Headline.co.id, Sumenep ~ Program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) TNI AD Tahun 2026 memulai pengeboran sumur bor di Desa Karang Nangka, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep. Langkah ini diambil untuk mengatasi keterbatasan akses air bersih yang dialami masyarakat setempat. Pengeboran dimulai pada Senin, 27 Juli 2026, dengan kedalaman awal mencapai 15 meter.
Kegiatan ini melibatkan Babinsa Koramil 0827/21 Raas Serda Frendy Tri Budiyanto, Kepala Desa Karang Nangka Radafir, serta tim pengebor yang dipimpin oleh Warduki. Program ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk memperkuat layanan dasar masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan Madura yang sering mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau.
Babinsa Koramil 0827/21 Raas Serda Frendy Tri Budiyanto menyatakan bahwa proses pengeboran akan terus dilakukan hingga ditemukan sumber air yang layak untuk dimanfaatkan masyarakat. “Kami berkomitmen untuk melanjutkan pengeboran ini sampai mendapatkan sumber air yang memadai,” ujarnya kepada Media Center.
Frendy menambahkan bahwa Program KBSB tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan solusi nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang berdampak langsung pada kualitas hidup warga. “Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan kebutuhan dasar seperti air bersih,” katanya.
Kepala Desa Karang Nangka, Radafir, menyambut baik dimulainya pembangunan sumur bor tersebut. Ia berharap pengeboran ini berhasil menemukan sumber air sehingga kebutuhan masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi secara berkelanjutan. “Kami berharap pengeboran ini dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Pengeboran akan terus dilakukan hingga mencapai kedalaman yang ditargetkan dan ditemukan sumber air dengan debit yang memadai. Setelah itu, pembangunan akan dilanjutkan dengan penyediaan sarana pendukung agar air bersih dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
Melalui Program KBSB, Kodim 0827/Sumenep terus menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari penyediaan air bersih hingga pembangunan infrastruktur lainnya. Kehadiran program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan wilayah, terutama di kawasan kepulauan Kabupaten Sumenep.


















