Headline.co.id, Surabaya — Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, PLATO Foundation bersama Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya menyelenggarakan talkshow bertema “Wani Bangkit, Wani Pulih, Wani Merdeka dari Jeratan Narkoba” di Surabaya. Kegiatan ini mengajak para pejuang pemulihan untuk berani membangun kembali kehidupan yang sehat dan produktif.
Direktur PLATO Foundation, Dita Amalia, menekankan pentingnya menghindari narkoba yang dapat memberikan kesenangan sesaat tetapi berdampak serius pada kehidupan. Ia mendorong para peserta untuk terus memperkuat diri setelah rehabilitasi. “Proses pulih dapat dimulai dengan menyayangi dan menghargai diri sendiri,” ujar Dita.
Putri Damayanti dari BNNK Surabaya menjelaskan bahwa dampak dari penyalahgunaan narkoba bisa merusak kesehatan fisik, fungsi otak, dan hubungan sosial. Dukungan dari lingkungan dan keluarga dianggap penting dalam membantu proses pemulihan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sementara itu, Riya Damayanti dari PLATO Foundation menyoroti pentingnya keberanian menolak narkoba bagi pejuang pemulihan. “Penyalahgunaan narkoba bisa memicu masalah sosial seperti pengucilan dan konflik keluarga,” jelas Riya.
Usai talkshow, penampilan kreatif dari para Pejuang Pemulihan dipersembahkan untuk menunjukkan bahwa setiap orang yang berjuang dari penyalahgunaan narkoba berhak mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Pesan yang disampaikan mengajak masyarakat untuk tidak memberikan stigma pada mereka yang pernah tergantung narkoba, melainkan menciptakan lingkungan positif yang mendukung pemulihan.
Dengan semangat kemerdekaan, kegiatan ini menjadi wujud keberanian membebaskan diri dari jeratan narkoba, diiringi peran penting rehabilitasi dan dukungan sosial.
















