Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Rupiah Indonesia Hari Ini Turun 0,12 Persen, Analis Ungkap Penyebabnya

Saddam by Saddam
2 months ago
in Ekonomi
Reading Time: 5 mins read
419 4
A A
0
Rupiah Indonesia Hari Ini Tertekan Bersama Mata Uang Asia,

Rupiah Indonesia Hari Ini Tertekan Bersama Mata Uang Asia, (Dok Foto Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Rupiah Indonesia hari ini ditutup melemah 0,12 persen atau 22 poin ke level Rp17.744 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (1/9/2026), dari posisi sebelumnya Rp17.722 per dolar AS. Analis menilai tekanan terhadap rupiah muncul dari kombinasi kenaikan harga minyak dunia, eskalasi konflik AS-Iran, penguatan dolar AS, serta perkembangan inflasi Indonesia. Data perdagangan domestik yang lebih kuat dari perkiraan menjadi faktor yang membantu membatasi pelemahan lebih dalam.

Contents

    • 0.1. Bandara Riyadh Ditutup, Kemenhub Minta Hak Penumpang Dipenuhi
    • 0.2. Pisang Cavendish Sleman Tembus Pasar Modern
  • 1. Analis Soroti Kenaikan Harga Minyak
  • 2. Konflik AS-Iran Tambah Tekanan Pasar
  • 3. Inflasi Indonesia Ikut Membebani Rupiah
  • 4. Data Perdagangan Tahan Pelemahan Lebih Dalam
  • 5. Rupiah Sebelumnya Juga Melemah
  • 6. Mata Uang Asia Bergerak di Bawah Tekanan Dolar AS
  • 7. Mata Uang Negara Maju Juga Melemah
  • 8. Ini Penyebab Rupiah Turun 0,12 Persen

Pergerakan rupiah Indonesia hari ini berlangsung ketika harga minyak dunia naik hingga sekitar 91 dolar AS per barel di tengah meningkatnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Ketegangan di Timur Tengah menjadi perhatian pasar karena berpotensi mengganggu stabilitas pasokan energi global.

You might also like

Berita Terkini

Bandara Riyadh Ditutup, Kemenhub Minta Hak Penumpang Dipenuhi

17 October 2026
Berita Terkini

Pisang Cavendish Sleman Tembus Pasar Modern

17 October 2026

Selain sentimen eksternal, rupiah Indonesia hari ini juga menghadapi tekanan dari data inflasi domestik yang lebih tinggi dari perkiraan. Analis menilai kondisi tersebut memberikan tekanan terhadap Bank Indonesia (BI) untuk menaikkan suku bunga, meskipun data perdagangan Indonesia yang lebih kuat membantu menahan pelemahan mata uang Garuda.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Analis Soroti Kenaikan Harga Minyak

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan kenaikan harga minyak menjadi salah satu penyebab utama melemahnya rupiah pada perdagangan Selasa.

Harga minyak dunia disebut telah mencapai sekitar 91 dolar AS per barel ketika eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran meningkat.

“Rupiah pada perdagangan hari ini melemah dipengaruhi oleh global kenaikan harga minyak seiring meningkatnya eskalasi konflik AS dan Iran,” ujar Rully.

Kenaikan harga minyak menjadi perhatian pasar karena konflik di kawasan Timur Tengah berpotensi memengaruhi stabilitas pasokan energi global.

Situasi tersebut menambah tekanan eksternal yang harus dihadapi rupiah di tengah penguatan dolar AS.

Konflik AS-Iran Tambah Tekanan Pasar

Eskalasi di Timur Tengah telah menjadi perhatian sejak perdagangan sebelumnya.

Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut dan kenaikan harga minyak ikut membebani pergerakan mata uang.

“Eskalasi di Timur Tengah dan harga minyak yang kembali naik ikut membebani,” ujar Lukman, Senin (31/8).

Pada saat bersamaan, dolar AS juga menguat setelah muncul pernyataan hawkish dari Gubernur Federal Reserve Kevin Warsh.

Kombinasi kenaikan harga minyak, meningkatnya risiko geopolitik, dan penguatan dolar AS kemudian menjadi bagian dari tekanan eksternal terhadap rupiah.

Inflasi Indonesia Ikut Membebani Rupiah

Selain faktor global, analis juga menyoroti kondisi ekonomi domestik sebagai salah satu penyebab pelemahan rupiah.

Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan data inflasi Indonesia yang lebih tinggi dari perkiraan memberikan tekanan kepada Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga.

“Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS setelah data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan memberikan tekanan pada BI untuk menaikkan suku bunga. Namun, data perdagangan yang lebih kuat dari perkiraan menahan pelemahan yang lebih besar,” ujar Lukman, Selasa (1/9).

Dengan demikian, pelemahan rupiah tidak sepenuhnya disebabkan perkembangan global.

