Headline.co.id, Bantul ~ Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto, S.H., S.I.K., M.H., menjagokan Tim Nasional Spanyol sebagai kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. Penilaian tersebut disampaikan berdasarkan performa impresif La Furia Roja dalam beberapa tahun terakhir, termasuk keberhasilan menjuarai Euro 2024 dengan catatan sempurna. Pernyataan itu disampaikan kepada Headline.co.id, Sabtu (13/6/2026), di tengah meningkatnya antusiasme masyarakat menyambut perhelatan sepak bola terbesar di dunia tersebut. Selain memberikan prediksi, Kapolres juga mengajak masyarakat Bantul menjaga ketertiban saat menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026.
Menurut AKBP Bayu Puji Hariyanto, Spanyol memiliki modal yang sangat kuat untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026. Keberhasilan menjadi juara Euro 2024 menjadi indikator paling nyata bahwa tim asuhan Negeri Matador tersebut tengah berada dalam performa terbaik.
Spanyol Dinilai Punya Modal Lengkap untuk Jadi Juara
“Spanyol sangat berpeluang sebagai juara Piala Dunia 2026,” kata AKBP Bayu kepada Headline.co.id.
Ia menjelaskan, salah satu alasan utama adalah keberhasilan Spanyol menjuarai Euro 2024 dengan rekor sempurna. Tim tersebut mampu meraih tujuh kemenangan dari tujuh pertandingan yang dijalani.
“Spanyol juara Euro 2024 adalah bukti paling fresh dengan tujuh kemenangan dari tujuh laga atau rekor 100 persen kemenangan. Mental juara dan chemistry tim lagi tinggi-tingginya,” ujarnya.
Selain faktor mental juara, Kapolres menilai Spanyol saat ini memiliki generasi emas baru yang dihuni para pemain muda bertalenta, tetapi telah memiliki pengalaman bertanding di level tertinggi.
Ia menyoroti keberadaan wonderkid seperti Lamine Yamal yang masih berusia 17 tahun dan Nico Williams berusia 22 tahun. Keduanya dinilai menjadi kekuatan utama di sektor serangan berkat kecepatan dan kualitas yang telah dibuktikan saat Euro 2024.
“Skuad dalam tim dengan usia muda, tapi sudah banyak pengalaman. Dengan lini depan diisi Lamine Yamal 17 tahun dan Nico Williams 22 tahun yang kecepatannya terbukti luar biasa di Euro 2024,” tuturnya.
Tak hanya itu, kedalaman skuad Spanyol juga menjadi alasan lain yang membuatnya optimistis. Menurutnya, hampir seluruh pemain yang dimiliki memiliki kualitas setara pemain inti.
“Tidak ada istilah pemain cadangan dalam tim Spanyol, semuanya kelas dunia,” katanya.
Kapolres Bantul Titip Harapan untuk Timnas Indonesia
Di tengah semarak euforia Piala Dunia 2026, AKBP Bayu turut menyampaikan harapan besar terhadap masa depan sepak bola Indonesia. Ia berharap pembinaan pemain usia dini terus diperkuat secara serius dan berkelanjutan.
“Semoga generasi muda yang cinta sepak bola terus ditempa dengan pembinaan dari usia dini dengan serius. Dari SSB di kampung hingga akademi profesional, agar lahir talenta-talenta hebat yang disiplin, bermental juara, dan pantang menyerah,” ungkapnya.
Kapolres juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga optimisme agar mimpi Tim Nasional Indonesia tampil di Piala Dunia dapat terwujud pada masa mendatang.
“Semoga mimpi Indonesia main di Piala Dunia bukan lagi sekadar angan. Dengan kerja keras pemain, pelatih, PSSI, dan dukungan penuh seluruh rakyat, kita yakin Garuda akan terbang tinggi dan mengibarkan Merah Putih di panggung dunia,” ujarnya.
Imbauan Nobar Piala Dunia 2026 agar Tetap Aman dan Kondusif
Sementara itu, meningkatnya antusiasme masyarakat menyaksikan pertandingan Piala Dunia melalui kegiatan nobar juga menjadi perhatian jajaran Polres Bantul. AKBP Bayu mengimbau warga untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia meminta penyelenggara maupun peserta nobar memperhatikan kenyamanan lingkungan sekitar, terutama terkait penggunaan pengeras suara hingga larut malam.
“Agar selalu menjaga ketertiban dan kenyamanan warga. Jaga volume suara apalagi kalau nobar sampai larut malam,” pesannya.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dalam mendukung tim favorit masing-masing.
“Junjung tinggi sportivitas dan persaudaraan tanpa rasisme, ujaran kebencian, atau ejek suporter lain. Beda tim favorit tapi tetap saudara,” tegasnya.
Selain itu, masyarakat diminta menjauhi minuman keras dan narkoba selama kegiatan nobar berlangsung.
“Tolak miras dan narkoba di area nobar. Nikmati pertandingan dengan kepala dingin,” katanya.
Usai pertandingan selesai, warga juga diimbau untuk membubarkan diri secara tertib dan menghindari konvoi berlebihan yang berpotensi memicu gangguan keamanan.
“Selesai nobar, langsung bubar tertib, hindari konvoi berlebihan agar tidak memicu gesekan,” imbuhnya.
Jadikan Nobar sebagai Ajang Silaturahmi dan Pemersatu
AKBP Bayu berharap momentum Piala Dunia 2026 dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan antarwarga di Kabupaten Bantul, bukan justru memunculkan konflik akibat perbedaan dukungan terhadap tim tertentu.
“Mari jadikan Nobar Piala Dunia 2026 di Bantul sebagai ajang silaturahmi dan pemersatu warga. Dukung sportif, pulang dengan selamat,” pungkasnya.
Ia menambahkan, apabila masyarakat menemukan atau mengalami gangguan keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan nobar, dapat segera menghubungi layanan darurat Polri melalui nomor 110 atau mendatangi Polsek terdekat.























