Headline.co.id, Jakarta ~ Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Bambang Soesatyo, menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai penggerak perubahan yang berakar pada nilai-nilai Pancasila. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah acara yang berlangsung pada Kamis, 13 Agustus 2026. Bambang menegaskan bahwa generasi muda harus mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.
Dalam kesempatan tersebut, Bambang Soesatyo mengingatkan bahwa Pancasila merupakan dasar negara yang harus menjadi pedoman dalam setiap langkah perubahan. “Generasi muda harus memahami dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sehingga setiap perubahan yang mereka lakukan tetap berlandaskan pada nilai-nilai kebangsaan,” ujar Bambang. Ia menambahkan bahwa pemahaman yang kuat terhadap Pancasila akan membantu generasi muda dalam menghadapi tantangan global.
Lebih lanjut, Bambang mengajak para pemuda untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan bangsa. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam berbagai sektor pembangunan akan mempercepat terwujudnya Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. “Kita membutuhkan semangat dan energi dari generasi muda untuk mendorong kemajuan bangsa,” katanya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah konkret, Bambang Soesatyo mendorong adanya program-program pendidikan dan pelatihan yang dapat meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap Pancasila. Ia berharap pemerintah dan berbagai pihak terkait dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan potensi generasi muda. Dengan demikian, mereka dapat berkontribusi secara maksimal dalam pembangunan nasional yang berkelanjutan.
















