Headline.co.id ~ Informasi cara mengobati cacar air agar cepat kering dan tidak meninggalkan bekas dimuat pada 7 Oktober 2026. Cacar air merupakan penyakit menular akibat infeksi virus varicella-zoster yang dapat menyebar melalui kontak langsung dengan lepuhan atau percikan air liur penderita. Sejumlah langkah perawatan dapat dilakukan untuk meredakan gatal dan peradangan, mempercepat pengeringan lepuhan, serta mencegah penularan kepada orang lain.
Menurut materi yang dilansir dari Alodokter, cacar air umumnya ditandai ruam kemerahan yang terasa gatal dan berisi cairan, demam, nyeri, serta hilangnya nafsu makan. Lepuhan tersebut biasanya muncul di wajah, dada, punggung, tangan, dan kaki. Meski dapat sembuh dengan sendirinya, perawatan tetap diperlukan agar keluhan tidak semakin berat dan lepuhan tidak menyebar ke bagian tubuh lain.
Cara Mengobati Cacar Air agar Cepat Kering
Salah satu cara mengobati cacar air adalah mandi menggunakan oatmeal. Oatmeal memiliki sifat antioksidan dan antiradang yang disebut dapat membantu meredakan iritasi serta rasa gatal pada kulit. Caranya, tambahkan satu cangkir bubuk oatmeal ke dalam bak berisi air hangat, kemudian rendam bagian kulit yang terkena cacar air selama 20 menit.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain digunakan untuk mandi, losion yang mengandung oatmeal dapat dioleskan pada bagian kulit yang meradang. Losion tersebut dipercaya membantu melembapkan kulit bekas luka cacar air yang terasa gatal.
Perawatan lainnya dilakukan dengan memanfaatkan baking soda. Bahan ini disebut dapat mengangkat sel kulit mati dan mengurangi peradangan sehingga lepuhan cacar air lebih cepat kering. Penggunaannya dilakukan dengan menambahkan satu cangkir baking soda ke dalam wadah berisi air hangat, lalu merendam bagian kulit yang meradang selama 15–20 menit. Dalam materi tersebut, mandi menggunakan larutan baking soda dianjurkan sebanyak tiga kali sehari.
Kompres teh chamomile juga dapat digunakan untuk membantu meredakan keluhan. Chamomile mengandung senyawa antiradang dan antiseptik yang disebut mampu meredakan serta mempercepat proses penyembuhan cacar air.
Untuk membuat kompres, seduh dua hingga tiga kantong teh chamomile dengan air hangat, lalu biarkan hingga dingin. Celupkan lap atau kapas ke dalam air teh tersebut dan oleskan secara perlahan pada kulit yang terkena cacar air. Setelah itu, tepuk-tepuk area kulit dengan lembut hingga kering.
Hindari Menggaruk dan Gunakan Losion Calamine
Lepuhan cacar air umumnya menimbulkan rasa gatal yang mendorong penderitanya untuk menggaruk. Namun, menggaruk hingga lepuhan pecah dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri pada kulit karena kuman dari tangan. Kebiasaan tersebut juga bisa merusak kulit dan menimbulkan bekas luka.
Karena itu, lepuhan sebaiknya tidak digaruk agar lebih cepat menghilang dan tidak menyebar ke bagian tubuh lain. Untuk membantu mengurangi rasa gatal, losion calamine dapat dioleskan pada area kulit yang membutuhkan.
Losion calamine mengandung zinc oxide yang dapat meredakan kulit gatal akibat cacar air sekaligus mencegah iritasi. Beberapa tetes losion dapat dituangkan ke kapas, kemudian dioleskan pada area kulit yang ingin diobati.
Losion calamine dapat dibeli tanpa resep dokter. Namun, petunjuk penggunaan pada kemasan perlu dibaca terlebih dahulu. Losion tersebut juga tidak boleh dioleskan di sekitar mata, hidung, selaput mulut, dan alat kelamin.
Obat untuk Meredakan Gejala Cacar Air
Cara mengobati cacar air juga dapat dilakukan dengan mengonsumsi obat antihistamin, seperti cetirizine, untuk membantu meredakan gatal dan ruam. Obat pereda nyeri, seperti paracetamol, digunakan untuk membantu mengurangi demam dan rasa nyeri.
Selain itu, obat antivirus seperti zovirax disebut dapat menghambat pertumbuhan virus penyebab cacar air di lokasi lepuhan dan mencegah jumlah lepuhan bertambah. Penggunaan obat-obatan tersebut tercantum dalam materi cara mengatasi cacar air yang dilansir dari Alodokter.
Penanganan cacar air perlu disertai upaya mencegah penularan. Penderita dianjurkan membatasi kontak dengan orang lain karena cacar air merupakan penyakit yang sangat menular. Berbagi barang pribadi juga perlu dihindari.
Penggunaan masker disebut dapat membantu mencegah penularan virus melalui percikan air liur. Sementara itu, pencegahan cacar air dapat dilakukan melalui vaksinasi. Vaksin tersebut bekerja dengan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi antibodi guna membasmi virus penyebab cacar air.
Dengan vaksinasi, tubuh tidak mudah terkena cacar air. Jika tetap mengalami cacar air, vaksinasi disebut dapat membantu mencegah terjadinya komplikasi yang berat.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















