Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Indonesia menilai bahwa akses internet yang lebih terjangkau dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi baru. Hal ini juga membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat dalam mengakses pendidikan, pekerjaan, dan layanan digital. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menyatakan bahwa biaya internet yang lebih rendah akan memperluas penggunaan teknologi digital di berbagai lapisan masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital nasional.
Dalam forum Merapi National Economic Forum 2026 yang berlangsung di Yogyakarta pada Minggu, 7 Juni 2026, Wamen Nezar menekankan pentingnya keterjangkauan internet dalam memperluas akses digital masyarakat. “Semakin rendah biaya yang harus dikeluarkan, semakin besar peluang masyarakat memanfaatkan internet untuk belajar, bekerja, berusaha, dan mengakses berbagai layanan publik berbasis digital,” ujarnya.
Kementerian Komunikasi dan Digital terus berupaya meningkatkan kualitas jaringan sekaligus menurunkan biaya akses internet agar manfaat ekonomi digital dapat dirasakan lebih luas. “Kami terus mendorong peningkatan kualitas jaringan sekaligus menurunkan biaya akses internet,” tegas Nezar.
Selain memperluas akses internet, pemerintah juga berupaya mengatasi kesenjangan digital di berbagai wilayah melalui pembangunan infrastruktur telekomunikasi. Ini termasuk jaringan serat optik, Base Transceiver Station (BTS), serta pemanfaatan satelit orbit rendah atau Low Earth Orbit (LEO) untuk menjangkau daerah yang sulit dilayani jaringan terestrial.
Namun, menurut Wamen Nezar, keberhasilan pembangunan digital tidak hanya diukur dari tersedianya jaringan internet. Yang lebih penting adalah memastikan konektivitas mampu memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat. “Keberhasilan pembangunan digital harus diukur dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Untuk itu, Kementerian Komunikasi dan Digital tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur digital, tetapi juga memperkuat pengembangan talenta digital. Hal ini bertujuan agar masyarakat mampu memanfaatkan teknologi secara produktif dan menciptakan nilai ekonomi baru. Nezar menambahkan bahwa kombinasi internet yang semakin terjangkau, konektivitas yang merata, dan talenta digital yang kompeten akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia di era digital menuju Indonesia Emas 2045.




