Data ekonomi dalam negeri juga menjadi bagian dari pertimbangan pelaku pasar dalam melihat arah pergerakan nilai tukar.

Data Perdagangan Tahan Pelemahan Lebih Dalam

Di tengah tekanan dari inflasi, Lukman menilai data perdagangan Indonesia yang lebih kuat dari perkiraan memberikan dukungan terhadap rupiah.

Faktor tersebut membantu menahan mata uang Garuda agar tidak mengalami pelemahan yang lebih besar.

Kondisi ini memperlihatkan adanya dua sentimen domestik yang bergerak berbeda.

Data inflasi memberikan tekanan terhadap rupiah, sedangkan data perdagangan menjadi faktor yang membatasi koreksi nilai tukar.

Pada akhirnya, rupiah ditutup melemah 22 poin atau 0,12 persen menjadi Rp17.744 per dolar AS pada perdagangan Selasa.

Rupiah Sebelumnya Juga Melemah

Pelemahan rupiah pada Selasa melanjutkan pergerakan negatif yang terjadi pada perdagangan Senin (31/8/2026).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot pada Senin ditutup di posisi Rp17.722 per dolar AS.

Nilai tersebut melemah 0,15 persen dibandingkan akhir pekan sebelumnya yang berada pada level Rp17.693 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor Bank Indonesia pada perdagangan yang sama terkoreksi 0,24 persen ke level Rp17.746 per dolar AS.

Pada perdagangan berikutnya, rupiah kembali melemah menjadi Rp17.744 per dolar AS.

Mata Uang Asia Bergerak di Bawah Tekanan Dolar AS

Pelemahan rupiah terjadi ketika sejumlah mata uang Asia juga tertekan terhadap dolar AS.

Won Korea Selatan mencatat pelemahan 0,40 persen, menjadi salah satu koreksi terbesar di antara mata uang Asia yang disebut dalam data perdagangan.

Ringgit Malaysia terdepresiasi 0,27 persen, dolar Singapura melemah 0,19 persen, dan yen Jepang turun 0,14 persen.

Yuan China terkoreksi 0,06 persen, sedangkan dolar Hong Kong melemah 0,02 persen.

Peso Filipina tercatat bergerak datar terhadap dolar AS.

Pergerakan tersebut menunjukkan tekanan terhadap nilai tukar tidak hanya dialami rupiah, tetapi juga sejumlah mata uang regional.

Mata Uang Negara Maju Juga Melemah

Tekanan dolar AS juga terlihat terhadap mata uang utama negara maju.

Dolar Australia tercatat melemah 0,29 persen, franc Swiss turun 0,22 persen, dan euro Eropa terkoreksi 0,20 persen.

Dolar Kanada melemah 0,13 persen, sedangkan poundsterling Inggris turun 0,08 persen.

Pergerakan itu menunjukkan penguatan dolar AS berlangsung cukup luas terhadap mata uang di berbagai kawasan.

Ini Penyebab Rupiah Turun 0,12 Persen

Berdasarkan penjelasan para analis, terdapat sejumlah faktor yang secara bersamaan memengaruhi pergerakan rupiah pada perdagangan Selasa.

Faktor eksternal berasal dari kenaikan harga minyak dunia hingga sekitar 91 dolar AS per barel, meningkatnya eskalasi konflik AS-Iran, serta penguatan dolar AS.

Sementara dari dalam negeri, data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan memberikan tekanan terhadap Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga.

Namun, data perdagangan Indonesia yang lebih kuat dari perkiraan menjadi faktor penahan sehingga rupiah tidak mengalami pelemahan lebih besar.

Kombinasi faktor tersebut membuat rupiah berakhir pada level Rp17.744 per dolar AS, turun 22 poin atau 0,12 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Eskalasi di Timur Tengahharga minyak dunia naikInflasi IndonesiaKenaikan Harga MinyakKonflik AS-IranRupiah Indonesia hari ini melemah

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Berita Terkini

Bandara Riyadh Ditutup, Kemenhub Minta Hak Penumpang Dipenuhi

by Fajar Ari Wibowo
17 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta maskapai penerbangan memenuhi hak penumpang yang terdampak penutupan Bandara Internasional King Khalid...

Berita Terkini

Pisang Cavendish Sleman Tembus Pasar Modern

by Fajar Ari Wibowo
17 October 2026
0

Headline.co.id, Sleman ~ Daerah Istimewa Yogyakarta, mengembangkan pisang Cavendish sebagai komoditas buah bernilai tinggi untuk memenuhi kebutuhan pasar modern. Pengembangan...

Berita Terkini

Sorotan MSCI Uji Kepercayaan Investor di Pasar Saham Indonesia

by Fajar Ari Wibowo
17 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Tekanan di pasar saham Indonesia setelah pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) dinilai menguji kepercayaan investor terhadap...

Stok Pertalite Turun Jadi 16-18 Hari, Ini Penyebabnya

by Fajar Ari Wibowo
17 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Stok nasional Pertalite (RON 90) turun dari sebelumnya di atas 20 hari menjadi 16-18 hari. Menteri Koordinator...

Berita Terkini

Pergantian Dirut PLN Disebut Aksi Korporasi Biasa

by Fajar Ari Wibowo
17 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia...

Berita Terkini

Reformasi Birokrasi Dipercepat untuk Dukung Aksesi OECD

by Fajar Ari Wibowo
17 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Republik Indonesia mempercepat reformasi birokrasi dan penguatan integritas pelayanan publik untuk mendukung proses aksesi Indonesia ke...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Gempa Magnitudo 3,3 Guncang Pacitan, Jawa Timur

Gempa Magnitudo 3,3 Guncang Pacitan, Jawa Timur

5 July 2026
KIM Bintang Jaya Itah Dinobatkan Sebagai Juara Umum di KIMFest 2025

KIM Bintang Jaya Itah Dinobatkan Sebagai Juara Umum di KIMFest 2025

16 November 2025
Jelang HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Satlantas Polres Boyolali Gelar Khitanan Massal

Satlantas Polres Boyolali Gelar Khitanan Massal untuk 40 Anak

20 September 2026
Gempa Magnitudo 3.3 Mengguncang Ternate, Maluku Utara

Gempa Magnitudo 3.3 Mengguncang Ternate, Maluku Utara

10 March 2026
: Presiden Prabowo Subianto saat memberikan taklimat dalam pertemuan bersama 150 periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/8/2026). BPMI Setpres

Prabowo: Pendidikan Fondasi Riset dan Inovasi Indonesia

6 October 2026
Pemkab Pulang Pisau Dorong Kebersamaan Lintas Agama untuk Kondusivitas Daerah

Pemkab Pulang Pisau Dorong Kebersamaan Lintas Agama untuk Kondusivitas Daerah

1 July 2026
Veda Ega Pratama, Pembalap Muda Indonesia, Raih Impian Jadi Red Bull Athlete

Veda Ega Pratama, Pembalap Muda Indonesia, Raih Impian Jadi Red Bull Athlete

17 March 2026

Artikel Terbaru

Sholat Subuh Keliling di Masjid Al-Azhar, Kapolres OKU Timur Sampaikan Pesan Kamtibmas

Kapolres OKU Timur Ajak Warga Jaga Kamtibmas Melalui Sholat Subuh Keliling di Martapura

17 October 2026
Berita Terkini

Bupati Lumajang Minta HKTI Optimalkan Alsintan

17 October 2026
Matangkan Persiapan, PSS Buka Celah Raih Kemenangan

PSS Sleman Siapkan Strategi Hadapi Persebaya di Surabaya

17 October 2026
Polda Jambi Telusuri Aktor di Balik Tambang Emas Ilegal Bungo, Amankan Empat Tersangka dan Dua Ekskavator

Tambang Emas Ilegal Bungo Diungkap, Empat Orang Jadi Tersangka

17 October 2026
Berita Terkini

Bandara Riyadh Ditutup, Kemenhub Minta Hak Penumpang Dipenuhi

17 October 2026
Berita Terkini

Peluncuran SPPG 3T Perluas Layanan Pemenuhan Gizi di Padang Panjang

17 October 2026
Jumat Berkah, Induk PJR BSD Korlantas Polri Pererat Kedekatan dengan Masyarakat

Jumat Berkah Induk PJR BSD Korlantas Polri Dekatkan Polisi dan Warga

17 October 2026

Popular Story

Srawung Laisa Hadirkan Kehangatan di Malam HUT ke-80 RI Desa Tukum
Pemerintah

Srawung Laisa di Desa Tukum Padukan Cek Kesehatan dan Seni

by Dwina
15 October 2026
0

Headline.co.id, Lumajang ~ Kegiatan Sesarengan Datheng Ing Balai Desa atau Srawung Laisa...

Read moreDetails

Rehabilitasi Desa Adat Sade Fokus Keselamatan dan Ekonomi Warga

Pemkab Buleleng Dorong Modernisasi 573 Koperasi

Gempa Magnitudo 3,9 Guncang 192 Km Utara Tahuna

Tiga Tersangka Kasus Pria Tewas di Sungai Mahakam

PSS Sleman U20 Kejar Poin Usai Kalah dari Deltras FC

Pisang Cavendish Sleman Tembus Pasar Modern

Cek Kesehatan Gratis Palangka Raya Antisipasi Dampak Asap Karhutla

Harkopnas ke-79 Gresik Dorong Koperasi Go Digital

24 Kg Sabu dari Aceh Digagalkan Polisi di Langkat

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.