Headline.co.id, Jakarta ~ (Kemenag) — Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-81 di Bundaran HI, Jakarta, menjadi momen berharga bagi wisatawan asal Jerman dan warga lokal untuk menyaksikan keberagaman budaya Indonesia. Andre, seorang wisatawan Jerman, bersama keluarganya, serta Dian, warga Jakarta, hadir dengan tujuan berbeda namun mendapatkan pengalaman serupa tentang kekayaan budaya dan toleransi di Indonesia.
Andre, yang sedang menikmati liburan tiga minggu di Indonesia, memutuskan untuk menyaksikan karnaval sebagai cara memahami masyarakat dan budaya Indonesia. “Kami melihat bahwa Indonesia sedang merayakan hari nasional. Kami, saya, istri, dan anak-anak berkata, oke, kami harus melihatnya karena ini cara terbaik untuk merasakan masyarakat Indonesia. Untuk memahami sedikit tentang budaya, kultur, keberagaman,” ungkap Andre pada Senin (17/8/2026). Setelah menghabiskan satu minggu di Pulau Jawa, Andre berencana melanjutkan liburannya ke Bali selama dua minggu.
Di Bundaran HI, Andre menyaksikan Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara, yang merupakan bagian dari perayaan kemerdekaan. Meskipun menghadapi kendala bahasa, Andre merasa senang bisa berada di tengah-tengah perayaan tersebut. “Tidak mudah untuk memahami semuanya karena kami memahami bahasa Jerman dan juga bahasa Inggris. Tetapi dengan bahasa Anda, tentu tidak mudah bagi kami. Namun, sangat menyenangkan berada di sini dan perlahan kami melihat keberagaman,” tambahnya. Andre juga terkesan dengan cara masyarakat Indonesia hidup berdampingan dalam keberagaman agama.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sementara itu, Dian, yang tiba di Bundaran HI sekitar pukul 19.00 WIB, tertarik dengan keramaian dan kemeriahan perayaan. “Bener-bener seru banget, rame banget. Kita gak ekspektasi bakalan ada pawai-pawai segala. Betul, kita jadi tahu juga beberapa program-program pemerintah,” ujarnya. Dian juga terkesan dengan kendaraan hias dari Kementerian Agama yang membawa pesan “Toleransi, Fondasi Pembangunan Bangsa”. Kendaraan ini menjadi salah satu yang menarik perhatiannya, mencerminkan keberagaman yang digaungkan oleh Kementerian Agama.
Kehadiran rombongan Kementerian Agama dan Kementerian Haji dan Umrah dalam karnaval tersebut menambah warna dalam perayaan. Dian mengungkapkan kekagumannya terhadap pesan toleransi yang disampaikan. “Keren sih, jujur. Kita baru tahu juga ternyata Kemenag sama Kemenhaj itu sekarang udah beda ya, Kak. Terus tadi ngelihat rombongan, sangat tercermin keberagamannya sih. Dan bisa memperlihatkan ke masyarakat bahwa itu loh yang selama ini digaungkan oleh Kemenag soal toleransi di Indonesia,” tuturnya.















