Headline.co.id, Jakarta ~ Tangerang Selatan (Kemenag) — Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) berkomitmen untuk memperkuat pendidikan kedokteran dengan menargetkan pembukaan 10 fakultas kedokteran pada tahun ini. Dekan Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah, Ahmad Zaki, menyampaikan hal ini dalam Kuliah Perdana Konsorsium Fakultas Kedokteran PTKIN untuk mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027. Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar, Tenaga Ahli Menteri Agama Andi Salman Maggalatung, serta Rektor UIN Syarif Hidayatullah Asep Saepudin Jahar.
Dalam laporannya di Auditorium Prof. M.K. Tadjudin, Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan, Zaki menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan yang pertama bagi Konsorsium Fakultas Kedokteran PTKIN. “Insyaallah, tahun ini, Pak Menteri, paling tidak akan ada 10 di bawah PTKIN,” ujarnya pada Selasa (1/9/2026). Saat ini, lebih dari 500 mahasiswa baru telah bergabung dalam konsorsium yang berasal dari tujuh fakultas kedokteran PTKIN yang sudah beroperasi, termasuk UIN Alauddin Makassar, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dan lainnya.
Zaki juga menjelaskan bahwa pengembangan fakultas kedokteran di PTKIN terus berlangsung. UIN Ar-Raniry Aceh telah menerima surat keputusan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi untuk menerima mahasiswa baru, sementara Fakultas Kedokteran UIN Raden Intan Lampung sedang menunggu surat keputusan pengesahan setelah divisitasi. “Untuk Aceh dan Lampung, keduanya berada di bawah pengampuan Fakultas Kedokteran UIN Jakarta. Insyaallah, proses persiapan akhir juga telah dilakukan di UIN Mataram,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain menambah jumlah fakultas, PTKIN juga berfokus pada peningkatan mutu pendidikan kedokteran melalui Konsorsium Fakultas Kedokteran PTKIN. Zaki menyebutkan bahwa persiapan akreditasi pertama bagi Fakultas Kedokteran UIN Surabaya dan UIN Semarang sedang dilakukan. Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya memadukan ilmu pengetahuan modern dengan kekayaan intelektual Islam dalam pendidikan kedokteran di PTKIN. “Saya berharap dari kampus ini akan lahir dokter-dokter yang memiliki keluasan wawasan, kecanggihan ilmu, ketajaman intelektual, dan kedalaman spiritual,” pesannya. Menag juga mendorong mahasiswa untuk memperluas sumber belajar dan tidak bergantung pada satu sumber pengetahuan.

















