Headline.co.id, Gorontalo Utara ~ Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo memastikan bahwa seluruh warga terdampak banjir, terutama kelompok rentan, tetap mendapatkan pelayanan kesehatan dan pemenuhan gizi yang memadai selama masa tanggap darurat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Syafiin S. Napu, saat meninjau langsung penanganan pascabencana di Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara, pada Sabtu (30/05/2026).
Syafiin menyatakan bahwa pihaknya telah mengintegrasikan penyaluran logistik dengan pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta pelayanan gizi untuk mengantisipasi penurunan kualitas kesehatan warga. “Kami fokus pada intervensi medis bagi ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak-anak untuk menjaga kondisi fisik mereka di tengah situasi darurat,” ujar Syafiin di lokasi bencana.
Untuk memastikan keberlanjutan penanganan, Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo berkomitmen melakukan penanganan medis secara kolaboratif. Koordinasi terus diperkuat dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara, puskesmas setempat, dan pemangku kepentingan terkait untuk memantau perkembangan situasi secara berkala. “Melalui pemantauan berkelanjutan, kami berharap dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses pemulihan kesehatan pascabencana di Kecamatan Biau,” tambah Syafiin.
Sebagai bagian dari komitmen penanganan darurat, bantuan logistik kesehatan diserahkan secara simbolis di Posko Lokasi Bencana Kecamatan Biau. Bantuan yang disalurkan meliputi susu untuk ibu hamil dan balita, popok, obat-obatan, serta Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) seperti masker. Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Syafiin S. Napu yang mewakili Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, didampingi oleh Administrator Ahli Madya Suliyanti Otto, Ketua Tim Kerja Kesehatan Ibu Saswaty Niati, serta jajaran staf Bidang Kesehatan Masyarakat.




















