Headline.co.id, Jogja ~ Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) menerima penghargaan dari Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai Mitra Pendamping Koperasi. Penghargaan ini diberikan dalam acara Gebyar Koperasi 2026 yang berlangsung pada Rabu, 22 Juli di Yogyakarta. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi UGM dalam memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kapasitas koperasi di wilayah DIY.
Dr. Djoko Santosa, S.Si., M.Si., Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat DPkM UGM, menyatakan bahwa penghargaan ini mencerminkan kepercayaan pemerintah terhadap peran UGM dalam mendampingi koperasi. Menurutnya, UGM tidak hanya berperan sebagai pendamping, tetapi juga membantu koperasi menemukan peluang pengembangan melalui inovasi dan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi. “Penghargaan ini adalah pengakuan atas kepercayaan pemerintah dan masyarakat terhadap UGM. Kami membuka peluang peningkatan kapasitas koperasi, baik dalam bentuk inovasi maupun ruang untuk menjawab tantangan perkoperasian itu sendiri,” ujarnya pada Kamis, 30 Juli.
Pendampingan yang dilakukan UGM berbeda dengan pelatihan umum karena menggunakan skema yang dimulai dari identifikasi masalah spesifik setiap koperasi. Pendekatan ini memungkinkan solusi yang lebih tepat sasaran dan mendorong koperasi untuk berkembang secara kolektif. Djoko menambahkan, “Skema pendampingan ini sangat efektif agar koperasi-koperasi ini merasa maju bersama-sama, berdaya bersama-sama, tidak sendiri-sendiri, tidak saling kanibal, tetapi bersama-sama memajukan koperasi menjadi koperasi yang berdaya.”
Sebelum pendampingan dimulai, tim UGM mengidentifikasi lima masalah utama yang dihadapi koperasi, yaitu kualitas sumber daya manusia pengurus, tata kelola organisasi, pemasaran, penerapan teknologi tepat guna, serta inovasi dan digitalisasi usaha. Berdasarkan pemetaan ini, UGM melibatkan dosen dari berbagai disiplin ilmu untuk memberikan pendampingan langsung di lokasi koperasi. Djoko menjelaskan bahwa program pendampingan saat ini berlangsung selama tiga bulan, dan ke depan UGM berencana melibatkan mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) untuk mendampingi koperasi secara lebih intensif dan berkelanjutan.




















