Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Harga Minyak Tembus Sekitar 91 Dolar AS, Rupiah Indonesia Hari Ini Ikut Tertekan

Saddam by Saddam
46 minutes ago
in Ekonomi
Reading Time: 5 mins read
406 17
A A
0
Rupiah Indonesia hari ini melemah 22 poin

Rupiah Indonesia hari ini melemah 22 poin (Dok Foto Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~Rupiah Indonesia hari ini kembali mendapat tekanan setelah harga minyak dunia naik hingga sekitar 91 dolar AS per barel di tengah meningkatnya eskalasi konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran. Pada penutupan perdagangan Selasa (1/9/2026), rupiah melemah 22 poin atau 0,12 persen menjadi Rp17.744 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp17.722 per dolar AS. Kenaikan harga minyak menjadi perhatian pasar karena ketegangan di Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas pasokan energi global dan ikut memengaruhi sentimen terhadap nilai tukar.

Pergerakan rupiah Indonesia hari ini terjadi ketika pasar menghadapi tekanan eksternal yang meningkat dari sektor energi. Harga minyak yang berada di kisaran 91 dolar AS per barel menjadi salah satu faktor yang dinilai membebani rupiah, seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak konflik AS-Iran.

You might also like

Rupiah Indonesia Hari Ini Tertekan Bersama Mata Uang Asia,

Contents

    • 0.1. Rupiah Indonesia Hari Ini Turun 0,12 Persen, Analis Ungkap Penyebabnya
    • 0.2. Rupiah Indonesia Hari Ini Melemah, Kombinasi Faktor Global dan Domestik Tekan Nilai Tukar
  • 1. Harga Minyak Jadi Faktor Utama Tekanan Rupiah
  • 2. Konflik Timur Tengah Tambah Ketidakpastian Pasar
  • 3. Rupiah Melemah dari Rp17.722 ke Rp17.744 per Dolar AS
  • 4. Inflasi Indonesia Ikut Menjadi Perhatian
  • 5. Won Korea hingga Ringgit Malaysia Juga Melemah
  • 6. Mata Uang Negara Maju Kompak Melemah
  • 7. Harga Minyak dan Rupiah Jadi Sorotan Pasar

Rupiah Indonesia Hari Ini Turun 0,12 Persen, Analis Ungkap Penyebabnya

2 September 2026
harga minyak, penguatan dolar AS turut menjadi faktor yang membebani rupiah

Rupiah Indonesia Hari Ini Melemah, Kombinasi Faktor Global dan Domestik Tekan Nilai Tukar

2 September 2026

Selain harga minyak, rupiah Indonesia hari ini turut menghadapi tekanan dari penguatan dolar AS dan perkembangan data ekonomi domestik. Data inflasi Indonesia yang lebih tinggi dari perkiraan memberikan tekanan terhadap Bank Indonesia, sementara data perdagangan yang lebih kuat membantu membatasi pelemahan rupiah.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Harga Minyak Jadi Faktor Utama Tekanan Rupiah

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan kenaikan harga minyak dunia menjadi faktor yang memengaruhi pelemahan rupiah pada perdagangan Selasa.

Harga minyak dunia tercatat berada di sekitar 91 dolar AS per barel ketika eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran meningkat.

“Rupiah pada perdagangan hari ini melemah dipengaruhi oleh global kenaikan harga minyak seiring meningkatnya eskalasi konflik AS dan Iran,” ujar Rully.

Kenaikan harga minyak tersebut menjadi perhatian pelaku pasar karena konflik di kawasan Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas pasokan energi global.

Ketidakpastian terhadap pasokan energi itu menambah tekanan terhadap sentimen pasar yang sebelumnya juga telah mencermati penguatan dolar AS.

Konflik Timur Tengah Tambah Ketidakpastian Pasar

Ketegangan di Timur Tengah telah menjadi salah satu faktor yang membebani pergerakan rupiah sejak perdagangan sebelumnya.

Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong pada Senin (31/8) mengatakan eskalasi konflik di kawasan tersebut dan kembali naiknya harga minyak ikut memberikan tekanan.

“Eskalasi di Timur Tengah dan harga minyak yang kembali naik ikut membebani,” ujar Lukman.

Pada saat yang sama, dolar AS juga menguat setelah muncul pernyataan hawkish dari Gubernur Federal Reserve Kevin Warsh.

Kombinasi antara penguatan dolar AS dan kenaikan harga energi kemudian menjadi faktor eksternal yang harus dihadapi rupiah dalam perdagangan dua hari terakhir.

Rupiah Melemah dari Rp17.722 ke Rp17.744 per Dolar AS

Pada perdagangan Selasa, rupiah ditutup pada level Rp17.744 per dolar AS.

Posisi tersebut mencerminkan pelemahan sebesar 22 poin atau 0,12 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di Rp17.722 per dolar AS.

