Highlight Berita:
Headline.co.id, Bandar Lampung ~ Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya membuka perjalanan kedua tim di BRI Super League 2026/2027 dengan membawa modal dan ambisi yang berbeda. Pertandingan di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, Sabtu, 5 September 2026 pukul 15.30 WIB, mempertemukan Bhayangkara yang memburu poin penuh di kandang dengan Persebaya yang datang setelah menjalani rangkaian persiapan positif. Laga tersebut dijadwalkan dapat disaksikan melalui Indosiar dan Vidio.
Persebaya memasuki pertandingan pertama liga setelah menjuarai Piala Presiden 2026. Dalam turnamen pramusim tersebut, Bajul Ijo mampu melewati sejumlah lawan, termasuk Persija Jakarta dan Persib Bandung, dalam perjalanan menuju gelar juara.
Namun, status juara pramusim tidak membuat pelatih Persebaya Bernardo Tavares menganggap laga melawan Bhayangkara sebagai pertandingan mudah. Tuan rumah justru memiliki catatan yang dapat menjadi peringatan bagi Persebaya setelah pada musim lalu mampu menahan Bajul Ijo 1-1 di Lampung dan menang 2-1 ketika bertandang ke markas Persebaya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Persebaya Membawa Modal Positif ke Lampung
Selain gelar Piala Presiden 2026, Persebaya memiliki rangkaian hasil pertandingan yang menunjukkan konsistensi menjelang kompetisi. Dalam daftar lima laga terakhir yang tersedia, Persebaya mencatat kemenangan 1-0 atas Penang FC pada 15 Agustus 2026, kemudian menang melalui adu penalti atas Persib Bandung setelah skor 1-1 pada 6 Agustus 2026.
Sebelumnya, Persebaya mengalahkan Arema FC 1-0, Port FC 2-1, dan PSMS Medan 1-0. Persiapan mereka juga mencakup laga uji coba serta pemusatan latihan di Thailand.
Modal tersebut membuat laga Bhayangkara FC vs Persebaya menjadi kesempatan bagi Bajul Ijo untuk membawa performa pramusim ke pertandingan kompetitif. Meski demikian, Tavares menegaskan bahwa kekuatan Bhayangkara menuntut persiapan serius.
“Mereka tidak kehilangan pemain kunci. Pemain terbaik mereka tetap bertahan di Bhayangkara FC. Mereka juga mendatangkan pemain bagus yang sudah berpengalaman di Super League, serta pemain asing dengan pengalaman. Artinya, kita perlu melakukan persiapan yang matang,” kata Tavares.
Bhayangkara FC Tidak Ingin Kehilangan Momentum di Kandang
Di kubu Bhayangkara, laga kandang pertama menjadi kesempatan untuk langsung mengamankan poin pada pekan pembuka BRI Super League. The Guardians bertekad tampil lebih kompetitif setelah musim sebelumnya finis di posisi kelima.
Pelatih Oscar Bruzon yang menangani Bhayangkara menggantikan Paul Munster menilai skuadnya memiliki potensi untuk bersaing. Ia menyatakan pemain lama maupun pemain baru telah berada dalam kondisi siap menghadapi kompetisi.
“Saya melihat potensi tim ini cukup baik dan kami siap menghadapi BRI Super League 2026/2027. Saya melihat semua pemain telah siap, termasuk pemain baru,” tutur Bruzon.
Bruzon juga mengakui kualitas lawan yang akan dihadapi. Menurut dia, Persebaya merupakan tim matang yang mengharuskan Bhayangkara tampil baik di berbagai aspek.
“Persebaya adalah tim yang dewasa. Kami harus tampil bagus menghadapi lawan di segala sektor dan aspek. Kita berharap besok dapat meraih poin penuh,” ujarnya.
Lima Pertemuan Terakhir Bhayangkara FC vs Persebaya
Jika mengacu pada lima pertemuan terakhir, Persebaya mempunyai keunggulan secara keseluruhan dengan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Namun, hasil dua pertemuan paling baru memperlihatkan Bhayangkara mampu memberi kesulitan besar kepada Bajul Ijo.
Pertemuan terakhir berlangsung pada 14 Februari 2026 ketika Bhayangkara menang 2-1 atas Persebaya. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 pada 28 November 2025.
Tiga laga terdahulu dimenangi Persebaya. Bajul Ijo menang 1-0 pada 4 Februari 2024, lalu menang 2-1 dalam laga 8 Agustus 2023 dan kembali mencatat skor 2-1 pada 23 Januari 2023.
Rangkaian tersebut memperlihatkan bahwa meskipun Persebaya unggul secara agregat dalam lima pertemuan terakhir, Bhayangkara belum terkalahkan dalam dua pertemuan paling anyar yang tercantum dalam bahan.
Tavares Soroti Cuaca Panas dan Kualitas Lapangan
Persebaya juga mempersiapkan diri menghadapi faktor nonteknis yang dapat memengaruhi jalannya pertandingan. Tavares secara khusus menyoroti suhu udara di Lampung dan mencoba menyesuaikan jadwal latihan agar pemain lebih siap menghadapi kemungkinan cuaca panas.
“Kami mencoba beradaptasi dengan ini. Persiapan kami adalah mencoba berlatih lebih awal karena kami tahu cuacanya mungkin akan panas,” kata Tavares.
Selain adaptasi fisik, Persebaya mempersiapkan organisasi permainan secara menyeluruh. “Kami menyiapkan apa yang biasa kami lakukan organisasi ofensif, organisasi defensif, transisi, serta set piece,” lanjutnya.
Kondisi Stadion PKOR Sumpah Pemuda juga mendapat perhatian. Seusai meninjau lapangan, Tavares menilai kualitas rumput mengalami peningkatan dibandingkan musim lalu.
“Bolanya tidak terlalu memantul, meskipun di beberapa bagian masih ada yang tidak rata,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kondisi lapangan saat ini dinilai lebih baik dan memungkinkan permainan sepak bola yang lebih bagus.
Duel Perdana Menjadi Ujian Ambisi Kedua Tim
Dalam susunan pemain yang telah dirilis, Bhayangkara mempercayakan Awan Setho Raharjo sebagai penjaga gawang dengan Moussa Sidibe sebagai kapten. Jefferson Brenes, Kevin Sibille, Milan Ristovski, serta Matias Ocampo juga masuk dalam sebelas pemain utama.
Persebaya menurunkan Ernando Ari Sutaryadi di bawah mistar. Francisco Rivera memegang ban kapten dan didukung Rachmat Irianto, Malik Risaldi, Miguel Pereira, Yann Mabella, Yuran Fernandes, Risto Mitrevski, Jefferson Silva, Arief Catur Pamungkas, serta Walter Mota.
Dengan modal juara pramusim di kubu Persebaya dan ambisi Bhayangkara memaksimalkan laga kandang, hasil Bhayangkara FC vs Persebaya menjadi tolok ukur pertama bagi kedua tim dalam mengejar posisi terbaik di BRI Super League 2026/2027.



















