Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Hukum

KPK Telusuri Aliran Rp106,3 Miliar dalam Kasus HGB, Nama Nusron Wahid Ikut Didalami

Saddam by Saddam
2 months ago
in Hukum
Reading Time: 6 mins read
402 22
A A
0
KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Usai Empat Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka

KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Usai Empat Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka (Dok Foto Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri aliran uang dalam kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) Summarecon di Kabupaten Bogor setelah menyita uang dan barang bukti dengan nilai keseluruhan sekitar Rp106,3 miliar. Penelusuran dilakukan untuk mengetahui ke mana uang dalam rangkaian perkara tersebut mengalir dan apakah terdapat pihak lain di luar delapan tersangka yang telah ditetapkan. Dalam pengembangan kasus Nusron Wahid KPK, penyidik juga mendalami keterangan terkait Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional tersebut setelah empat orang yang disebut sebagai orang kepercayaannya menjadi tersangka.

Contents

    • 0.1. Polresta Yogyakarta Selidiki Penyerangan Bersenjata Tajam di Tegalrejo, Pemuda 19 Tahun Terluka
    • 0.2. Kasus Tabrak Lari di Banguntapan Bantul Naik Penyidikan, Pengemudi Innova Ditahan dan Dijerat Tiga Pasal
  • 1. KPK Gunakan Metode Follow the Money
  • 2. Aliran Rp300 Juta Juga Masuk Pendalaman
  • 3. KPK Juga Telusuri Siapa yang Memberikan Perintah
  • 4. Nama Nusron Wahid Muncul dalam Pemeriksaan
  • 5. Empat Orang Kepercayaan Nusron Masuk Daftar Tersangka
  • 6. KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid
  • 7. ATR/BPN Hormati Proses Hukum
  • 8. Penyidikan Masih Berpotensi Berkembang

Pendalaman kasus Nusron Wahid KPK dilakukan melalui dua jalur utama, yakni mengikuti aliran uang atau follow the money serta menelusuri alur perintah yang diterima para tersangka. KPK ingin mengetahui apakah rangkaian perkara berhenti pada orang-orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka atau berkembang kepada pihak lain.

You might also like

Ilustrasi dugaan penganiayaan bersenjata tajam di kawasan Tegalrejo, Yogyakarta, yang mengakibatkan seorang pemuda 19 tahun terluka pada bagian dahi.

Polresta Yogyakarta Selidiki Penyerangan Bersenjata Tajam di Tegalrejo, Pemuda 19 Tahun Terluka

1 November 2026
Polres Bantul menetapkan H (41), pengemudi Toyota Innova, sebagai tersangka kasus tabrak lari. Tersangka ditahan dan dijerat tiga pasal UU LLAJ

Kasus Tabrak Lari di Banguntapan Bantul Naik Penyidikan, Pengemudi Innova Ditahan dan Dijerat Tiga Pasal

1 November 2026

Nama Nusron Wahid dalam penyidikan KPK sejauh ini masih berada dalam tahap pendalaman. Hingga Kamis, 17 September 2026, Nusron tidak termasuk dalam delapan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara kemungkinan pemeriksaan terhadap Menteri ATR/BPN tersebut bergantung pada kebutuhan penyidik.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

KPK Gunakan Metode Follow the Money

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik akan mengikuti pergerakan uang untuk mengetahui pihak-pihak yang menerima maupun menguasai dana dalam rangkaian perkara.

“Tentunya nanti akan dilakukan follow the money, kita akan ikuti aliran uang itu ke mana saja,” ujar Budi dalam perkembangan penyidikan yang disampaikan Kamis (17/9/2026).

Penelusuran tersebut dilakukan setelah KPK mengamankan barang bukti elektronik dan uang dengan nilai keseluruhan sekitar Rp106,3 miliar dalam rangkaian operasi tangkap tangan di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

KPK melakukan OTT di wilayah Jabodetabek pada Senin, 14 September 2026. Sebanyak 19 orang sempat diamankan sebelum penyidik menggelar ekspose dan menetapkan delapan orang sebagai tersangka.

Nilai Rp106,3 miliar itu menjadi salah satu bagian penting dari barang bukti yang sedang didalami. Karena itu, penyidik belum berhenti pada pihak yang menguasai uang ketika operasi dilakukan, tetapi juga menelusuri asal, tujuan, serta kemungkinan aliran dana kepada pihak lainnya.

