendukung operasional BPBD Pulang Pisau di lapangan. Ketersediaan armada yang memadai diperlukan untuk menunjang daya jelajah serta kegiatan patroli petugas di sejumlah kawasan yang rawan mengalami karhutla.
Dengan adanya kendaraan tambahan, BPBD Pulang Pisau memiliki dukungan sarana yang lebih kuat untuk merespons kejadian kebakaran. Armada tersebut juga diproyeksikan membantu mempercepat penanganan dalam situasi tanggap darurat apabila titik api ditemukan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Pulang Pisau, Osa Maliki, menyambut positif bantuan yang diberikan pemerintah pusat. Menurut dia, tambahan kendaraan itu memiliki manfaat penting bagi upaya pencegahan dan penanganan karhutla.
“Bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk memperkuat sarana dan prasarana BPBD dalam upaya pencegahan serta penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pulang Pisau,” ungkap Osa.
Armada Baru Mendukung Respons terhadap Titik Api
Penambahan armada menjadi salah satu unsur penting dalam memperkuat kesiapan tim mitigasi menghadapi ancaman karhutla. Mobil pemadam kebakaran dapat digunakan untuk mendukung mobilitas petugas, memperluas jangkauan patroli, dan mempercepat respons saat kebakaran terdeteksi di kawasan rawan.
BPBD Pulang Pisau diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan dua unit mobil pemadam tersebut sebagai bagian dari upaya pengendalian bencana kebakaran. Kesiapan infrastruktur pemerintah dinilai perlu berjalan seiring dengan langkah pencegahan di tingkat masyarakat.
Penguatan sarana operasional tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memadamkan api, tetapi juga mendukung upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas. Penanganan yang lebih cepat diharapkan dapat mengurangi risiko kerugian material serta dampak kabut asap terhadap kualitas udara publik.
Warga Diimbau Tidak Membakar Lahan
Selain meningkatkan kesiapan armada, otoritas kebencanaan daerah mengingatkan masyarakat agar berperan aktif mencegah karhutla. Warga diimbau tidak membuka lahan maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
Imbauan tersebut disampaikan untuk mencegah meluasnya kebakaran, terutama ketika cuaca panas ekstrem melanda. Kesadaran masyarakat dalam menghindari aktivitas pembakaran lahan dinilai menjadi bagian penting dari upaya pengendalian bencana musiman.
Penguatan peralatan mitigasi dan keterlibatan warga menjadi dua unsur yang saling mendukung dalam menghadapi ancaman karhutla di Kabupaten Pulang Pisau. Dengan sarana operasional yang bertambah serta pencegahan dari masyarakat, BPBD diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan.
(MC Kab. Pulang Pisau/Jemy/Barsel)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















