Dinkes Kalbar Bagikan Tips Jaga Telinga pada Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran

Ilustrasi Membersihkan Telinga
Ilustrasi Membersihkan Telinga. (ist)

Dinkes Kalbar Bagikan Tips Jaga Telinga pada Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran ~ Headline.co.id (Kalimantan Barat). Setiap tanggal 3 Maret, diperingati sebagai Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran Sedunia atau International Ear Care Day. Peringatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang cara mencegah ketulian dan gangguan pendengaran serta mempromosikan perawatan telinga dan pendengaran di seluruh dunia.

Baca juga: Wagub Jateng: Orang Tua Dituntut Lebih Cermat Pilih Lembaga Pendidikan Agama untuk Anak

Peringatan ini dimulai oleh WHO pada tahun 2007 dengan nama Hari Perawatan Telinga Internasional, pada saat diadakannya Konferensi Internasional pertama tentang Pencegahan dan Rehabilitasi Gangguan Pendengaran di Beijing.

Hasil dari konferensinya adalah ditetapkannya tanggal 3 Maret sebagai Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran Sedunia. Dan di Indonesia, peringatan tersebut sudah berjalan sejak 2010.

Perlu diketahui, selain berperan penting sebagai indera pendengaran, telinga juga membantu menjaga keseimbangan tubuh, sehingga dapat berfungsi dengan baik dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Apa Itu Obesitas? Ini Bahayanya dan Antisipasinya pada Anak

Kondisi telinga yang kurang baik akan membawa dampak buruk seperti terjadinya gangguan pendengaran. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi kita untuk selalu menjaga agar indera pendengaran kita selalu dalam kondisi sehat.

Bagi sobat yang ingin menjaga agar indera pendengarannya tetap sehat, maka ada baiknya memperhatikan tips-tips berikut ini. Yuk, kita intip ulasan berikut:

  1. Hindari Mendengarkan Volume Suara yang Terlalu Keras

Selain faktor usia, gangguan penyakit, infeksi, ataupun faktor genetik, terdapat faktor lain yang dapat menciptakan gangguan pada indera pendengaran tersebut, seperti kebiasaan mendengarkan sesuatu misalnya musik, maupun acara televisi dengan volume yang terlalu tinggi atau terlalu keras.

Baca juga: Mesum Saat Kuliah Umum, Mahasiswi UIN Suska Riau Dikeluarkan Dari Kampus

Paparan tingkat volume tinggi dalam jangka waktu yang panjang akan menyebabkan keausan pada sel-sel rambut kecil di telinga bagian dalam yang berfungsi untuk mengkonversi suara menjadi sinyal syaraf untuk dikirim ke otak secara bertahap. Dengan kata lain, gangguan pendengaran akibat volume yang tinggi atau keras akan terakumulasi dari waktu ke waktu dan tidak terjadi sekaligus.

Selain itu, hindari berdiri atau duduk terlalu lama di dekat loudspeaker atau tempat-tempat yang mengeluarkan bunyi atau suara terlalu keras.

Baca juga: Tiga Isu Strategis Disnaker Dirumuskan Jadi Enam Program dan 16 Kegiatan

Untuk para orang tua, jangan biarkan anak-anak mendengarkan sesuatu seperti musik dengan menggunakan headphone, dengan volume lebih tinggi dari 60 desibel pada saat mereka tidur.

  1. Hindarilah kebiasaan membersihkan telinga dengan menggunakan benda asing

Tentu saja menjaga kebersihan telinga adalah suatu hal yang penting. Telinga yang kotor dapat menyebabkan terjadinya infeksi yang dapat mengakibatkan rasa sakit serta mengakibatkan timbulnya masalah keseimbangan tubuh. Pada saat telinga terasa gatal, pastinya kita akan berfikir bahwa telinga kita kotor dan buru-buru mengambil sesuatu seperti cotton bud untuk dapat membersihkannya.

Baca juga: Underpass Dewi Sartika Mulai Dibangun, Dishub Sedang Rancang Rekayasa Lalin

Sebenarnya dalam dunia medis hal itu sangatlah dilarang, karena sebenarnya kotoran-kotoran yang menempel di telinga dirancang untuk melindungi telinga kita.  Memasukkan benda-benda asing seperti cotton bud ke dalam telinga akan dapat merusak saluran dan gendang telinga.

