Headline.co.id, Buleleng ~ Pemerintah Kabupaten Buleleng mengadakan kegiatan bersih-bersih sampah plastik di enam sektor wilayah perkotaan Singaraja dalam rangka memperingati World Cleanup Day 2026. Acara ini berlangsung pada tanggal 3 September 2026 dan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk instansi pemerintah, organisasi masyarakat, dan sukarelawan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat sampah plastik yang semakin mengkhawatirkan.
Kegiatan bersih-bersih ini difokuskan pada enam sektor utama di wilayah perkotaan Singaraja, yang telah diidentifikasi sebagai area dengan tingkat pencemaran sampah plastik yang tinggi. Pemkab Buleleng berharap melalui aksi ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dapat meningkat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, I Made Suyasa, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendukung program nasional dalam mengurangi sampah plastik. “Kami ingin menunjukkan bahwa dengan kerja sama yang baik pemerintah dan masyarakat, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” ujar Suyasa. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan keberlanjutan dari upaya pengurangan sampah plastik.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Pemkab Buleleng berencana untuk meningkatkan fasilitas pengelolaan sampah di wilayah tersebut. Langkah ini termasuk penyediaan tempat sampah yang lebih memadai dan program edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya daur ulang dan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta perubahan perilaku masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan.


















