Headline.co.id, Gianyar ~ Pertandingan pembuka BRI Super League 2026/2027 Bali United FC dan PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Jumat (4/9/2026), menandai lebih dari sekadar dimulainya kembali kompetisi sepak bola Indonesia. Laga ini juga menjadi momen penting bagi kembalinya suporter tamu ke stadion, menghidupkan kembali tradisi away day yang telah lama dinantikan.
Pertandingan ini menjadi lebih istimewa dengan dilaksanakannya Deklarasi Pakta Integritas Suporter Away Super League 2026/2027 di Bali. Deklarasi ini merupakan komitmen bersama untuk menjaga keamanan, kedamaian, dan inklusivitas sepanjang musim kompetisi. Bagi PSS Sleman, perjalanan ke Bali bukan hanya untuk mendukung tim di lapangan, tetapi juga untuk menghidupkan kembali salah satu elemen penting dalam budaya sepak bola: hadir dan menghormati rumah yang dikunjungi.
Bali dan Sleman menjadi kota pertama yang menunjukkan bahwa kembalinya away day dapat dimulai dengan persaudaraan. Di tribun, meski warna dan nyanyian berbeda, semangat persaudaraan tetap terjaga. Setelah pertandingan usai, diharapkan semua pihak dapat berjabat tangan dan pulang sebagai sesama pecinta sepak bola.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Deklarasi Pakta Integritas Suporter Away menekankan pentingnya menjaga kondusivitas, menolak anarkisme, kekerasan, rasisme, dan SARA, serta menaati regulasi pertandingan. Selain itu, sistem koordinasi yang lebih terstruktur Supporter Liaison Officer (SLO) klub tuan rumah dan tamu, panitia pelaksana, serta komunitas suporter diharapkan dapat memastikan perjalanan away yang aman dan bertanggung jawab.
Bali menjadi titik awal perjalanan ini, dan bagi Sleman, sambutan hangat dari tuan rumah adalah bentuk penghormatan yang akan dikenang. Sebaliknya, bagi suporter PSS, menjaga Bali selama menjadi tamu adalah bagian dari kehormatan yang harus dibawa pulang. Pertandingan ini mengirimkan pesan penting kepada seluruh insan sepak bola Indonesia bahwa kembalinya suporter away bukan hanya tentang hak untuk hadir di tribun lawan, tetapi juga tentang tanggung jawab untuk membuktikan bahwa sepak bola Indonesia dapat tumbuh bersama suporternya.
Musim ini akan panjang, dengan rivalitas dan tensi pertandingan yang akan meningkat. Namun, dari Bali, Super League 2026/2027 dimulai dengan pesan bahwa rivalitas tidak harus melahirkan permusuhan. Bali dan Sleman mungkin berdiri di sisi yang berbeda saat pertandingan, tetapi keduanya dapat bersatu dalam visi untuk masa depan sepak bola Indonesia yang aman, damai, dan penuh persaudaraan. Away day bukan tentang menguasai kota orang lain, tetapi tentang datang sebagai tamu, mendukung dengan kehormatan, dan pulang membawa cerita baik tentang saudara yang ditemui di perjalanan.

















