Headline.co.id, Raja Ampat ~ Pemerintah Kabupaten Raja Ampat berhasil melampaui target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada semester pertama tahun 2026. Berdasarkan laporan yang dirilis, realisasi PAD mencapai Rp 50 miliar, melebihi target awal yang ditetapkan sebesar Rp 45 miliar. Keberhasilan ini menunjukkan kinerja positif dalam pengelolaan keuangan daerah, terutama di sektor pariwisata yang menjadi andalan utama.
Kepala Badan Pendapatan Daerah Raja Ampat, Bapak Andi Wibowo, menyatakan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari upaya intensif dalam meningkatkan pelayanan dan promosi pariwisata. “Kami terus berupaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dengan memperbaiki infrastruktur dan memperkenalkan destinasi baru,” ujar Andi. Selain itu, kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha lokal, turut berkontribusi dalam pencapaian ini.
Raja Ampat, yang dikenal dengan keindahan alam bawah lautnya, telah menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. Pemerintah daerah berencana untuk terus mengembangkan potensi ini dengan memperkuat promosi dan meningkatkan kualitas layanan. “Kami optimis dapat mempertahankan tren positif ini hingga akhir tahun,” tambah Andi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, pemerintah Raja Ampat akan fokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Dengan strategi yang tepat, Raja Ampat diharapkan dapat terus menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara, sehingga PAD dapat terus meningkat di masa mendatang.

















