Headline.co.id, Bangunan ~
Polisi memeriksa dua pria terkait temuan benda yang diduga bom rakitan di sebuah bangunan kosong di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (11/09/2026). Benda mencurigakan itu ditemukan di bangunan kosong yang dikenal warga dengan sebutan Engsun, Kampung Sumelap RT 01/05, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang. Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap asal-usul benda tersebut serta kemungkinan keterkaitan kedua pria dengan penyimpanannya. Penyidik mendalami kasus itu setelah Tim Jibom Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jabar melakukan tindakan disruptor pada Kamis (10/09/2026) malam.
Polisi Periksa Dua Pria
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Januar Rangga Fardhela mengatakan, dua pria telah diperiksa dalam penanganan kasus benda diduga bom di Tasikmalaya. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari proses penyelidikan dan penyidikan yang masih berjalan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Dua pria sudah kami periksa untuk selanjutnya dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan,” ucap AKP Januar.
Polisi belum mengungkap identitas kedua pria yang diperiksa. Keduanya dimintai keterangan untuk membantu penyidik menelusuri fakta di balik temuan benda mencurigakan tersebut.
Pemeriksaan juga diarahkan untuk mengetahui asal-usul benda yang diduga bom rakitan itu. Selain itu, polisi mendalami kemungkinan adanya keterlibatan kedua pria dalam penyimpanan benda tersebut di bangunan kosong.
Benda Diduga Bom Ditemukan di Bangunan Kosong
Temuan benda diduga bom itu berada di sebuah bangunan kosong yang disebut warga dengan nama Engsun. Lokasi tersebut berada di Kampung Sumelap RT 01/05, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Informasi mengenai temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh kepolisian. Penanganan dilakukan dengan melibatkan Tim Jibom Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jabar bersama jajaran Polres Tasikmalaya Kota.
Polisi melakukan tindakan disruptor terhadap benda diduga bom pada Kamis (10/09/2026) malam. Tindakan itu dilakukan oleh Tim Jibom Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jabar di lokasi penemuan.
AKP Januar membenarkan tindakan disruptor tersebut. “Iya semalam sudah dilakukan disruptor oleh tim Jibom dengan didampingi jajaran Polres Tasikmalaya Kota,” ungkapnya.
Garis Polisi Masih Dipasang
Selain melakukan tindakan disruptor, polisi masih memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan benda diduga bom di Tasikmalaya. Pemasangan garis polisi dilakukan untuk mendukung kepentingan penyelidikan.
Area bangunan kosong tersebut tetap menjadi bagian dari penanganan perkara. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap rangkaian peristiwa yang berkaitan dengan temuan benda mencurigakan itu.
Hingga kini, polisi belum menyampaikan identitas dua pria yang telah diperiksa. Keterangan mengenai hubungan keduanya dengan benda diduga bom juga masih menunggu hasil penyelidikan dan penyidikan.
Polisi berupaya memastikan fakta terkait benda tersebut, termasuk asal-usul dan kemungkinan keterlibatan pihak tertentu dalam penyimpanannya. Pendalaman dilakukan untuk mengungkap rangkaian peristiwa di balik temuan benda yang diduga bom rakitan itu.
Kasus temuan benda diduga bom di Kota Tasikmalaya masih dalam proses penanganan Polres Tasikmalaya Kota. Polisi belum mengungkap hasil akhir pemeriksaan terhadap dua pria tersebut.

















