Headline.co.id, Jakarta ~ Tim Persija U-18, yang dikenal dengan julukan Macan Muda, tengah bersiap menghadapi tantangan besar dalam ajang Hechi Cup 2026 yang akan berlangsung di Seoul, Korea Selatan. Pelatih Ramdani Lestaluhu menilai turnamen ini sebagai ujian penting bagi timnya, mengingat mereka akan bersaing dengan tim-tim kuat dari Asia, seperti Korea Selatan, Jepang, dan Vietnam.
Dalam menghadapi lawan yang di atas kertas lebih unggul, Coach Ramdani menekankan pentingnya kedisiplinan taktik sebagai kunci utama bagi Persija U-18. Fokus utama tim adalah menjaga kerapatan organisasi pertahanan untuk memastikan jarak antarpemain tetap terjaga dan tidak mudah ditembus oleh lawan.
Ramdani menjelaskan, “Di 10 menit awal saya akan mencoba untuk high press sambil melihat kekuatan lawan. Setelah itu, baru saya memutuskan apakah tetap high press atau turun ke medium block.” Strategi ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain strategi permainan, turnamen internasional ini juga dimanfaatkan untuk mengasah mentalitas dan mengevaluasi perkembangan tim. Bagi sebagian besar pemain, ini adalah pengalaman pertama mereka dalam kompetisi internasional, sehingga kesiapan mental dan ketahanan fisik menjadi perhatian utama pelatih. Melalui partisipasi di Hechi Cup 2026, tim pelatih berharap para pemain mendapatkan pengalaman berharga dengan menghadapi tim-tim yang memiliki intensitas permainan tinggi selama 90 menit. Hasil evaluasi dari turnamen ini akan menjadi bahan perbaikan bagi tim dan individu, agar Persija U-18 semakin matang saat berlaga di kompetisi EPA Tier 1 2026–2027 mendatang.




















