Headline.co.id, Bireuen ~ Pemerintah Kabupaten Bireuen mengusulkan perubahan APBK Bireuen 2026 dengan menaikkan target pendapatan daerah menjadi Rp1,850 triliun dan belanja daerah menjadi Rp1,956 triliun. Usulan tersebut disampaikan Wakil Bupati Bireuen, Razuardi, dalam Rapat Paripurna I Masa Persidangan I DPRK Bireuen Tahun Sidang 2026/2027 di Ruang Sidang DPRK Bireuen, Senin (28/9/2026). Perubahan anggaran disusun untuk menyesuaikan dinamika perekonomian daerah, kebutuhan masyarakat, dan agenda pembangunan yang harus dicapai. Rancangan tersebut selanjutnya akan dibahas bersama DPRK Bireuen untuk menyempurnakan sejumlah substansi anggaran.
Dalam Rancangan Qanun tentang Perubahan APBK Bireuen Tahun Anggaran 2026, target pendapatan daerah meningkat 3,07 persen dibandingkan APBK murni 2026 yang ditetapkan sebesar Rp1,795 triliun. Sementara itu, belanja daerah bertambah 6,1 persen, dari Rp1,843 triliun menjadi Rp1,956 triliun.
Rancangan APBK Bireuen 2026 Disusun Berdasarkan Dokumen Perencanaan
Razuardi mengatakan, penyusunan perubahan APBK Bireuen 2026 mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (RKPK) 2026, Kebijakan Umum APBD (KUA), serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menurut dia, perubahan anggaran perlu didukung perencanaan yang realistis, berkualitas, dan implementatif. Pelaksanaan program juga harus mempertimbangkan ketersediaan sumber daya agar penggunaan anggaran menghasilkan capaian yang dapat diukur.
“Anggaran daerah yang merupakan informasi publik adalah pencerminan kebijakan daerah yang dituangkan dalam bentuk program dan kegiatan yang diarahkan untuk peningkatan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Razuardi saat membacakan sambutan Bupati Bireuen.
Dalam rancangan perubahan tersebut, belanja daerah terdiri atas belanja operasi sebesar Rp1,464 triliun, belanja modal Rp208,888 miliar, belanja tidak terduga Rp5,609 miliar, serta belanja transfer Rp277,354 miliar.
Pembiayaan Netto Tutupi Defisit Belanja
Pada sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan direncanakan sebesar Rp108,216 miliar. Adapun pengeluaran pembiayaan ditetapkan sebesar Rp2,3 miliar sehingga pembiayaan netto mencapai Rp105,916 miliar.
Pembiayaan netto tersebut digunakan untuk menutupi defisit belanja. Dengan skema itu, struktur perubahan APBK Bireuen 2026 tetap berada dalam posisi berimbang.
Razuardi menyampaikan, setiap peningkatan ataupun penyesuaian anggaran harus diarahkan pada program yang memiliki target dan manfaat yang jelas bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah mendorong penerapan anggaran berbasis kinerja.
Keberhasilan penggunaan anggaran, kata dia, tidak hanya diukur berdasarkan tingkat penyerapan. Penilaian juga harus melihat pencapaian target program serta dampaknya terhadap pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
“Saya mengajak, kita semua tetap bekerja keras dengan tetap berorientasi pada anggaran berbasis kinerja yang dapat diukur capaian targetnya, dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas serta berprinsip pada efisiensi dan efektivitas,” ujarnya.
Pembahasan Perubahan APBK Dilanjutkan Bersama DPRK
Selain anggaran berbasis kinerja, Razuardi menekankan pentingnya perencanaan pembangunan dengan pendekatan holistik, tematik, integratif, dan spasial. Pendekatan tersebut membutuhkan koordinasi seluruh pemangku kepentingan agar program prioritas dapat terintegrasi dan dilaksanakan sesuai kebutuhan setiap wilayah.
Rancangan perubahan APBK Bireuen 2026 selanjutnya akan dibahas bersama DPRK Bireuen. Pembahasan itu menjadi bagian dari proses penyempurnaan rancangan, termasuk pendalaman terhadap sejumlah substansi anggaran.
Pemerintah Kabupaten Bireuen menyatakan siap memberikan keterangan tambahan selama proses pembahasan. Pemerintah berharap perubahan APBK tersebut dapat mendukung pelaksanaan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, dan pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















