Headline.co.id, Sleman ~ Menulis artikel secara rutin sejak usia sekolah dianggap sebagai modal penting bagi siswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, logis, dan sistematis, serta membangun portofolio prestasi di masa depan. Hal ini disampaikan oleh praktisi literasi, Sadhono Hadi, dalam presentasinya di hadapan sekitar 90 siswa kelas VIII dan IX SMP Muhammadiyah 1 Tempel, Kabupaten Sleman, pada Selasa (14/7).
Dalam suasana yang interaktif, Sadhono mengajak para siswa untuk tidak takut memulai menulis dari pengalaman sederhana yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, menulis bukanlah bakat bawaan, melainkan keterampilan yang dapat diasah secara konsisten. Proses menyusun artikel memaksa siswa untuk menentukan pokok persoalan, mengumpulkan informasi pendukung, hingga menarik kesimpulan secara terstruktur. Hal ini secara langsung dapat melatih daya nalar serta ketajaman analisis pelajar sejak dini.
“Menulis adalah keterampilan yang bisa diasah dengan latihan yang konsisten,” ujar Sadhono. Ia juga menambahkan bahwa membaca merupakan fondasi utama dalam menghasilkan tulisan yang berkualitas. Semakin luas bahan bacaan yang dipelajari, semakin kaya pula sudut pandang yang dimiliki seorang penulis karena kedua aktivitas tersebut saling melengkapi dalam membangun ekosistem literasi sekolah.
Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah 1 Tempel, Widayatun, berharap pihaknya dapat konsisten menciptakan ruang yang mendukung tumbuh kembang budaya menulis. Pihak sekolah berkomitmen memfasilitasi kreativitas siswa melalui agenda lomba penulisan artikel, penerbitan majalah sekolah, optimalisasi media digital, hingga pembuatan karya ilmiah sederhana dengan pendampingan guru secara berkelanjutan. (KIM Pararta Guna Gamping/Adnan Nurtjahjo)




















