Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Sosial, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) berkomitmen untuk memperbaiki Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Kepala Dinsosdukcapil, Reflin Buata, menegaskan bahwa pembenahan data ini menjadi prioritas utama untuk meningkatkan pelayanan sosial bagi anak-anak, penyandang disabilitas, dan lanjut usia (lansia).
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Reflin dalam Diskusi Penguatan Tata Kelola Data Kesejahteraan Sosial yang berlangsung di Kota Gorontalo pada Kamis, 23 Juli 2026. Reflin menjelaskan bahwa penguatan tata kelola data ini dilakukan melalui kerja sama strategis dengan Program SKALA. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan anggaran daerah dan mengoptimalkan pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Reflin menambahkan bahwa pemenuhan SPM di Dinsosdukcapil saat ini dilaksanakan oleh Bidang Rehabilitasi Sosial serta Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial. Layanan yang diberikan meliputi pengelolaan Panti Lansia dan Rumah Disabilitas secara mandiri, serta pemenuhan hak anak melalui kerja sama dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). Menurutnya, ketersediaan data yang akurat dan terintegrasi sangat penting agar bantuan sosial dapat tepat sasaran kepada kelompok rentan.
Provincial Lead SKALA, Ahmar Djalil, menyampaikan bahwa program SKALA berfokus pada empat pilar utama, yaitu Manajemen Keuangan Publik, Data, Gender Equality, Disability and Social Inclusion (GEDSI), serta SPM. Sinergi ini diharapkan dapat mendorong integrasi program prioritas daerah dengan prinsip-prinsip inklusi sosial, sehingga kelompok rentan mendapatkan perlindungan yang setara.