Aliran Rp300 Juta Juga Masuk Pendalaman

Selain barang bukti sekitar Rp106,3 miliar, KPK mendalami dugaan penyerahan uang Rp300 juta dalam rangkaian pengurusan HGB.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo sebelumnya mengatakan penyidik masih mendalami fakta dan alat bukti yang diperoleh untuk mengetahui apakah uang yang teridentifikasi berhenti pada orang-orang yang berperan sebagai perantara, representasi, maupun orang kepercayaan atau diteruskan kepada pihak lainnya.

“Apakah berhenti kepada orang-orang tersebut atau kemudian mengalir kepada pihak-pihak lain,” ujar Budi.

Karena itu, pendekatan follow the money menjadi salah satu instrumen penyidik untuk membangun konstruksi perkara secara lebih lengkap.

Penelusuran tidak hanya ditujukan untuk mengetahui penerima akhir uang. KPK juga berupaya mengidentifikasi hubungan antara pemberian uang, proses pengurusan HGB, serta peran masing-masing pihak dalam perkara.

KPK Juga Telusuri Siapa yang Memberikan Perintah

Selain mengikuti pergerakan uang, KPK mengembangkan perkara dengan menelusuri alur perintah yang diterima para tersangka.

Budi mengatakan penyidik ingin mengetahui apakah terdapat pihak lain yang memberikan instruksi sehingga rangkaian peristiwa yang kini disidik dapat terbentuk.

“Yang kedua, kita juga akan telusuri soal alur perintah, ya, apakah kemudian ada pihak-pihak lain yang memberikan perintah yang kemudian terbangun konstruksi perkara ini,” kata Budi.

Pendalaman alur perintah menjadi relevan setelah empat dari delapan tersangka disebut KPK sebagai orang kepercayaan Nusron Wahid.

Mereka adalah Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, Erwin, dan Muhammad Fakhry.

Keempatnya telah ditahan bersama empat tersangka lain dalam proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengurusan HGB tersebut.

Nama Nusron Wahid Muncul dalam Pemeriksaan

KPK sebelumnya menyatakan nama Nusron Wahid telah disebut dalam rangkaian pemeriksaan yang dilakukan penyidik.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan informasi tersebut masih didalami untuk melihat relevansinya dengan konstruksi perkara.

“Terkait soal NW [Nusron Wahid] sudah disebutkan di pemeriksaan-pemeriksaan. Nah, ini memang sedang didalami oleh tim penyidik dalam proses penyidikan,” ujar Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Taufik menekankan penyidikan baru dimulai. KPK masih membutuhkan tahapan lanjutan untuk menggali keseluruhan fakta karena pemeriksaan dalam rangkaian OTT dilakukan dalam waktu terbatas.

“Nah, nanti apakah bisa berkembang sejauh apa, ya kita akan lihat perkembangan penyidikan seperti apa ke depan. Ini masih baru dimulai untuk Sprindiknya sendiri,” kata Taufik.

Dengan demikian, penyebutan nama Nusron dalam pemeriksaan belum berarti penetapan status hukum terhadap Menteri ATR/BPN tersebut. Perkembangan perkara tetap bergantung pada alat bukti dan hasil penyidikan KPK.

Empat Orang Kepercayaan Nusron Masuk Daftar Tersangka

KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka setelah melakukan OTT kasus dugaan korupsi pengurusan HGB Summarecon.

Empat tersangka yang disebut sebagai orang kepercayaan Nusron adalah Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, Erwin, dan Muhammad Fakhry.

Empat tersangka lainnya ialah Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi, Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Lampri, serta Rizal Pahlevi dari pihak swasta.

Seluruh tersangka telah ditahan untuk kepentingan penyidikan.

KPK masih mengembangkan hubungan antara pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dengan aliran uang maupun rangkaian perintah dalam pengurusan HGB.

KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid

Pemeriksaan terhadap Nusron Wahid juga masih terbuka apabila penyidik menilai keterangannya diperlukan untuk membuat terang perkara.

KPK menyatakan pemanggilan Nusron akan ditentukan berdasarkan kebutuhan penyidikan. Hingga perkembangan terakhir, Nusron belum masuk daftar tersangka yang diumumkan KPK.

Budi Prasetyo mengatakan seluruh pihak diharapkan kooperatif apabila keterangannya dibutuhkan.

Menurut dia, pejabat publik mempunyai tanggung jawab untuk mendukung proses penegakan hukum, termasuk dengan hadir memenuhi panggilan dan memberikan informasi yang dibutuhkan penyidik.

KPK sejauh ini juga belum merencanakan pencegahan terhadap Nusron Wahid untuk bepergian ke luar negeri. Lembaga antirasuah meyakini pihak-pihak yang nantinya dipanggil akan kooperatif dalam proses penyidikan.

