Highlight Berita:
Headline.co.id, Kediri ~ Persik vs Dewa United pada pekan pertama BRI Super League 2026/2027 menghadirkan ujian besar bagi Macan Putih di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu, 5 September 2026 pukul 15.30 WIB. Persik harus menghadapi Dewa United yang datang dengan materi pemain berkualitas, tetapi pelatih Marcos Reina menegaskan timnya tidak akan gentar dan telah mempersiapkan mental pemain untuk menjaga harga diri di kandang sendiri. Di sisi lain, Dewa United membawa 23 pemain setelah menjalani masa persiapan selama 45 hari dan enam pertandingan uji coba. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi panggung awal bagi Marcos Reina dan Osmar Loss untuk membuktikan hasil pembangunan tim mereka pada pertandingan resmi.
Duel ini menarik karena kedua kubu membawa cerita berbeda. Persik ingin menjadikan atmosfer Brawijaya sebagai kekuatan, sedangkan Dewa United datang dengan kepercayaan diri setelah melewati masa persiapan panjang.
Bagi Macan Putih, menghadapi lawan dengan deretan pemain berkualitas bukan hanya soal strategi. Marcos juga menempatkan aspek mental sebagai bagian penting sebelum pemain memasuki lapangan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Persik Membawa Misi Menjaga Harga Diri di Brawijaya
Status sebagai tuan rumah membuat Persik memiliki kepentingan besar untuk tampil maksimal sejak pekan pertama. Marcos Reina tidak ingin mengambil risiko berlebihan dalam menyusun tim karena pertandingan di depan publik sendiri berkaitan dengan reputasi dan kepercayaan diri untuk mengawali musim.
Persik telah menjalani rangkaian latihan dan pramusim sebagai bagian dari pembentukan cara bermain. Namun, masuknya sejumlah pemain baru membuat proses penyatuan karakter pemain masih menjadi pekerjaan yang harus terus dilakukan.
“Kita punya cara dan gaya bermain yang sudah kita rancang di latihan dan pramusim lalu. Tapi kita memiliki banyak pemain baru untuk variasi model permainan itu. Jadi untuk menjalankan game plan itu, kita harus beradaptasi dengan kualitas pemain yang kita punya. Dan, besok akan menjadi semacam pembuktian tentang proses adaptasi itu,” kata Marcos Reina.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa laga Persik vs Dewa United akan menjadi tolok ukur awal terhadap kemampuan Macan Putih menjalankan konsep yang telah dilatih, bukan sekadar mengejar hasil tanpa pola permainan yang jelas.
Marcos Reina Bangun Mental Pemain Persik
Nama-nama berkualitas dalam skuad Dewa United menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi lini demi lini Persik. Namun Marcos tidak ingin reputasi tim tamu membuat pemainnya kehilangan keberanian.
“Kita tahu Dewa United tim kuat dengan nilai pemain tinggi. Tapi kita sudah siapkan mental pemain agar tak takut dengan mereka,” katanya.
Marcos juga menegaskan keyakinannya terhadap kemampuan pemain Persik meskipun Dewa United memiliki rekam jejak sebagai tim yang mampu bersaing di papan atas pada musim sebelumnya.
“Dewa United tim bagus dengan materi pemain berkualitas. Musim lalu, mereka berada di papan atas klasemen. Tapi kita tak takut dengan semua kekuatan yang dimiliki Dewa United. Karena saya yakin dengan pemain di tim Persik Kediri,” tuturnya.
Persik berencana lebih dahulu menjalankan identitas permainan sendiri. Meskipun demikian, perubahan strategi Dewa United tetap harus dibaca sepanjang pertandingan.
“Kita akan lihat besok bagaimana para pemain melakukannya. Makanya kita harus fokus pada diri sendiri dulu. Tapi kita juga tetap harus membaca bagaimana permainan Dewa United nanti,” ujar Marcos.
Dewa United Datang dengan Persiapan 45 Hari
Dewa United tidak datang ke Kediri tanpa modal. Osmar Loss memiliki waktu sekitar satu setengah bulan untuk mempersiapkan tim sebelum kompetisi dimulai.
