Headline.co.id, Gorontalo ~ Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Provinsi Gorontalo telah mencapai 65,27 persen hingga bulan Oktober 2023. Capaian ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengelolaan anggaran di wilayah tersebut. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Gorontalo, Muhammad Arif, menyatakan bahwa realisasi ini merupakan hasil dari kerja keras berbagai pihak dalam mengoptimalkan penggunaan anggaran.
Menurut Muhammad Arif, capaian tersebut mencakup berbagai sektor, termasuk belanja pemerintah pusat dan transfer ke daerah. “Kami terus berupaya untuk memastikan bahwa anggaran yang telah dialokasikan dapat digunakan secara efektif dan efisien,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan anggaran agar dapat mencapai target yang telah ditetapkan.
Lebih lanjut, Muhammad Arif menjelaskan bahwa realisasi belanja pemerintah pusat di Gorontalo mencapai 60 persen, sementara transfer ke daerah dan dana desa mencapai 70 persen. Ia menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mengelola anggaran agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. “Kerja sama yang baik pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk mencapai hasil yang optimal,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, pemerintah Provinsi Gorontalo berencana untuk meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran dengan fokus pada program-program prioritas yang dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Muhammad Arif berharap bahwa dengan pengelolaan yang lebih baik, realisasi APBN di Gorontalo dapat terus meningkat hingga akhir tahun. “Kami optimis dapat mencapai target yang telah ditetapkan dengan kerja keras dan komitmen bersama,” tutupnya.




