ATR/BPN Hormati Proses Hukum

Kementerian ATR/BPN menyatakan menghormati langkah hukum KPK dan siap bersikap kooperatif selama proses penyidikan berlangsung.

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan menegaskan sikap kementerian tersebut setelah sejumlah pejabat dan pihak yang disebut sebagai orang kepercayaan Nusron terjerat perkara.

“Kementerian ATR BPN tentunya menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan juga akan kooperatif terhadap KPK,” ujar Ossy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Ossy juga menyampaikan arahan Nusron agar pelayanan pertanahan dan tata ruang tidak terganggu akibat proses hukum yang berjalan.

“Tugas kami saat ini tentunya di kementerian atas arahan Pak Menteri adalah memastikan pelayanan pertanahan dan tata ruang terus bisa berjalan dengan baik kepada masyarakat,” tutur Ossy.

Internal ATR/BPN juga diminta menindaklanjuti perkembangan perkara yang sedang ditangani KPK.

Penyidikan Masih Berpotensi Berkembang

KPK menegaskan penyidikan kasus dugaan suap HGB tersebut masih berada pada tahap awal. Pengembangan perkara akan dilakukan berdasarkan fakta, keterangan para pihak, dan alat bukti yang dikumpulkan penyidik.

Fokus penyidik kini bukan hanya menentukan siapa yang menerima uang, tetapi juga mengurai dari mana uang berasal, ke mana dana bergerak, serta siapa yang diduga memberikan perintah dalam rangkaian perkara.

Penelusuran terhadap barang bukti bernilai sekitar Rp106,3 miliar, dugaan aliran Rp300 juta, serta hubungan delapan tersangka dengan pihak lain menjadi bagian dari proses tersebut. KPK akan menentukan langkah pemeriksaan berikutnya berdasarkan kebutuhan penyidikan.

Sementara itu, pendalaman terhadap nama Nusron Wahid masih berlangsung dan belum menghasilkan penetapan status hukum terhadap Menteri ATR/BPN tersebut. Karena itu, kesimpulan mengenai keterlibatan setiap pihak tetap menunggu perkembangan penyidikan dan pembuktian hukum KPK.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Follow the MoneyHGBKementerian ATR/BPNKPKOTT

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Ilustrasi dugaan penganiayaan bersenjata tajam di kawasan Tegalrejo, Yogyakarta, yang mengakibatkan seorang pemuda 19 tahun terluka pada bagian dahi.

Polresta Yogyakarta Selidiki Penyerangan Bersenjata Tajam di Tegalrejo, Pemuda 19 Tahun Terluka

by Hendrawan
1 November 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Polresta Yogyakarta tengah menyelidiki kasus dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam yang menimpa seorang pemuda berinisial A (19)...

Polres Bantul menetapkan H (41), pengemudi Toyota Innova, sebagai tersangka kasus tabrak lari. Tersangka ditahan dan dijerat tiga pasal UU LLAJ

Kasus Tabrak Lari di Banguntapan Bantul Naik Penyidikan, Pengemudi Innova Ditahan dan Dijerat Tiga Pasal

by Saddam
1 November 2026
0

Headline.co.id, Bantul ~ Polres Bantul resmi meningkatkan penanganan kasus tabrak lari yang melibatkan pengemudi Toyota Innova ke tahap penyidikan. Pengemudi...

Dikira Lolos Setelah Jual Motor Curian, Dua Pria di Piyungan Bantul Ditangkap Polisi

Motor Curian di Pasar Ngablak Bantul Ditemukan di Bengkel Sleman, Dua Pria Ditangkap

by Saddam
1 November 2026
0

Headline.co.id, Bantul ~ Sepeda motor Honda Vario yang dicuri di kawasan Pasar Ngablak, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, berhasil ditemukan polisi di...

Mentan Puji Respons Cepat Polisi Usai Warga Laporkan Dugaan Penyelewengan Bansos

196 Karung Beras Bansos Diamankan di Cirebon, Polisi Selidiki

by Saddam
1 November 2026
0

Headline.co.id, Cirebon ~ Polisi mengamankan 196 karung beras bantuan pangan dengan total berat sekitar 1,96 ton dari rumah seorang pengepul...

Berhasil Ungkap Tiga Kasus PMI Nonprosedural, Ditreskrimum Polda Kepri Tetapkan Enam Tersangka

Polda Kepri Ungkap Tiga Kasus PMI Nonprosedural, Enam Tersangka

by Saddam
31 October 2026
0

Headline.co.id ~ Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepulauan Riau mengungkap tiga kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan...