Kebersihan telinga yang tidak dijaga, bisa mengakibatkan:

  • Penyebab cacar air
  • Penyebab telinga berdenging terus-menerus
  • Penyebab faringitis
  1. Menggunakan pelindung telinga

Pada saat melakukan perjalanan dengan menggunakan pesawat terbang, kemungkinan besar akan terjadi beberapa gangguan pada telinga yang disebabkan oleh tekanan yang terjadi. Bahkan Kondisi yang lebih serius adalah bisa terjadi perdarahan, timbulnya rasa sakit, maupun terjadinya perforasi gendang telinga.

Baca juga: Asik! Tahun Ajaran Baru, SMPN 2 Bergas Siap Dioperasionalkan

Cara menjaga telinga agar tetap sehat ini terutama pada anak-anak karena, merupakan komunitas yang paling rentan untuk mengalami keadaan tersebut. Untuk mengatasinya, bisa menerapkan beberapa tips berikut ini:

  • Menggunakan alat penyumbat telinga yang dirancang khusus selama terjadi penerbangan.
  • Jangan membiarkan anak-anak tertidur, terutama pada saat pesawat akan melakukan pendaratan.
  • Cobalah untuk menguap, mengunyah, atau menelan sesuatu untuk mengurangi tekanan pada telinga pada saat pesawat akan mendarat.
  1. Melakukan pemeriksaan rutin

Para pakar kesehatan sangatlah menganjurkan agar kita melakukan pemeriksaan rutin kesehatan organ-organ tubuh termasuk telinga, meskipun tidak terjadi gangguan atau masalah. Hal ini akan dapat membantu mendeteksi lebih awal jika terjadi gangguan atau masalah pada kesehatan telinga kita.

Baca juga: 2 Tahun Covid di Indonesia, Kemenkes: Kolaborasi dan Penguatan Layanan Kesehatan Menjadi Hal Penting

Pemeriksaan telinga ini juga bisa mendiagnosa adanya gangguan:

  • Penyebab sakit kepala
  • Penyebab sakit gigi
  • Penyebab lidah terasa pahit
  1. Hindari menggaruk telinga

Pada saat telinga terasa gatal, kita akan mengatasi hal tersebut dengan cara menggaruknya. Baik itu sengaja maupun dilakukan secara refleks. Kebiasaan tersebut akan mengakibatkan dampak buruk, seperti lebih rentan mengalami iritasi.

Baca juga: Pemkab Jepara Gelar Operasi Pasar Sebanyak 8.796 Liter Minyak Goreng

Tips Membersihkan Telinga dengan Aman:

Berikut ini tips membersihkan telinga dengan aman:

  • Untuk membersihkan telinga bagian luar pergunakan lap lembut dan sabun. Pastikan juga untuk mengeringkannya dengan baik agar telinga bagian luar tidak terlalu lembab agar tidak menyebabkan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi telinga.
  • Untuk membersihkan telinga bagian dalam, cobalah untuk menerapkan beberapa tetes minyak zaitun guna melonggarkan kotoran-kotoran yang menempel di dalam telinga secara efektif. Namun jika minyak zaitun tak membantu, cobalah alternatif lain yaitu dengan menerapkan beberapa tetes telinga yang mengandung jenis antibiotik. Lakukan pembersihan telinga bagian dalam dengan menggunakan tetes telinga seminggu sekali.
  • Untuk menghindari membersihkan telinga menggunakan obat tetes yang terlalu sering, sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter untuk dilakukan pemeriksaan dan pembersihan telinga dengan benar.
  • Bagi yang memiliki tindikan di telinga, pastikan untuk selalu membersihkannya dengan menggunakan antiseptik secara teratur. Hal ini akan dapat membantu mencegah infeksi pada tindikan tersebut.
  • Mungkin salah satu di antara sobat sehat adalah orang yang memiliki hobi berenang. Cara menjaga telinga agar tetap sehat jika setelah melakukan kegiatan berenang adalah dengan mencoba untuk mengeringkan telinga baik bagian luar maupun dalam, salah satunya dengan bantuan obat tetes telinga. Selain itu, sebaiknya hindari mandi di kolam renang umum yang kotor, dimana ditempat-tempat yang kotor bakteri sangat mudah berkembang.

Kesehatan organ telinga sangatlah penting untuk dijaga kesehatannya. Dengan menjaga kesehatan telinga, berarti kita akan terbebas dari rasa sakit atau infeksi yang terjadi pada organ tersebut. Selain itu, juga dapat menyelamatkan indera pendengaran dari resiko kerusakan.

Baca juga: Purworejo Terima Kirab Obor Virtual Pesonas 2022

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.