Headline.co.id, Jakarta ~ Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Donny Ermawan Taufanto mewakili Menteri Pertahanan RI menghadiri rapat kerja Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Rapat tersebut membahas penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan TNI Tahun Anggaran 2027. Pembahasan dipimpin Ketua Komisi I DPR RI Drs. Utut Adianto sebagai bagian dari agenda pembahasan dukungan anggaran untuk pelaksanaan tugas pertahanan negara.
Penyesuaian RKA Kemhan dan TNI 2027 menjadi pokok pembahasan dalam pertemuan yang dihadiri jajaran Kemhan dan TNI tersebut. Dalam rapat, Wamenhan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh anggota Komisi I DPR RI atas dukungan yang diberikan kepada Kemhan dan TNI.
Dukungan tersebut berkaitan dengan tambahan anggaran untuk mendukung pelaksanaan tugas pertahanan negara. Anggaran itu dinilai strategis, terutama untuk program penguatan dan modernisasi alat utama sistem senjata (Alutsista), non-Alutsista, serta sarana dan prasarana pertahanan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Penyesuaian RKA Kemhan dan TNI 2027 Dukung Modernisasi Pertahanan
Pembahasan penyesuaian RKA Kemhan dan TNI 2027 diarahkan untuk mendukung kebutuhan pelaksanaan tugas pertahanan dan pembangunan kekuatan pertahanan negara. Dalam bahan rapat tersebut, tambahan anggaran disebut memiliki peran strategis bagi penguatan kemampuan pertahanan.
Penguatan dan modernisasi Alutsista menjadi salah satu fokus penggunaan dukungan anggaran. Selain itu, anggaran juga ditujukan untuk kebutuhan non-Alutsista serta sarana dan prasarana pertahanan.
Wamenhan menyampaikan apresiasi kepada Komisi I DPR RI atas dukungan terhadap Kemhan dan TNI. Dukungan dari pimpinan dan seluruh anggota komisi menjadi bagian penting dalam pembahasan anggaran pertahanan untuk Tahun Anggaran 2027.
Kemhan dan TNI Tekankan Pengelolaan Anggaran Akuntabel
Kemhan dan TNI berkomitmen melaksanakan pengelolaan serta penggunaan anggaran secara optimal, efektif, dan akuntabel. Komitmen tersebut disampaikan untuk memastikan anggaran dapat mendukung pelaksanaan tugas dan pembangunan kekuatan pertahanan negara.
Pengelolaan anggaran secara optimal menjadi bagian dari pelaksanaan dukungan terhadap kebutuhan pertahanan. Sementara itu, efektivitas dan akuntabilitas ditekankan dalam penggunaan anggaran yang berkaitan dengan Alutsista, non-Alutsista, serta sarana dan prasarana pertahanan.
Komitmen tersebut melengkapi pembahasan penyesuaian RKA Kemhan dan TNI dalam rapat kerja Komisi I DPR RI. Dengan demikian, dukungan anggaran yang dibahas diarahkan untuk menunjang pelaksanaan tugas pertahanan negara sekaligus pembangunan kekuatan pertahanan.
Jajaran Kemhan dan TNI Hadiri Rapat
Rapat kerja Komisi I DPR RI tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dari Kemhan dan TNI. Mereka di antaranya Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Sekretaris Jenderal Kemhan, dan Inspektur Jenderal Kemhan.
Selain itu, hadir pula Kabaharwathan Kemhan, Kabacadnas Kemhan, dan Irjenal. Kehadiran jajaran tersebut mendampingi pembahasan penyesuaian RKA Kemhan dan TNI Tahun Anggaran 2027.
Rapat berlangsung di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta, pada Rabu (16/9/2026), dengan Ketua Komisi I DPR RI Drs. Utut Adianto sebagai pimpinan rapat. Wamenhan Donny Ermawan Taufanto hadir mewakili Menteri Pertahanan RI dalam agenda tersebut. (Biro Infohan Setjen Kemhan)


















