Headline.co.id ~ PSS Sleman dipastikan tanpa gelandang bertahan Moussa Bagayoko saat menghadapi Persik Kediri pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Brawijaya, Kamis (22/10/2026). Moussa absen karena masih menjalani pemulihan cedera yang dialaminya ketika PSS menghadapi PSM Makassar pada Minggu (11/10/2026). Untuk menggantikan perannya di lini tengah, pelatih PSS Sleman Pieter Huistra menyiapkan sejumlah opsi pemain.
Moussa Bagayoko mengalami cedera dalam pertandingan melawan PSM Makassar. Ia harus ditarik keluar sebelum dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pemain asal Mali itu diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan sekitar tiga hingga empat minggu. Dengan kondisi tersebut, Moussa belum dapat memperkuat PSS saat bertandang menghadapi Persik Kediri.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Ia sempat dibawa ke rumah sakit. Tim medis telah memeriksanya dan mengalami cedera ringan. Kami memperkirakan Moussa absen sekitar tiga atau empat minggu,” ungkap Huistra seusai latihan kebugaran, Senin (19/10/2026) sore waktu setempat.
Moussa Bagayoko Absen, Markus Madjar Jadi Opsi
Absennya Moussa membuat tim pelatih PSS perlu menyesuaikan komposisi di sektor tengah. Salah satu pemain yang masuk dalam pertimbangan adalah Markus Madjar.
Markus dinilai menunjukkan perkembangan positif selama menjalani proses adaptasi dengan permainan PSS. Huistra menyebut pemain tersebut mulai memahami tuntutan bermain di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
“Perkembangan Markus Madjar sangat baik. Ia sedang beradaptasi dengan gaya permainan Superliga,” jelas pelatih asal Belanda tersebut.
Meski belum dipastikan menjadi pengganti Moussa, Markus menjadi salah satu alternatif yang tersedia bagi PSS. Tim pelatih masih memiliki waktu untuk menilai kebutuhan permainan sebelum menentukan komposisi menghadapi Persik.
PSS Memiliki Sejumlah Alternatif di Lini Tengah
Selain Markus Madjar, PSS juga memiliki beberapa pemain lain yang dapat dipertimbangkan untuk mengisi lini tengah. Huistra menyebut Kim Jeffrey Kurniawan, Arda Alfareza, Dominikus Dion, Melvyn Lorenzen, dan Dimas Drajad sebagai bagian dari opsi yang tersedia.
Nama Isfandyar juga masuk dalam pertimbangan tim pelatih. Pemain muda tersebut dinilai memiliki potensi untuk membantu kebutuhan tim di sektor tengah.
“Kami juga memiliki pemain-pemain lain seperti Kim, Arda, Dion, Melvyn, dan Dimas. Selain itu, ada Isfandyar, pemain muda yang sangat menjanjikan. Jadi, kami memiliki beberapa pilihan,” tambah Huistra.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa PSS tidak hanya bergantung pada satu pemain untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Moussa. Tim pelatih dapat menyesuaikan pilihan berdasarkan kebutuhan pertandingan melawan Persik Kediri.
Fokus PSS Menghadapi Persik Kediri
Setelah memastikan kondisi Moussa, PSS kini memusatkan perhatian pada persiapan menghadapi Persik. Penentuan pemain yang mengisi lini tengah akan menjadi bagian dari persiapan tim sebelum pertandingan di Stadion Brawijaya.
Selain memilih komposisi pemain, PSS juga perlu menjaga keseimbangan antarlini. Analisis terhadap kekuatan Persik Kediri turut menjadi bagian dari persiapan tim untuk menghadapi laga pekan keenam BRI Super League 2026/2027.
Kehilangan Moussa membuat PSS harus melakukan penyesuaian. Namun, sejumlah nama yang disebut Huistra memberi pilihan bagi tim pelatih dalam merancang susunan pemain dan permainan untuk memburu hasil maksimal di kandang Persik.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















![[Siaran Pers] Meutya Hafid Bahas Potensi Kerja Sama Pusat Data dan Infrastruktur Komputasi dengan Finlandia](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/10/siaran-pers-meutya-hafid-bahas-potensi-kerja-sama-pusat-data-dan-infrastruktur-komputasi-dengan-finlandia.jpeg)