Rupiah sebelumnya juga mencatat pelemahan pada Senin (31/8).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot pada Senin ditutup pada Rp17.722 per dolar AS atau melemah 0,15 persen dibandingkan posisi akhir pekan sebelumnya sebesar Rp17.693 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor Bank Indonesia, rupiah pada perdagangan Senin terkoreksi 0,24 persen menjadi Rp17.746 per dolar AS.

Data tersebut menunjukkan rupiah masih berada dalam tekanan selama dua hari perdagangan terakhir.

Inflasi Indonesia Ikut Menjadi Perhatian

Selain tekanan global, pelaku pasar turut memperhatikan perkembangan ekonomi domestik.

Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan data inflasi Indonesia yang lebih tinggi dari perkiraan ikut membebani rupiah.

Menurut Lukman, data tersebut memberikan tekanan kepada Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga.

“Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS setelah data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan memberikan tekanan pada BI untuk menaikkan suku bunga. Namun, data perdagangan yang lebih kuat dari perkiraan menahan pelemahan yang lebih besar,” ujar Lukman, Selasa (1/9).

Data perdagangan yang lebih kuat dari perkiraan menjadi salah satu faktor yang menahan rupiah agar tidak mengalami tekanan lebih dalam.

Dengan demikian, pergerakan rupiah berlangsung di tengah kombinasi sentimen eksternal dan domestik yang saling memengaruhi.

Won Korea hingga Ringgit Malaysia Juga Melemah

Tekanan terhadap nilai tukar tidak hanya dialami rupiah.

Sejumlah mata uang Asia juga tercatat melemah terhadap dolar AS dalam perdagangan Selasa.

Won Korea Selatan mengalami depresiasi 0,40 persen, disusul ringgit Malaysia yang melemah 0,27 persen dan dolar Singapura turun 0,19 persen.

Yen Jepang melemah 0,14 persen, yuan China turun 0,06 persen, sedangkan dolar Hong Kong terkoreksi 0,02 persen.

Peso Filipina tercatat bergerak datar terhadap dolar AS.

Kondisi tersebut menunjukkan tekanan dolar AS terjadi pada sejumlah mata uang regional, meskipun tingkat pelemahannya berbeda.

Mata Uang Negara Maju Kompak Melemah

Penguatan dolar AS juga tercermin pada pergerakan mata uang utama negara maju.

Dolar Australia mengalami koreksi 0,29 persen terhadap dolar AS, sedangkan euro Eropa melemah 0,20 persen.

Dolar Kanada turun 0,13 persen, poundsterling Inggris melemah 0,08 persen, dan franc Swiss terkoreksi 0,22 persen.

Pergerakan tersebut memperlihatkan tekanan dolar AS berlangsung cukup luas, tidak hanya terhadap mata uang negara berkembang seperti rupiah.

Harga Minyak dan Rupiah Jadi Sorotan Pasar

Pergerakan harga minyak menjadi salah satu faktor penting yang dicermati pasar dalam melihat arah rupiah.

Harga minyak yang mencapai sekitar 91 dolar AS per barel berlangsung di tengah meningkatnya eskalasi konflik AS-Iran.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran mengenai stabilitas pasokan energi dunia, sekaligus menambah tekanan terhadap sentimen pasar global.

Di dalam negeri, perhatian juga tertuju pada perkembangan inflasi dan respons Bank Indonesia terhadap kondisi ekonomi.

Pada perdagangan Selasa, kombinasi faktor tersebut membawa rupiah ditutup melemah di Rp17.744 per dolar AS. Data perdagangan Indonesia yang lebih kuat dari perkiraan menjadi faktor yang membantu menahan pelemahan agar tidak berlangsung lebih dalam.

Tags: Inflasi Indonesiakisaran 91 dolar AS per barelKonflik AS-Irankonflik timur tengahminyak dunia

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Rupiah Indonesia Hari Ini Tertekan Bersama Mata Uang Asia,

Rupiah Indonesia Hari Ini Turun 0,12 Persen, Analis Ungkap Penyebabnya

by Saddam
2 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Rupiah Indonesia hari ini ditutup melemah 0,12 persen atau 22 poin ke level Rp17.744 per dolar Amerika...

harga minyak, penguatan dolar AS turut menjadi faktor yang membebani rupiah

Rupiah Indonesia Hari Ini Melemah, Kombinasi Faktor Global dan Domestik Tekan Nilai Tukar

by Saddam
2 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Rupiah Indonesia hari ini ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (1/9/2026), berada di...

rupiah melemah

Rupiah Indonesia Hari Ini Melemah ke Rp17.744 per Dolar AS, Harga Minyak dan Inflasi Jadi Tekanan

by Saddam
2 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Nilai tukar rupiah Indonesia hari ini ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (1/9/2026),...

: Bank Jakarta menggelar Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Selasa (1/9/2026). Kegiatan ini disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno bersama jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan para pemangku kepentingan. (Dok. Bank Jakarta)

Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Terlibat dalam Akad Kredit Massal Bank Jakarta

by masfajar
1 September 2026
0

Headline.co.id, Pedagang Di Pasar Induk Kramat Jati ~ Jakarta Timur, mengikuti acara akad kredit massal yang diselenggarakan oleh Bank Jakarta...

: Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nz)

DPR RI Resmi Setujui Destry Damayanti sebagai Gubernur BI 2026-2031

by Fajar
1 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) telah memberikan persetujuan kepada Destry Damayanti untuk menjabat sebagai Gubernur...

: Ilustrasi - Salah satu SPBU di Kota Surakarta, Jawa Tengah. (ANTARA/HO-Humas Pertamina)

Pertamina Umumkan Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Mulai September 2026

by Fajar
1 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ PT Pertamina (Persero) mengumumkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang mulai berlaku pada 1 September...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Kemenhub Lakukan Uji Petik Kapal Penumpang di Banyuwangi untuk Pastikan Keselamatan

Kemenhub Lakukan Uji Petik Kapal Penumpang di Banyuwangi untuk Pastikan Keselamatan

14 November 2025
Pengembangan AI di Indonesia Berlandaskan Pancasila

Pengembangan AI di Indonesia Berlandaskan Pancasila

26 April 2026
Program Padat Karya Tunai Diterapkan untuk Pemulihan Lingkungan di Aceh

Program Padat Karya Tunai Diterapkan untuk Pemulihan Lingkungan di Aceh

30 March 2026
Pemkot Pekanbaru Berkolaborasi dengan Swasta untuk Atasi Stunting

Pemkot Pekanbaru Berkolaborasi dengan Swasta untuk Atasi Stunting

22 February 2026

Antisipasi Merebaknya Penyebaran Virus Corona di Lingkungan Kampus, UI Terapkan PJJ

14 March 2020
Antrean Membludak, RSPP Buka Kembali: Solusi atau Masalah Baru?

Antrean Membludak, RSPP Akhirnya Buka Kembali

2 September 2024
BPK Dorong Tindak Lanjut Rekomendasi LHP Kementerian dan Lembaga

BPK Dorong Tindak Lanjut Rekomendasi LHP Kementerian dan Lembaga

17 July 2026

Artikel Terbaru

: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru Polteknaker di Jakarta (Foto: Dok Kemnaker)

Menaker Tekankan Pentingnya Inovasi di Polteknaker untuk Hadapi Tantangan Industri

2 September 2026
Warga Terdampak Kemarau, Polres Anambas Kirim 20 Ton Air Bersih ke Desa Sri Tanjung

Polres Anambas Distribusikan 20 Ton Air Bersih ke Desa Sri Tanjung di Tengah Kemarau

2 September 2026
:

Sumenep Tingkatkan Upaya Pencegahan Karhutla di Musim Kemarau

2 September 2026
Ulama Al-Qarawiyyin Berikan Ijazah Kubra Dalā’il al-Khayrāt kepada Umat Islam Indonesia

Ijazah Kubra Dalā’il al-Khayrāt dari Ulama Al-Qarawiyyin untuk Umat Islam Indonesia

2 September 2026
Braves vs Nationals Hari Ini

Braves vs Nationals Hari Ini: Jadwal, Starter, Statistik, dan Pemain Kunci

2 September 2026
Polri Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla di Seluruh Wilayah

Polri Tingkatkan Upaya Pencegahan dan Pengendalian Karhutla di Indonesia

2 September 2026
Braves vs Nationals Hari Ini, Atlanta Andalkan A.J. Smith-Shawver di Nationals Park

Braves vs Nationals: Atlanta Bidik Kemenangan, Bullpen Washington Jadi Titik Lemah

2 September 2026

Popular Story

Siaran Pers: Kemenpar dan ISTC Gelar STDev Forum Series #5 Wujudkan Pariwisata Berkualitas
Wisata & Kuliner

Kemenpar dan ISTC Dorong Pariwisata Berkelanjutan Lewat STDev Forum Seri Kelima

by Wawan
28 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ 27 Agustus 2026 - Kementerian Pariwisata bersama Indonesia Sustainable...

Read moreDetails

Polisi Selidiki Sumber Dana Pembelian Molotov dan Senjata Tajam untuk Demo DPR

Kementerian Kehutanan Tingkatkan Pengendalian Karhutla di Riau dengan Supervisi dan Penguatan Personel

Dampak Negatif Scrolling Ponsel Sebelum Tidur Terhadap Fungsi Otak

Persib Bandung Siap Hadapi Manila Digger Meski Tanpa Tiga Pemain Kunci

Marc Klok Tekankan Pentingnya Fokus PERSIB Tanpa Kehadiran Bobotoh

Satlantas Polres Muba Bagikan Masker dan Air Mineral di Tengah Kabut Asap

Kemenhaj Buka Seleksi PPIH Arab Saudi 2027, Cek Formasi, Syarat, Jadwal hingga Perkiraan Honor

Suami Tak Tahu JM Hamil, Polisi Ungkap Kasus Pembuangan Bayi di Semin Gunungkidul

Bilal Hasan Siap Debut di UFC Shanghai, Tantang Petarung Peru

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.