Headline.co.id, Medan ~ Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Polda Sumut memperkuat kolaborasi pemberantasan narkoba melalui penyusunan usulan peraturan daerah (perda) khusus. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan gagasan itu setelah menerima Kapolda Sumut Irjen Polisi Sonny Irawan di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (13/10/2026). Regulasi tersebut diusulkan karena Sumut masih menghadapi persoalan serius terkait tingginya penyalahgunaan narkotika. Pemprov Sumut dan Polda Sumut akan mendorong penyusunan aturan itu untuk kemudian dibahas bersama DPRD Sumut.
Bobby mengatakan, perda khusus diharapkan dapat memperkuat dasar hukum sekaligus meningkatkan efektivitas pemberantasan peredaran narkotika di Sumatera Utara.
“Melalui regulasi ini diharapkan memperkuat payung hukum dan efektivitas pemberantasan narkoba di Sumut,” ucap Bobby setelah pertemuan dengan Sonny Irawan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pengawasan jalur masuk dan kawasan ekonomi
Menurut Bobby, pemberantasan narkoba perlu dilakukan secara terarah. Salah satu langkah yang dinilai penting ialah memperkuat pengawasan di jalur-jalur masuk yang kerap dimanfaatkan bandar untuk menyelundupkan narkotika.
Pengawasan juga perlu ditingkatkan di kawasan dengan aktivitas ekonomi tinggi yang berpotensi menjadi lokasi peredaran narkoba. Bobby menyebut persoalan penyalahgunaan narkotika sebagai salah satu perhatian utama pemerintah daerah.
Data Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut menunjukkan, penyitaan sabu-sabu mencapai 1,5 ton pada 2024. Jumlah tersebut meningkat menjadi 1,7 ton pada 2025 dan mencapai 948 kilogram selama enam bulan pertama 2026.
“Kami juga mengajak Polda Sumut berinisiatif merumuskan usulan regulasi khusus nantinya akan dibahas bersama DPRD Sumut untuk ditetapkan menjadi perda,” kata Bobby.
Selain isu narkoba, Bobby menekankan pentingnya menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat. Penyelarasan itu mencakup bidang pendidikan, pariwisata, dan penanganan persoalan sosial.
“Kolaborasi ini juga diarahkan guna menciptakan keamanan dan kenyamanan masyarakat sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata dan perekonomian daerah,” ungkapnya.
Tiga program unggulan Polda Sumut
Dalam pertemuan tersebut, Sonny memaparkan tiga program unggulan Polda Sumut yang dapat disinergikan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Program pertama ialah Gerakan Masyarakat (Germas) Tolak Narkoba.
Program tersebut mengedepankan penanganan narkotika secara menyeluruh dari hulu hingga hilir melalui pendekatan preemtif, preventif, dan represif. Pelaksanaannya melibatkan elemen masyarakat secara terstruktur hingga tingkat desa, RT, dan RW.
“Program ini melibatkan elemen masyarakat secara terstruktur hingga tingkat desa, RT, dan RW guna memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba,” kata Sonny.
Program kedua adalah Kolaborasi Pemberantasan Kejahatan Jalanan atau Kompak. Program ini difokuskan pada penindakan terhadap kejahatan jalanan, termasuk begal, tawuran, dan aksi premanisme.
“Program ini bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi masyarakat maupun wisatawan,” tutur Sonny.
Sahata diarahkan pada tertib lalu lintas
Program ketiga, Satu Hati Satu Kekuatan dalam Tertib Lalu Lintas atau Sahata, diarahkan pada pembinaan dan penegakan aturan lalu lintas secara humanis. Program ini ditujukan untuk membangun budaya berkendara yang tertib di Sumatera Utara.
Selain aspek keselamatan dan ketertiban, Sahata diharapkan dapat mendukung optimalisasi pendapatan asli daerah melalui sektor pajak kendaraan bermotor.
“Program ini sekaligus diharapkan dapat mendukung optimalisasi pendapatan asli daerah melalui sektor pajak kendaraan bermotor,” ucap Sonny.
Sonny menegaskan, sinergi Pemprov Sumut dan Polda Sumut diharapkan membuat berbagai program tersebut berjalan terpadu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Selain menekan peredaran narkoba dan angka kriminalitas, kolaborasi ini diharapkan menciptakan iklim investasi kondusif serta daya saing pariwisata melalui jaminan keamanan dan kenyamanan yang berkelanjutan,” ujar Sonny.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















