Headline.co.id, Temanggung ~ Komisi C DPRD Kabupaten Temanggung telah melakukan pengecekan terhadap sejumlah pasar tradisional yang direncanakan untuk diperbaiki menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026. Total anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan ini mencapai Rp1,6 miliar. Pengecekan ini bertujuan untuk menentukan skala prioritas perbaikan agar anggaran dapat digunakan secara efektif dan tepat sasaran.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Temanggung, Slamet Eko Wantoro, menyatakan bahwa pasar-pasar yang akan diperbaiki meliputi Pasar Adiwinangun Ngadirejo, Pasar Legi Parakan, Pasar Pingit Pringsurat, Pasar Kranggan, Pasar Kliwon Temanggung, dan Pasar Candiroto. Menurut Slamet, kerusakan di pasar-pasar tersebut umumnya serupa, seperti atap yang bocor, saluran air yang bermasalah, dan lantai pasar yang rusak, yang dapat membahayakan aktivitas pedagang dan pengunjung.
“Kita menyelesaikan permasalahan ini, sehingga seperti kebocoran, lantai yang tidak rata yang sekiranya membahayakan pedagang itu bisa diselesaikan lebih awal. Kita sangat berharap bahwa fasilitas pasar itu kelihatan bagus, nyaman, dan indah. Jadi, animo masyarakat untuk berbelanja di pasar lebih besar,” ujar Slamet di sela pengecekan Pasar Adiwinangun Ngadirejo pada Rabu (6/5/2026).
Slamet berharap perbaikan fasilitas pasar tradisional ini dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat dan mendukung aktivitas perdagangan rakyat di tengah persaingan dengan pasar modern. Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Dinkopdag) Temanggung, Setyo Widodo, menyatakan bahwa pemerintah daerah memprioritaskan perbaikan pada infrastruktur yang paling mendesak dan berisiko terhadap keselamatan pengguna pasar.
“Ada beberapa yang menjadi prioritas perbaikan, seperti tadi disampaikan bahwa tangga di Pasar Ngadirejo ini sangat mendesak kita laksanakan karena memang akses utama untuk menuju ke lantai dua. Dan beberapa pasar daerah yang lain nanti kita upayakan perbaikan prioritas juga, terutama kebocoran atap,” kata Setyo.
Ia menambahkan bahwa melalui perbaikan infrastruktur ini, pasar tradisional di Kabupaten Temanggung diharapkan menjadi lebih aman, nyaman, dan mampu meningkatkan geliat ekonomi masyarakat setempat.




















