by

KRL Anjlok, PT KCI Sigap Lakukan Evakuasi

-Berita-268 views

HeadLine.co.id, (Jakarta) – Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Jatinegara-Bogor mengalami anjlok saat melintasi Stasiun Cilebut dan Stasiun Bogor pada Minggu pagi, (10/3). Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.10 WIB. Sejauh ini, tercatat 17 penumpang menjadi korban dalam insiden ini. Sebanyak sembilan korban dievakuasi ke Rumah Sakit Salak Bogor untuk mendapatkan perawatan dan delapan korban lainnya dilarikan ke pos kesehatan Stasiun Bogor. Pihak KCI menjelaskan bahwa mereka mengalami luka-luka ringan dan saat ini telah ditangani pihak rumah sakit.

Dari akun twitter Info Commuter Indonesia, diperoleh informasi bahwa KRL tersebut mengalami kendala tertimpa tiang listrik aliran atas (LAA) di antara stasiun Cilebut-Bogor dan saat ini dalam proses evakuasi unit terkait. Salah seorang penumpang juga mengatakan bahwa tiang listrik tersebut roboh dan menimpa kereta yang sedang melintas sehingga menyebabkan beberapa gerbong anjlok.

Eva Chairunnisa selaku Vice President (VP) Komunikasi PT KCI mengatakan belum mengetahui penyebabnya secara pasti karena saat ini semua petugas yang dikerahkan sedang fokus pada proses evakuasi. “Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian ini. Saat ini petugas yang terdiri dari PT KAI Daop 1 dan PT KCI telah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi penumpang,” tambahnya.

PT KAI (Persero) juga telah memberangkatkan dua crane dari Bandung dan Cirebon untuk mempercepat proses evakuasi. Meskipun KRL jurusan Jatinegara-Bogor anjlok, Eva memastikan bahwa perjalanan KRL Commuter Line lainnya tidak terganggu, kecuali relasi Bogor-Kota atau Bogor-Jatinegara dan sebaliknya.

Pihak PT KCI rencananya akan menyiasati hal tersebut dengan potong relasi. “Kereta yang seharusnya berakhir di Stasiun Bogor berhenti di Stasiun Cilebut atau Bojonggede,” jelasnya. Namun efek potong relasi ini akan menimbulkan keterlambatan kereta karena harus mengantre, namun saat ini langkah itulah yang dirasa paling tepat.

Dadan Rusdiansyah selaku Kepala Daerah Operasi 1 Jakarta memastikan gerbong KRL yang anjlok dapat dievakuasi dalam tiga jam dari sekarang. akan segera dievakuasi. Langkah lain yang diambil adalah menghimbau penumpang untuk menggunakan moda transportasi lain bagi yang tidak dapat menunggu. Proses pengembalian tiket juga akan di layani di loket stasiun.

Pada dasarnya kejadian ini diluar kendali PT KCI maupun PT KAI (Persero). Semua pihak telah mengerahkan seluruh tenaganya dan fokus untuk mengevakuasi KRL tersebut. Semoga proses evakuasi berjalan lancar dan penyebab pastinya segera ditemukan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed