Pemprov DIY ‘Godok’ SOP New Normal, Solusi Berdampingan Dengan Pandemi Covid-19

  • Whatsapp
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X memimpin rapat pembahasan SOP New Normal. (Foto: Humasda DIY)
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X memimpin rapat pembahasan SOP New Normal. (Foto: Humasda DIY)

HeadLine.co.id (Yogyakarta) – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) perlu segera menyelesaikan penyusunan Standard Operational Procedure (SOP) new normal. SOP new normal ini yang nantinya akan mengatur secara teknis kegiatan hidup masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Hal ini diungkapkan Gubernur DIY dalam pertemuan dengan OPD yang membahas Persiapan Pasca Covid-19 (New Normal). Bertempat di Gedhong Pracimosono, Komplek Kepatihan, Yogyakarta, Sri Sultan meminta agar SOP dibuat sesuai dengan karakter DIY. Sri Sultan pun tidak akan mempermasalahkan jika SOP belum bisa sempurna.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Polri Masih Tutup Layanan SIM, STNK dan BPKB Hingga 29 Juni 2020

“Yang terpenting, bagaimana kita membuat SOP dengan karakter kita. Tidak sempurna tidak masalah, karena kita juga belum pernah mengalami hal yang seperti ini. Yang jelas masyarakat harus tetap jadi subjek,” ungkap Sri Sultan dalam keterangannya di laman resmi Pemprov DIY, Jumat (29/05).

Sri Sultan pun menegaskan, dengan SOP new normal, DIY akan mulai mendesain bagaimana kehidupan masyarakat DIY bisa akrab dengan penyakit yang bernama Covid-19. Semua pihak nantinya bisa hidup berdampingan dengan Covid-19 sebagai sebuah penyakit di antara penyakit lain yang juga ada seperti TBC, jantung, malaria, flu, dan penyakit lainnya.

Baca juga: Kemenkeu Jamin Alokasi Anggaran Kesehatan dari APBN Sebesar 5% untuk Produktifitas

“Yang penting bagaimana kita bisa hidup normal tapi tetap mengutamakan protokol kesehatan. Dan SOP new normal ini nantinya tidak hanya sekedar protokol, SOP ini juga harus mampu mendorong masyarakat dari semua pihak untuk berubah (menjalankan prosedur kehidupan yang baru),” imbuh Sultan.

Sultan juga menginginkan agar SOP new normal bisa segera jadi dengan diberi target waktu.

Baca juga: Dukung Sektor Wisata, Presiden Antisipasi Pergeseran Tren Pariwisata Dunia Selepas Pandemi Covid-19

Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X pun mengatakan, target waktu penting dalam penyususnan SOP new normal. Sri Paduka pun mendukung semua OPD melalui gugus tugas masing-masing untuk bisa membuat SOP yang sederhana dan dapat diaplikasikan untuk semua.

“Saya kira yang paling paham aturan terhadap perencanaan menghadapi new normal adalah Bapak/Ibu pimpinan OPD sendiri, karena teknisnya akan seperti apa pasti lebih tahu. Saya hanya mengimbau agar para mitra kerja masing-masing OPD dirangkul untuk menjalankan SOP yang nantinya ditetapkan ini,” ungkapnya

Baca juga: Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Pemerintah Siapkan Skenario New Normal

Sementara itu, Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji usai pertemuan mengatakan, masing-masing OPD nantinya akan menyusun dua SOP new normal. Pertama, SOP kerja sehari-hari, kedua SOP pemberian pelayanan kepada masyarakat, termasuk keterlibatan para mitra kerja.

“Sudah disepakati bersama, dalam satu minggu ini, OPD akan menyusun masing-masing SOP, dan dilaporkan ke saya. Selanjutnya akan kita lihat, sebelum nantinya diserahkan kepada Pak Gubernur,” paparnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *