Headline.co.id ~ Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau 99,1 juta penduduk hingga September 2026. Capaian tersebut menjadi bagian dari dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terhadap perluasan akses layanan kesehatan selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Jumlah penerima CKG meningkat dibandingkan 2025 yang mencapai 70,3 juta penduduk. Selain CKG, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk renovasi 10.000 puskesmas serta pembangunan dan pemenuhan fasilitas rumah sakit umum daerah (RSUD) lengkap di berbagai daerah.
Capaian CKG Meningkat
Perluasan Program Cek Kesehatan Gratis menjadi salah satu program prioritas pemerintah di bidang kesehatan yang didukung APBN. Berdasarkan informasi yang dikutip dari kemenkeu.go.id pada September 2026, jumlah penduduk yang telah dijangkau CKG mencapai 99,1 juta orang.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan capaian pada 2025 sebanyak 70,3 juta penduduk. Pemerintah menjadikan program ini sebagai salah satu upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Program CKG memberikan kesempatan kepada warga untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan. Pelaksanaan program tersebut menjadi bagian dari pemanfaatan APBN dalam mendukung layanan kesehatan bagi masyarakat.
APBN Dukung Renovasi Puskesmas dan RSUD
Dukungan pemerintah terhadap layanan kesehatan tidak hanya dilakukan melalui CKG. Anggaran juga dialokasikan untuk renovasi 10.000 puskesmas di berbagai daerah.
Selain itu, pemerintah mendukung pembangunan dan pemenuhan fasilitas RSUD lengkap. Kebijakan tersebut diarahkan untuk memperluas layanan kesehatan sekaligus meningkatkan ketersediaan fasilitas kesehatan di daerah.
Peran APBN dalam mendukung program prioritas pemerintah dibahas Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam forum bertema “Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kerja Nyata Melanjutkan Asta Cita” di Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2026.
Forum tersebut membahas dukungan APBN terhadap berbagai program prioritas selama dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Perluasan layanan kesehatan melalui CKG, renovasi puskesmas, serta penguatan fasilitas RSUD menjadi bagian dari pembahasan tersebut.
Arah Pemanfaatan APBN pada 2027
Pemerintah menyatakan akan memanfaatkan APBN secara lebih baik pada 2027 untuk mendorong pembangunan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan.
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2027. Target tersebut akan didukung berbagai kebijakan yang bertujuan meningkatkan investasi, mendorong produksi dan ekspor, serta menciptakan pekerjaan tetap.
Dengan arah kebijakan tersebut, APBN akan digunakan untuk mendukung pembangunan dan program prioritas pemerintah, termasuk sektor kesehatan. Capaian CKG hingga September 2026 menjadi salah satu gambaran perluasan akses layanan kesehatan dalam dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















