Headline.co.id, Batam ~
Wali Kota Batam Amsakar Achmad meminta Gerakan Masyarakat Peduli Pesisir (GMPP) menjadi jembatan masyarakat pesisir dan pemerintah. Harapan itu disampaikan saat menghadiri Pengukuhan Pengurus GMPP Kota Batam di Golden View Hotel, Bengkong, Sabtu (12/9/2026). Amsakar menilai peran tersebut penting karena Batam merupakan daerah maritim dengan wilayah pesisir yang luas dan pembangunan daerah terus berlangsung.
Menurut Amsakar, GMPP dapat membantu menyerap aspirasi, mengidentifikasi persoalan, serta mendorong penyelesaian masalah yang dihadapi masyarakat pesisir. Keterlibatan organisasi yang memahami kondisi lapangan dinilai dapat memperkuat komunikasi masyarakat dan pemerintah.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pembangunan Batam Perlu Libatkan Masyarakat
Amsakar mengatakan berbagai persoalan masyarakat pesisir membutuhkan perhatian dan penanganan secara bersama. Pembangunan Batam, kata dia, harus tetap berjalan dengan memperhatikan masyarakat yang kehidupannya bersentuhan langsung dengan aktivitas pembangunan.
Ia menegaskan pemerintah tidak dapat menentukan dan menjalankan kebijakan secara sendiri. Masyarakat perlu dilibatkan agar pembangunan memberikan manfaat yang lebih luas sekaligus meminimalkan berbagai dampak yang mungkin muncul.
“Pemerintah tidak bisa bekerja atas maunya pemerintah saja, tetapi mesti ada penglibatan dan keikutsertaan masyarakat di dalamnya,” ujar Amsakar.
Menurut dia, setiap pembangunan memiliki konsekuensi yang harus dikelola secara bijaksana. Masyarakat yang terdampak perlu mendapat perhatian dan dilibatkan untuk mencari solusi terbaik.
Amsakar menjelaskan, masyarakat pesisir yang dimaksud tidak hanya nelayan. Kelompok itu juga mencakup petani dan masyarakat tempatan yang memiliki ketergantungan terhadap ruang hidup serta sumber daya di wilayah pesisir.
“Mau dia bernama nelayan, mau dia bernama petani, mau dia bernama masyarakat tempatan, bagaimana konsekuensi itu diminimalisir, bagaimana agar konsekuensi itu dibantu mencari jalan terbaiknya,” tuturnya.
GMPP Diharapkan Hadir di Tengah Masyarakat
Dalam konteks tersebut, Amsakar berharap GMPP tidak hanya menjadi organisasi yang menghimpun masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap wilayah pesisir. GMPP diharapkan hadir langsung di tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi dan memetakan persoalan.
Organisasi itu juga diharapkan ikut mendorong penyelesaian berbagai masalah masyarakat pesisir. Dengan memahami kondisi di lapangan, GMPP dapat menyampaikan persoalan secara konstruktif kepada pemerintah dan membantu mencarikan solusi melalui kolaborasi.
Peran tersebut dinilai relevan di tengah pembangunan Batam yang terus berkembang. Pemerintah dan masyarakat perlu bekerja bersama agar dampak pembangunan dapat dikelola, sementara kepentingan masyarakat pesisir tetap mendapat perhatian.
GMPP Soroti Persoalan Kawasan Pesisir
Ketua GMPP Provinsi Kepulauan Riau Edi Sofyan mengatakan GMPP lahir dari kepedulian terhadap berbagai persoalan yang terjadi di kawasan pesisir dan laut.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian GMPP adalah isu eksploitasi laut di Tanjungpinang. Edi menilai masalah pesisir tidak dapat dilihat hanya dari satu sisi karena berkaitan dengan lingkungan, ekonomi, sosial, serta keberlangsungan mata pencaharian masyarakat.
“Batam sebagai daerah kepulauan dengan aktivitas ekonomi yang berkembang pesat memiliki masyarakat pesisir yang kehidupannya sangat erat dengan laut. Kondisi ini membuat keberadaan GMPP diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat pesisir,” kata Edi.
Selain mendorong penyelesaian persoalan, GMPP akan mengambil peran dalam mengadvokasi hak-hak masyarakat pesisir. Langkah itu dinilai penting agar masyarakat tetap memiliki ruang untuk menjalankan aktivitas ekonomi dan memperoleh perlindungan di tengah berbagai perubahan akibat pembangunan.
GMPP Buka Kerja Sama dengan Pemerintah
Edi mengatakan GMPP terbuka untuk membangun kerja sama dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi itu akan diarahkan pada pemberdayaan masyarakat pesisir, termasuk penguatan sektor ekonomi.
Melalui kerja sama tersebut, masyarakat pesisir diharapkan dapat berkembang dan memiliki kemandirian secara berkelanjutan. Peran GMPP sebagai penghubung masyarakat dan pemerintah diharapkan dapat memperkuat upaya penyelesaian persoalan pesisir di Batam.


















