Headline.co.id, Ende ~ Program Kasih Polda NTT digelar Satbinmas Polres Ende dengan menyambangi warga pesisir Mautapaga Bawah, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 12.30 WITA. Kegiatan tersebut dilakukan untuk menyerap aspirasi warga RT 28/RW 14 setelah gempa Flores terkini. Dialog itu membahas kebutuhan bantuan, layanan kesehatan, serta pemulihan mata pencaharian warga selama masa pascabencana.
Melalui Program Kasih Polda NTT, personel Satbinmas Polres Ende membuka ruang komunikasi langsung dengan warga terdampak. Pertemuan tersebut menjadi upaya memetakan persoalan yang dihadapi masyarakat pesisir dan memperkuat koordinasi penanganan bencana di lapangan.
Warga Minta Bantuan Menjangkau Kawasan Pesisir
Dalam dialog itu, warga meminta distribusi bantuan tanggap darurat dapat menjangkau kawasan pesisir secara langsung dan merata hingga tingkat rukun tetangga. Menurut warga, bantuan yang diterima di wilayah pesisir belum optimal sehingga kebutuhan dasar masih menjadi persoalan selama proses pemulihan berlangsung.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Warga juga menyampaikan persoalan ekonomi yang muncul setelah gempa. Aktivitas ekonomi disebut mengalami kelumpuhan karena pembeli batu kerikil berkurang sejak gempa melanda wilayah setempat.
Selain itu, nelayan lokal belum berani melaut. Trauma terhadap gempa masih memengaruhi keberanian mereka untuk kembali mencari penghasilan. Karena itu, warga berharap pemulihan tidak hanya berfokus pada bantuan, tetapi juga mendorong kembalinya aktivitas mata pencaharian.
Layanan Kesehatan dan Obat-obatan Jadi Aspirasi
Warga pesisir Mautapaga Bawah turut meminta layanan kesehatan rutin dan ketersediaan obat-obatan. Layanan tersebut dinilai diperlukan untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat secara berkala selama masa pascabencana.
Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata mengatakan, seluruh aspirasi warga akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera ditindaklanjuti.
“Kepolisian tidak hanya memantau keamanan, tetapi turut mengawal kebutuhan masyarakat selama proses pemulihan pascagempa Flores tersebut,” tuturnya, dilansir dari rri.
Menurut Yudhi, langkah tersebut diarahkan agar bantuan dapat tiba dengan cepat, tepat sasaran, dan menjangkau warga yang membutuhkan.
Dialog Menjadi Dasar Koordinasi Lanjutan
Satbinmas Polres Ende menempatkan dialog warga sebagai pijakan untuk menentukan kebutuhan masyarakat di wilayah pesisir. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa persoalan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan logistik, tetapi juga menyangkut layanan kesehatan dan keberlangsungan penghidupan warga.
Warga kini menunggu tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan, terutama terkait distribusi bantuan, pelayanan kesehatan, dan pemulihan ekonomi. Polri memastikan komunikasi dengan masyarakat terus dibuka agar perkembangan kebutuhan serta penanganan di wilayah pesisir dapat dipantau bersama.
Program Kasih Polda NTT menjadi pendekatan kepolisian untuk mendekatkan layanan kepada warga terdampak bencana secara langsung. Hasil pertemuan di Mautapaga Bawah akan menjadi bahan koordinasi lanjutan dalam menentukan dukungan yang paling mendesak bagi masyarakat pesisir setempat.
Pemulihan pascagempa di Ende masih membutuhkan kerja bersama agar bantuan, layanan publik, dan penghidupan warga dapat kembali berjalan normal.
















