Pemkot Depok Buka Layanan Konsultasi Asuh Anak dan Aduan Kekerasan, Begini Caranya

Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Annisa Handari menyosialisasika layanan Advokasi dan KIE Program Bangga Kencana Pemkot Depok
Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Annisa Handari menyosialisasika layanan Advokasi dan KIE Program Bangga Kencana Pemkot Depok, di Hotel Bumi Wiyata, Jumat (05/12/21).

Pemkot Depok Buka Layanan Konsultasi Asuh Anak dan Aduan Kekerasan, Begini Caranya ~ Headline.co.id (Depok). Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membuka layanan konsultasi pengasuhan anak dan pengaduan kekerasan dalam keluarga. Layanan tersebut sebagai komitmen Pemkot Depok dalam menciptakan keluarga yang berkualitas serta memutus mata rantai kekerasan pada anak dan perempuan agar tercipta Ketahanan Keluarga.

Baca juga: Siaga Darurat Bencana, Sekda Batang Dorong Relawan Junjung Tinggi Profesionalisme

Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nessi Annisa Handari mengatakan, Pemkot Depok memiliki layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) merupakan layanan konsultasi orang tua dalam mendidik dan mengasuh anak. Pada layanan tersebut sudah disiapkan Psikolog untuk orang tua berkonsultasi, dari permasalahan anak, suami istri, mertua dan permasalahan lainnya.

“Kalau ada orang tua yang bingung anaknya kecanduan gadget dan permasalahan keluarga lainnya dapat berkonsultasi dengan Puspaga. Bisa datang langsung atau lewat telpon di nomor 081394458266,” tutur Nessi , Minggu (05/12/21).

Baca juga: Dinkes Batang: Cegah Varian Omicron dengan Percepatan Vaksinasi Covid-19 dan Perketat Prokes

Nessi menjelaskan, Kota Depok juga memiliki Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Perlindungan Anak dan Perempuan yang merupakan unit untuk melindungi anak dan perempuan dari kekerasan. Pihaknya, meminta peran aktif masyarakat jika mendengar, melihat dan mengalami kekerasan untuk menghubungi nomor telepon 08111186598.

Lanjut Nessi, pada unit ini telah disiapkan psikolog dan bantuan hukum, jika korban ingin meneruskan ke jalur hukum. Selain itu, jika kesulitan datang, maka akan dijemput.

Baca juga: JDIH Award 2021, Pemkab Batang dan Wonosobo Sabet Penghargaan Dari Menkum HAM

“Jika ada ancaman kami juga menyediakan rumah perlindungan. Semua layanan tersebut gratis,” tandasnya.

Baca juga: Presiden Perintahkan Jajaran Gerak Cepat Tangani Dampak Erupsi Gunung Semeru

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *