Headline.co.id, Jakarta ~ Kebiasaan menggulir ponsel sebelum tidur telah menjadi rutinitas umum bagi banyak orang, namun aktivitas ini ternyata dapat memengaruhi fungsi otak. Penelitian menunjukkan bahwa paparan cahaya dari layar ponsel dapat mengganggu ritme sirkadian dan menekan produksi melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur. Hal ini menyebabkan kualitas tidur menurun dan berdampak pada regenerasi sel-sel otak.
Tidur adalah waktu penting bagi tubuh untuk melakukan regenerasi sel. Namun, kebiasaan scrolling ponsel sebelum tidur dapat mengganggu proses ini. Menurut berbagai sumber, setiap individu dianjurkan untuk mendapatkan tidur berkualitas agar tubuh dapat berfungsi optimal. Sayangnya, aktivitas menggulir ponsel sering kali mengganggu proses tidur yang seharusnya.
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America (PNAS) menunjukkan bahwa membaca e-book bercahaya sebelum tidur dapat menunda waktu tidur dan menggeser ritme sirkadian. Selain itu, studi lain dalam jurnal Brain Communications menemukan bahwa penggunaan ponsel tanpa filter cahaya biru menurunkan kadar melatonin secara signifikan, terutama pada remaja dan dewasa muda.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kondisi ini menyebabkan otak tetap dalam keadaan terjaga, sehingga waktu tidur menjadi lebih larut dan durasi tidur berkurang. Akibatnya, otak kehilangan waktu yang diperlukan untuk regenerasi sel. Meskipun scrolling ponsel tidak secara langsung merusak otak, kebiasaan ini dapat mengurangi waktu tidur yang berdampak pada kesehatan otak dan tubuh secara keseluruhan.




















