Headline.co.id, Pemerintah Kapanewon Depok ~ Sleman, bersama Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) mengadakan pertemuan kelompok dan kegiatan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2) di Sambilegi, Maguwoharjo, Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menyosialisasikan Program Sleman Pintar dan berbagai program pemerintah bagi keluarga kurang mampu.
Subekti Handayani dari Jawatan Sosial Kapanewon Depok menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan bagian penting dari program bantuan dan layanan sosial yang disediakan pemerintah. “Melalui pertemuan kelompok dan P2K2, kami memberikan informasi mengenai Program Sleman Pintar dan berbagai program lainnya. Dengan sosialisasi berkelanjutan, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Program Sleman Pintar dirancang untuk mendukung pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Subekti menambahkan bahwa kegiatan P2K2 tidak hanya menyampaikan informasi program bantuan sosial, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas keluarga penerima manfaat agar lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan hidup dan pendidikan anak-anak mereka.
Peningkatan Kapasitas Keluarga
Kegiatan P2K2 juga berfokus pada peningkatan kapasitas keluarga penerima manfaat. “Kami berharap masyarakat yang memenuhi syarat dapat mengakses program ini dan memanfaatkannya secara optimal untuk mendukung pendidikan putra-putrinya,” kata Subekti. Selain itu, peserta memperoleh informasi mengenai persyaratan, mekanisme, dan manfaat Program Sleman Pintar agar bantuan dapat diterima oleh sasaran yang tepat.
Efektivitas Pertemuan Kelompok
Pertemuan kelompok menjadi media efektif untuk membangun komunikasi pemerintah, pendamping sosial, dan masyarakat. Melalui forum ini, berbagai informasi terkait pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan pemberdayaan keluarga dapat disampaikan secara langsung. Pemerintah Kapanewon Depok terus mendorong penguatan pendampingan kepada keluarga penerima manfaat agar tidak hanya menerima bantuan sosial, tetapi juga memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang mendukung peningkatan kualitas hidup keluarga.
Dengan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan terwujud keluarga yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya.




