Polda Sumut Tahan Ritman Marbun dalam Kasus Dugaan Penistaan Agama

Polda Sumut Tahan Ritman Marbun Terkait Dugaan Penistaan Agama

by Saddam
31 October 2026
0

Headline.co.id, Medan ~ Polda Sumatera Utara menahan kreator konten TikTok Ritman Marbun, berinisial RDLG, terkait kasus dugaan penistaan agama Kristen....

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Kecelakaan KA di Bekasi Timur, PUKIS Desak Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional

Kecelakaan KA di Bekasi Timur, PUKIS Desak Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional

28 April 2026

Hakim Mahkamah Konstitusi Pertanyakan Urgensi Posisi Wakil Menteri

12 February 2020
harga minyak, penguatan dolar AS turut menjadi faktor yang membebani rupiah

Rupiah Indonesia Hari Ini Melemah, Kombinasi Faktor Global dan Domestik Tekan Nilai Tukar

2 September 2026
Indonesia Kembalikan Langkah Strategis Industri Pertahanan Lewat Penandatanganan MoU Quadrilateral “Project Badr” di Doha

MoU Project Badr, Indonesia Gandeng Qatar, Turki, dan Pakistan

22 October 2026
Pemkot Jambi Terapkan Sistem Jemput Sampah dari Rumah, Tutup TPS Liar

Pemkot Jambi Terapkan Sistem Jemput Sampah dari Rumah, Tutup TPS Liar

8 June 2026
PMI Batang Pastikan Ketersediaan Darah Aman dan Siap Distribusi ke Daerah Lain

PMI Batang Pastikan Ketersediaan Darah Aman dan Siap Distribusi ke Daerah Lain

12 November 2025
Kemendikdasmen dan TNI AD Percepat Rehabilitasi Sekolah Pascabencana di Sumatra

Kemendikdasmen dan TNI AD Percepat Rehabilitasi Sekolah Pascabencana di Sumatra

7 March 2026

Artikel Terbaru

Oratmangoen Kembali Starter Di Laga Kontra Isenmulang Kalteng Fc

PERSIB vs Isenmulang Kalteng FC: Oratmangoen Starter

1 November 2026
Persib U20 Harus Puas Bermain Imbang Lagi

Persib U20 Imbang 1-1 Lawan Persis, Dua Pemain Dikartu Merah

1 November 2026
Peralta Dan Menalo Bawa Persib Ungguli Isenmulang Di Babak Pertama

Persib Unggul 3-0 atas Isenmulang di Babak Pertama

1 November 2026
Pondok Ngruki Tegas Desak Wakapolda Jateng Segera Selesaikan Persoalan Penggerebekan Asrama Santriwati dan Kembalikan Barang yang Tidak Terkait Perkara

Pondok Ngruki Desak Polda Jateng Jelaskan Dasar Penyitaan dan Kembalikan Barang Santriwati

1 November 2026
Review Persib Catat Kemenangan Terbesar Musim Ini

Persib Raih Kemenangan Terbesar Musim Ini atas Isenmulang

1 November 2026
Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Mohamad Shidqon Prabowo

GP Ansor Jateng Kecam Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo, Soroti Sikap Aparat Kepolisian

1 November 2026
Runje Puji Kualitas Dan Mentalitas Pemain

Kemenangan 4-0, Runje Puji Kualitas dan Mentalitas PERSIB

1 November 2026

Popular Story

Cegah Pelanggaran dan Kecelakaan, Satlantas Metro Masifkan Imbauan Keselamatan
Peristiwa

Imbauan Keselamatan Satlantas Metro Digencarkan Saat Operasi Patuh

by Eko
1 November 2026
0

Headline.co.id, Metro ~ Satlantas Polres Metro Polda Lampung menggencarkan imbauan keselamatan kepada...

Read moreDetails

Antrean Pertalite di Gorontalo Mulai Landai, Pengawasan Diperketat

Keputusan MSCI Jadi Sorotan, BI Fokus Jaga Stabilitas Rupiah

Polri Ingatkan Warga Bijak Bermedia Sosial

Dua WNA Arab Saudi Ditangkap Usai Tiga WNI Ditusuk di Bali

Polda Jatim Ungkap 4 Kasus, dari Satwa Dilindungi hingga Solar

Mango Carnival Dorong Mangga Probolinggo ke Pasar Lebih Luas

Pengeroyokan Maut Pasar Caringin, Sejumlah Terduga Pelaku Diamankan

Hotspot Internet Boven Digoel Disiapkan untuk Rumah Warga

Polisi Telusuri Asal-usul 561 Botol Miras yang Diamankan di Sleman Selama Oktober 2026

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.