Peduli Bencana Semeru, SD BMD Pandeansari Galang Dana Untuk Korban Erupsi

Penggalangan Dana SD BMD

Peduli Bencana Semeru, SD BMD Pandeansari Galang Dana Untuk Korban Erupsi ~ Headline.co.id (Jogjakarta). Meletusnya gunung Semeru pada Sabtu sore (4/11), membuat beberapa kecamatan di Lumajang terdampak erupsi gunung semeru. Bahkan akibat dari erupsi gunung semeru puluhan rumah warga di Kampung Renteng, Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang, terendam erupsi Gunung Semeru.

Baca juga: Polisi Temukan 2000 Video Siskaeee yang Dibuat Sejak 2017

Read More

Hal tersebut mengundang keprihatinan banyak pihak salah satunya adalah keluarga besar SD Budi Mulia Dua (BMD) Pandeansari. SD BMD Pandeansari melakukan penggalangan dana di lingkungan sekolah.

Penanggung jawab Kegiatan donasi, Nurul Afifah menuturkan bahwa penggalangan dana dilakukan mulai hari Rabu (8/12) hingga Jumat (17/12).

Sekolah dengan kurikulum Islamic Montessori dan Islamic Cambridge, mengajak guru, karyawan, siswa dan orang tua siswa untuk turut peduli dengan erupsi gunung semeru.

Baca juga: Lebih dari 900 Personel Gabungan Lakukan Operasi Penanganan Darurat Paska Erupsi Semeru

Penggalangan hari pertama terkumpul sebesar Rp 4.690.001, dana tersebut terkumpul dari guru dan orang tua baik diberikan secara langsung saat pembagian hampers dan bahan ajar serta melalui transfer.

Afifah mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada semua pihak yang sudah terlibat, khususnya kepada siswa dan wali siswa yang telah berpartisipasi dalam penggalangan dana ini.

Selanjutnya dana yang terkumpul akan diserahkan kepada para korban yang terdampak di Semeru.

“Semoga dana yang terkumpul dapat membantu meringankan beban para korban Gunung Semeru, Lumajang baik dari segi pangan ataupun sandang.” Pungkas Afifah.

Baca juga: Banjir Rob Melanda Sejumlah Kelurahan di Wilayah Kota Medan

Posko yang didirikan oleh BNPB, BPBD, Kementerian dan Lembaga setempat dalam mendukung penanganan korban terdampak erupsi Gunung Semeru
Posko yang didirikan oleh BNPB, BPBD, Kementerian dan Lembaga setempat dalam mendukung penanganan korban terdampak erupsi Gunung Semeru

Diberitakan sebelumnya bahwa Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf. Irwan Subekti menyampaikan bahwa Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) terus melakukan pencarian korban erupsi gunung semeru.

Irwan Subekti yang juga menjadi Komandan Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru menyampaikan korban yang masih dinyatakan hilang berjumlah 22 orang. Upaya pencarian difokuskan di Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh dan wilayah Desa Curah Kobokan. Lebih lanjut dalam operasi pencarian, Irwan mengatakan tim gabungan sangat memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan di lapangan.

Baca juga: Kunjungi Warga Erupsi Gunung Merapi, Jokowi Dengarkan Cerita Para pengungsi

Pada kesempatan itu, posko memprioritaskan pada operasi pencarian dan penanganan warga yang mengungsi. Terkait dengan penambang pasir yang hilang, pihaknya akan memastikan identitas korban yang saat ini masih dalam proses identifikasi. Dari jumlah korban meninggal sebanyak 34 orang, 10 di antaranya belum teridentifikasi.

Irwan juga menyebutkan bahwa warga yang mengungsi berjumlah 4.250 jiwa, yang tersebar pada beberapa titik di Kabupaten Lumajang dan hanya ada 1 titik, masing-masing di Kabupaten Malang dan Blitar.

Baca juga: Aksi Cepat Tanggap Sahabat Ganjar Dalam Memberikan Bantuan Untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.