Dalam periode tersebut, Dewa United menjalani enam pertandingan uji coba. Masa pramusim dimanfaatkan untuk melatih fisik, mematangkan strategi, serta menanamkan ide permainan yang ingin digunakan selama kompetisi.
“Persiapan tim benar-benar luar biasa. Kami memiliki waktu kerja selama 45 hari dan sempat melakoni enam pertandingan uji coba. Kami bisa berbagi serta mentransfer ide bermain kepada para pemain, dan saya pikir saat ini mereka sudah sangat nyaman untuk berlaga di pertandingan resmi,” ujar Osmar.
Untuk laga di Stadion Brawijaya, Osmar membawa 23 pemain. Seluruh pemain tersebut disebut telah mengikuti rangkaian latihan penuh selama masa persiapan.
“Kami membawa 23 pemain yang sepenuhnya siap bertanding esok hari. Ini adalah hal terpenting, memulai kompetisi dengan para pemain yang telah menjalani latihan penuh sepanjang pramusim,” katanya.
Brawijaya Jadi Panggung Pembuktian Dua Proyek Baru
Laga Persik vs Dewa United juga mempertemukan dua pelatih yang sedang membangun pendekatan permainan masing-masing. Marcos berusaha menyatukan banyak pemain baru ke dalam kerangka permainan Persik, sedangkan Osmar membawa filosofi baru ke Dewa United.
Pelatih Dewa United asal Brasil tersebut menilai masa persiapan panjang menjadi periode penting untuk membangun fondasi permainan. “Ini sebuah kehormatan bisa berada di sini. Persiapan kami berjalan cukup baik. Kami memiliki waktu yang panjang untuk berlatih. Ini merupakan periode yang penting untuk menyusun strategi dan membangun filosofi permainan. Kami sangat antusias untuk memulai liga besok,” ujarnya.
Osmar tidak ingin membangun Dewa United hanya berdasarkan hasil pertandingan. Menurutnya, cara tim menerapkan filosofi yang telah disiapkan juga menjadi tolok ukur penting.
“Bagi kami, yang terpenting adalah membangun dan menerapkan filosofi permainan yang sudah kami siapkan. Jika kami bisa bermain dengan performa yang baik, tentu kami juga bisa meraih hal-hal besar di sini,” lanjutnya.
Sementara Marcos menyebut kondisi pemain Persik telah mencapai tahap yang diharapkan menjelang pertandingan. “Kita sudah lakukan persiapan matang. Setiap hari ada peningkatan baik fisik maupun pemahaman taktik. Jadi, minggu ini merupakan kondisi puncak para pemain. Kita sangat siap untuk menghadapi Dewa United besok,” jelasnya.
Live Persik vs Dewa United di Vidio
Jadwal Persik vs Dewa United pada pekan pertama BRI Super League 2026/2027 berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu, 5 September 2026 pukul 15.30 WIB. Pertandingan dapat disaksikan melalui live streaming Vidio berdasarkan informasi yang tercantum dalam bahan.
Persik menurunkan Husna Al Malik di bawah mistar dengan Kiko, Jungeong Park, Althaf Indie dan Marcelo di sektor pertahanan. Imanol Garcia, Bayu Otto dan Eduardo Barbosa mengisi lini tengah, sedangkan Jose Enrique didukung Zanadin Fariz serta Ernesto Gomez.
Dewa United memainkan Sonny Stevens sebagai penjaga gawang dengan Nick Kuipers, Myeong-seok Ko, Ady Setiawan, Alta Ballah, Jean Mangabeira, Ivar Jenner, Messidoro, Denilson Jr, Struick dan Carlos Jury.
Komposisi tersebut membuat pertandingan pembuka di Brawijaya menjadi lebih dari sekadar laga pertama musim baru. Persik membawa misi mempertahankan kebanggaan di kandang, sementara Dewa United ingin membuktikan bahwa persiapan panjang mereka dapat langsung diterjemahkan menjadi performa kompetitif.





















